Suara.com - Insiden penembakan massal di Amerika Serikat tengah menjadi bahan pembicaraan akhir-akhir ini. Setelah dua penembakan massal akhir pekan lalu, kali ini ganti Times Square di New York yang dibuat gempar.
Dilansir dari laman CNN, insiden tersebut bermula ketika knalpot motor mengeluarkan suara letupan di tengah keramaian Times Square.
Karena suara letupan knalpot tersebut, banyak orang mengira jika aksi penembakan massal tengah terjadi di Times Square.
Insiden ini sendiri terjadi pada hari Selasa, sekitar pukul 10 malam waktu setempat di dekat 7th Avenue dan 46th Street.
Bermula dari rasa bingung, para turis dan warga lokal pun lantas dicekam rasa takut dan panik akibat suara letupan tersebut.
Akibatnya, banyak turis pun berlarian dalam panik sembari berteriak soal penembakan massal.
Beberapa pejalan kaki juga dilaporkan mengalami luka ringan dalam insiden tersebut karena terjatuh dan terinjak-injak.
Bahkan, banyak orang dilaporkan mencoba untuk masuk ke gedung teater untuk berlindung. Hal ini menyebabkan kepanikan makin menyebar.
"Ini mengerikan bagi kami karena kami tidak tahu apa yang terjadi atau apa yang harus dilakukan," kata Ms. Keenan-Bolger yang saat itu berada dalam gedung teater seperti dilansir dari The New York Times.
Baca Juga: New York Akhirnya Keluarkan UU Larangan Diskriminasi Gaya Rambut Alami
Hal ini dibenarkan Merle Dandridge, seorang aktris yang saat itu menjadi penonton dan lekas bertiarap di lantai.
Sementara, penonton lain banyak yang berlarian dan mencoba keluar.
"Aku berlari sampai tidak ada orang yang berlari lagi," ujar penonton bernama Peter Walsh.
"Orang-orang menangis, memanggil orang-orang tercinta, bersembunyi di balik kursi," tambah yang lain.
Barulah pada pukul 10.20 malam, NYPD akhirnya mengumumkan bahwa area Times Square aman.
"Tidak ada #ActiveShooter di #TimesSquare. Letusan knalpot motor yang lewat terdengar seperti suara tembakan," ujar NYPD Midtown North lewat akun Twitter mereka.
Berita Terkait
-
Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab
-
Perang Darat Dimulai? AS Bakal Kirim Tentara Serang Pulau Kharg Iran
-
Ribuan Marinir AS Dikirim Donald Trump ke Timur Tengah, Keluarga: Kapan Ini Akan Berakhir?
-
Dunia Hadapi Krisis Energi Global! Direktur IEA Sebut Lebih Parah dari Krisis Minyak 1970
-
Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Contoh Ikrar Syawalan Bahasa Jawa Singkat dan Artinya, Bikin Momen Halalbihalal Makin Khidmat
-
Waspada! 5 Ciri Kolesterol Tinggi pada Wanita yang Sering Diabaikan Usai Lebaran
-
Jadwal Lengkap Ganjil Genap, One Way, dan Contra Flow Tol Arus Balik Lebaran 2026
-
Konsumen Korea Selatan Mulai Tinggalkan Plastik, Kemasan Aluminium Jadi Pilihan Baru?
-
8 Tips Kembali Produktif dan Semangat Kerja Usai Libur Panjang Lebaran
-
7 Tinted Sunscreen Terbaik untuk Hilangkan Flek Hitam Membandel
-
7 Penyakit yang Sering Muncul Pasca Lebaran dan Cara Sederhana Mengatasinya
-
5 Rekomendasi Sunscreen untuk Anak Usia 12 Tahun yang Aman
-
10 Sepatu Adidas Diskon di Sneakers Dept, Seri Samba Jadi Ratusan Ribu Rupiah
-
Tak Banyak yang Tahu! Diam-diam Spons Cuci Piring Melepaskan Mikroplastik: Adakah Solusinya?