Suara.com - Keanekaragaman jenis dan teknologi terkini barang elektronik dan alat untuk rumah tangga seringkali membuat Anda bingung harus memilih yang mana. Anda pun menjadi sulit membedakan mana alat yang Anda butuhkan dan mana yang hanya sekedar keinginan belaka.
Peristiwa ini bisa berujung pada kesalahan Anda dalam memilih barang rumah tangga. Barang yang seharusnya membuat aktivitas di rumah jadi lebih mudah dan menyenangkan bisa berubah menjadi bencana. Anda tak ingin hal ini terjadi, bukan?
Untuk menghindarinya, Anda perlu mengetahui lima kesalahan yang kerap terjadi saat memilih barang rumah tangga yang sudah dirangkum oleh Dekoruma. Mari kita simak penjelasannya berikut ini.
1. Ketidaksesuaian Ukuran Alat Rumah Tangga dengan Ukuran Ruangan
Apakah Anda pernah melihat ruang kecil dengan sofa yang terlalu besar atau ruang besar dengan coffee table kecil? Besarnya perabotan dalam ruang sempit pun memakan tempat hingga tidak muat. Barang yang kecil juga menciptakan ketidakselarasan dengan interior ruangan.
Maka dari itu, Anda perlu mencatat ukuran ruangan yang akan diisi oleh barang rumah tangga atau perabotan sebelum membelinya. Dengan begitu, Anda bisa menyesuaikan ukuran barang rumah tangga tersebut. Tak lupa, pertimbangkan area-area dalam ruangan yang sejatinya akan dibiarkan kosong.
2. Melebihi Perkiraan Anggaran Awal
Pasti Anda sudah memiliki anggaran dana tertentu sebelum membeli barang rumah tangga yang diinginkan, baik melalui toko fisik atau toko online. Namun, pemilihan barang yang bernilai lebih dari perkiraan hingga membeli barang lain yang Anda lakukan secara impulsif bisa membuat budget membengkak. Biasanya, hal ini disebabkan oleh adanya promo tertentu dari toko terkait.
Sebelum melakukan kegiatan jual beli, tanamkan dalam diri Anda bahwa Anda hanya membeli barang sesuai dengan rencana awal sehingga gerakan impulsif atau mendadak tidak akan merusak budget Anda. Jika Anda terpaksa membeli barang dengan harga yang mahal, pastikan barang tersebut bersifat genting untuk dimiliki.
3. Alat Rumah Tangga Tidak Ringkas dan Sulit Digunakan
Baca Juga: Suka Desain Rumah ala Skandinavia, Toko Furnitur Ini Tawarkan Koleksinya
Ragam inovasi yang diciptakan pada peralatan rumah tangga memang bertujuan untuk mempermudah penghuni rumah dalam mengerjakan pekerjaan. Namun, hal ini bisa berubah ketika Anda hanya fokus pada fungsi dan kelebihannya saja, bukan melihat lebih jauh soal tingkat kesulitan pemakaiannya. Bahkan, kesulitan pun bisa jadi Anda temukan saat Anda mulai merakitnya.
Perhatikan baik-baik cara penggunaan hingga cara perakitannya. Semakin mudah, semakin baik.
4. Membeli Barang Berbeda tapi Fungsinya Sama
Ketika berada dalam sebuah ajang diskon peralatan rumah besar-besaran, Anda tergiur dan memutuskan membeli pemanggang roti. Padahal, Anda sudah punya oven yang bisa digunakan juga untuk memanggang roti. Bahkan, memanggang roti pun bisa dilakukan menggunakan teflon yang sudah Anda miliki di rumah.
Kesalahan di atas termasuk kesalahan yang sering terjadi. Ujung-ujungnya, pemanggang roti tersebut hanya menganggur dan memenuhi ruangan saja. Sebaiknya saat ingin membeli barang rumah tangga baru, coba ingat apakah Anda punya barang yang memiliki fungsi yang sama. Jika iya, jangan membeli barang tersebut.
5. Barang Tidak Selaras dengan Konsep Ruangan
Keterpukauan dengan desain serta teknologi terkini sebuah barang membuat Anda lupa apakah barang tersebut selaras dengan konsep ruangan Anda atau tidak. Sebagai contoh, Anda jatuh cinta dengan chandelier kristal, padahal konsep ruangan rumah Anda adalah industrial yang identik dengan bata serta semen ekspos.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi