Suara.com - Peran Penting Inovasi Teknologi dalam Industri Home and Living
Industri 4.0 menempatkan teknologi sebagai poros dalam dunia bisnis, tidak terkecuali industri kreatif. Hal ini semakin mempertajam dunia home and living untuk selalu berinovasi dalam revolusi industri.
Karena itu, hadirnya event interior design merupakan salah satu bentuk komitmen dalam usaha menciptakan ekosistem super yang kondusif bagi pelaku desain interior. Tak bisa dipungkiri, event-event desain interior menegaskan secara langsung peranan teknologi yang berdampak positif dalam efisiensi rantai kerja dan sekaligus menjadi usaha nyata dalam merangkul pelaku home and living dalam lingkungan yang sehat.
Sebagai industri yang berbeda pada status quo sejak 50 tahun lalu, pelaku home and living telah merasakan sendiri harga produksi yang kerap meroket dengan produktivitas konstruksi menurun.
Maka sudah saatnya mengucapkan selamat tinggal kepada inefisiensi yang terjadi di industri ini. Dengan menggandeng setiap pihak mulai dari kontraktor, supplier, hingga desain interior dan menciptakan lingkungan kerja yang efisien, diyakin dapat menjadi ekosistem super yang memberikan inovasi dalam desain dan supply chain, tentunya dengan peranan teknologi.
"Efisiensi dalam proses kerja telah kami rasakan, karena teknologi yang kami kembangkan berhasil membuat proses desain menjadi lebih mudah. Proses desain yang semula dikerjakan dalam waktu tujuh hari, sekarang dapat dikerjakan hanya dalam satu sampai dua hari saja. Kontribusi teknologi membuat proses desicion making menjadi sangat cepat. Karena ini, desainer kami dapat bekerja dengan lebih efektif," ujar CEO Dekoruma, Dimas Harry Priawan dalam konferensi pers pada Sabtu (27/7/2019) di bilangan SCBD Jakarta Selatan.
"Teknologi yang terstruktur dan tepat sasaran turut menghasilkan experience yang memudahkan bagi para costumer. Pastinya kami ingin menawarkan harga bersahabat sekaligus layanan yang memuaskan," sambungnya lagi.
Event tahunan yang nenyatukan dunia home living, usaha kreatif, dan teknologi semakin spesial berkat dukungan Badan Ekonomi dan Kreatif (BEKRAF).
"Bagi kami, Dekoruma sebagai start up telah membantu pengembangan kapasitas dan mengkolaborasikan para desainer interior untuk memajukan sektor industri kreatif Indonesia melalui diseminasi hasil riset trend forecasting pada IDG 2019 yang BEKRAF dan tim ITF lakukan," kata Wawan Ruiawan, Direktur Riset dan Pengembangan Ekonomi Kreatif.
Baca Juga: Hadapi Revolusi Industri 4.0 Pos Indonesia Siap Ganti Model Bisnis Lama
Event IDG yang tahun ini diadakan di Soehanna Hall (The Energy Building) menjadi ajang bertemunya lebih dari 400 desainer interior yang memiliki ketertarikan untuk nengetahui perkembangan dunia home and living di Indonesia.
Deretan figur ternama di dunia desain interior seperti Mita Lukardi (founder M Design Studio), Santi Alaysius dan Hamphrey (founder Domisillium), Ariya Sradha (founder Tata Wastu Asia) dan Dimas Harry Priawan (CEO Dekoruma) diharapkan dapat menginspirasi dan mengajak para desainer interior muda Indonesia untuk membuka mata akan potensi dan tantang di era 4.0.
"Kami berharap kolaborasi antar pelaku home and living semakin menyeluruh dan merangkul setiap pihak yang terlibat untuk mewujudkan industri yang lebih baik," tukas Dimas.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
5 Sepatu Puma Tanpa Tali untuk Jalan Kaki, Nyaman dan Stylish Mulai Rp600 Ribuan
-
7 Fakta Penipuan Umrah Hanania Travel: Rugikan 128 Orang Senilai Rp12 Miliar
-
Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
-
6 Cara Memilih Shade Cushion agar Hasil Tidak Abu-abu, Makeup Jadi Fresh dan Bebas Kusam
-
3 Cushion Terlaris di Shopee dengan Rating Nyaris Sempurna, Bikin Wajah Flawless Seharian
-
Kronologi Kasus Penipuan Umrah Hanania Travel, Berapa Total Kerugiannya?
-
5 Sunscreen yang Bagus untuk Remaja, Formula Ringan dan Cepat Meresap
-
5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
-
Dari Sunset hingga Pertunjukan Musikal, Ini 5 Cara Seru Menghabiskan Libur Panjang di Jakarta
-
Biaya Umrah di Hanania Travel Berapa? Disorot Usai Owner Tersandung Kasus Penipuan