Suara.com - Saluran YouTube Explorer Nick dikecam karena mengunggah video hasil rekaman menggunakan kamera tersembunyi saat berinteraksi dengan wanita Korea.
Dilansir dari Koreaboo, dalam biografi akun YouTube miliknya, Explorer Nick menyebut dirinya sebagai vlogger perjalanan asal Amerika yang impulsif dan tinggal di Asia. Namun, rupanya dia juga menjadikan wanita-wanita Korea yang tidak menaruh curiga padanya sebagai objek kamera tersembunyi.
Koreaboo juga mencantumkan tangkapan layar dari website vlogger satu ini.
"Wanita Korea adalah Wanita Asia yang paling cantik dan putih di dunia. Wanita Korea mudah ditemui, mudah untuk kencan, dan suka bersenang-senang di ruang tidur, dapur, ruang tamu, dan luar ruangan," demikian cuplikan kalimat yang tertulis.
Bukan hanya itu saja. Website Korea dari Explorer Nick menampilkan unggahan dari webcam tersembunyi yang memperlihatkan seperti apa teman kencannya dan itu terlalu berlebihan untuk konten YouTube.
Hanya beberapa bulan yang lalu, dia ternyata membuat website serupa tentang wanita Taiwan dan meminta maaf.
"Saya telah rasis. Saya menghina wanita. Saya telah menjadi orang jahat di sini dan Taiwan baik terhadap saya," ungkap Explorer Nick dalam video permintaan maafnya.
Saat itu dia minta maaf karena merekam wanita yang kemudian dia posting di website miliknya. Namun, dalam video yang diunggah 29 Agustus lalu, terbukti dia tidak mengubah cara hidupnya.
Dalam video berjudul Explorer Nick In Korea | Day One | Wow Easy, dia tampak mendekati wanita Korea di jalan dan melontarkan pertanyaan tidak pantas.
Baca Juga: Liburan ke Portugal, Wanita Ini Temukan Kamera Tersembunyi di Penginapannya
Dia bertanya kepada seorang perempuan yang sedang bergandengan tangan dengan seorang pria yang bisa jadi adalah pacarnya tentang apakah dirinya bisa meminta informasi kontak dari perempuan tersebut
"Apakah kamu punya pacar? Bisakah aku menjadi pacarmu? Tidak apa-apa, aku putih,” kata dia.
Dia juga bertanya kepada wanita Korea lain tentang pendapat mereka mengenai tangan besar. FYI, itu merupakan pertanyaan yang selama ini dianggap mengarah pada implikasi seksual.
Video itu mendapatkan dislikes yang dua kali lipat lebih banyak ketimbang jempol likes. Dia juga menerima banyak kritikan tajam dari warganet.
"Mengerikan. Kenapa pria Korea tidak memukul orang ini," komentar seorang warganet.
"Mesum!" kata yang lain
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Promo Skincare di Indomaret: Toner Jadi Rp6 Ribuan, Cuma Berlaku Sampai 13 Mei!
-
Hewan Kurban Pilih Jantan atau Betina? Ketahui yang Paling Utama Menurut Syariat
-
6 Fakta Penting Hantavirus, Virus Menular yang Mewabah di Kapal Pesiar Mewah
-
Sudah Lewat 30 April 2026, Telat Lapor SPT Tahunan Kena Denda Berapa?
-
5 Ciri-Ciri Mesin Cuci Perlu Diganti Bukan Diperbaiki, agar Tidak Rugi Jangka Panjang
-
Komunitas Bermain: Ruang Sederhana di Tengah Kota yang Mengembalikan Masa Kecil Saya
-
Wishlist Menumpuk? Saatnya Checkout Produk Kecantikan hingga Kesehatan di Sini: Diskon hingga 70%!
-
Dari Sejak Dini, Aksi Kecil Anak-Anak Menanam Bibit Tanaman Bisa Jadi Harapan Besar bagi Bumi
-
Anak Alami Dampak Iklim, Bagaimana Gim Interaktif Ini Jadi Solusi Kesenjangan Edukasi?
-
77 Persen Perusahaan Sulit Cari Talenta, Mengapa Pendidikan Belum Selaras dengan Dunia Kerja?