Suara.com - High season alias musim liburan identik dengan harga tiket mahal dan naiknya biaya akomodasi di sejumlah destinasi wisata. Tapi, ternyata itu semua tidak menyurutkan minat orang Indonesia untuk berlibur di high season.
Hal ini tampak dari hasil survei yang dilakukan oleh Picodi.com, situs pencarian kupon diskon toko online di Indonesia, yang dilakukan pada bulan April dan Mei 2019 terhadap lebih dari 20.000 responden dari 39 negara.
Khusus Indonesia, hasil survei menunjukkan bahwa sebanyak 52% orang Indonesia memilih liburan saat high season. Sedangkan sisanya, 25% memilih liburan di musim peralihan dan 23% memilih low season untuk pergi berlibur.
Menyiasati melonjaknya biaya saat high season, ternyata orang Indonesia punya banyak cara untuk mengantisipasi hal tersebut. Misalnya saja dengan membeli tiket dari jauh hari seperti yang dilakukan oleh 58% responden. Kemudian sebanyak 45% responden juga memilih untuk booking penginapan sejak jauh hari.
Beberapa traveller (16%) memutuskan membeli paket perjalanan last-minute, karena beranggapan travel agent akan memberi diskon terbaik mereka di saat-saat terakhir untuk memenuhi kuota perjalanan.
Sementara sebanyak 11% memilih untuk pergi ke atraksi gratis untuk berhemat saat liburan, dan 8% pergi ke tempat yang jarang dikunjungi wisatawan.
Hanya 2% yang memutuskan tidak melakukan apa pun untuk melakukan penghematan saat berlibur.
Sebanyak 66% responden mengaku mereka menghabiskan kurang dari satu minggu untuk berlibur. Sedangkan 26% menghabiskan waktu sekitar satu minggu, dan sisanya menghabiskan liburan sekitar dua minggu atau lebih dari dua minggu dengan persentase masing-masing sebanyak 5% dan 3%.
Bagi 29% orang Indonesia, liburan wajib dilakukan setidaknya sekali dalam setahun. Tapi ada juga yang menganggap liburan setidaknya dilakukan dua kali setahun, yaitu sebanyak 27% responden. Dan tidak sedikit pula (24%) yang mengaku pergi berlibur lebih dari dua kali dalam setahun. Hanya 20% orang Indonesia yang berlibur kurang dari satu kali dalam setahun.
Baca Juga: Pulang Kampung ke Jerman, Begini 5 Momen Liburan Seru ala Cinta Laura
Lalu, dengan siapa biasanya orang Indonesia pergi liburan? Sebanyak 40% mengaku berlibur bersama keluarga, 34% bersama pasangan, 17% bersama teman, dan hanya 9% yang pergi berlibur sendiri.
Soal transportasi selama liburan, 51% orang Indonesia lebih memilih menggunakan transportasi umum lokal. Sementara 27% memilih menggunakan mobil sewaan, dan sisanya memilih untuk naik taksi atau nebeng, yang masing-masing memiliki persentase yang sama yaitu 11%.
Dan soal makanan, ternyata orang Indonesia sangat suka wisata kuliner. Hal ini terbukti dari hasil survei yang menunjukkan bahwa 66% responden memilih wisata kuliner di tempat liburan. Hanya 27% yang memilih makan makanan yang familiar saat liburan.
Tapi, ada juga yang responden yang memilih membawa makanan sendiri saat liburan, yaitu sebanyak 4%. Hal ini mungkin bertujuan untuk menekan pengeluaran selama liburan. Sedangkan makan di hotel, hampir tidak dipilih oleh para responden, meski ada 3% yang melakukannya.
Nah, kalau kamu, termasuk tipe traveller yang mana?
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Lokasi Tes Kesehatan Manajer Kopdes Merah Putih 2026 yang Diakui, Salah Dikit Bisa Gugur
-
Pendaftaran Manajer Koperasi Merah Putih Dibuka sampai Kapan? Ini Link dan Syaratnya
-
7 Rekomendasi Tumbler Tahan Banting dan Tahan Suhu Tinggi: Harga Miring, Desain Kece!
-
Hari Kartini Apakah Libur? Ini Aturan Resmi SKB 3 Menteri untuk 21 April 2026
-
5 Sabun Cuci Muka Wardah untuk Flek Hitam Membandel, Bikin Wajah Cerah
-
Aturan Label Nutri Level GGL Berlaku, Pemerintah Beri Masa Transisi 2 Tahun untuk Industri
-
Apa Itu Fenomena Wellness di Jalan? Tren Baru Road Trip 2026
-
Cara Pakai Aplikasi Cek Bansos 2026, Pantau Bantuan Pemerintah Dari Rumah
-
Manajer Koperasi Merah Putih Jadi Pegawai BUMN? Ini Penjelasan Status dan Masa Kerjanya
-
Kompor Tanam Canggih dengan 9 Tingkat Api dan Fitur Keamanan Modern Resmi Diluncurkan