Suara.com - Tanpa alas kaki, pria berperawakan serupa manusia purba itu memanjat tebing, ia memburu ikan menggunakan tombak dan mengenakan pakaian dari kulit binatang.
Pria itu Guido Camia, seorang instruktur survival di alam liar yang siap mengajarkanmu bertahan hidup di alam bebas layaknya seorang manusia purba.
Camia akan mengajarkanmu bagaimana cara menyalakan api menggunakan batu, bertahan hidup dengan menyantap dedaunan dan serangga hingga membuat hunian sementara berbekal apa pun yang ditemukan di hutan.
Melalui kursus singkat bersama Camia, para peserta akan diajak mengasah kemampuan bertahan hidup layaknya manusia purba puluhan ribu tahun lalu.
Para peserta akan dibimbing untuk bertahan hidup di kawasan pegunungan Italia menggunakan metode-metode survival tradisional.
Tak sembarangan, sebab Camia merupakan instruktur survival bersertifikat resmi. Sehingga siapa pun yang lulus di bawah bimbingannya akan memperoleh sertifikat pelatihan manusia purba.
"Metode yang saya terapkan selama lima tahun terakhir telah memperoleh pengakuan dari Federasi Survival Italia (FISSS)," ujar Camia, seperti dikutip Suara.com dari AFP, Senin (12/8).
Untuk mengikuti kursus manusia purba bersama Camia, para peserta harus merogoh kocek sekitar 112 dollar atau setara Rp 1,6 juta.
Berminat?
Berita Terkait
-
Kiper Sassuolo: Ada Jay Idzes, Pertahanan Jadi Aman
-
Jadi Pemain Terbaik Lawan Fiorentina, Jay Idzes Sukses Tularkan Kepercayaan Diri ke Skuad Sassuolo
-
Klasemen Liga Italia: Inter Milan Masih Teratas, Persaingan Degradasi Sengit
-
Jay Idzes Dapat 'Trofi' usai Sassuolo Ditahan Fiorentina, Apa Itu?
-
Jay Idzes Sabet MOTM di Serie A Italia, Eks Bintang Manchester United Beri Apresiasi
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Sosok Diyah Kusumastuti: Diduga Otak Kekerasan Anak di Little Aresha, Riwayat Korupsi Disorot
-
Ini Sosok Suami Menteri PPPA Arifah Fauzi, Ternyata Bukan Orang Sembarangan
-
Apa Itu Kereta Aling-Aling? Mendadak Ramai gegara Kecelakaan di Stasiun Bekasi
-
UPT PPA Yogyakarta Beri Pendampingan Psikologis Anak dan Orang Tua Korban Little Aresha
-
Usul Gerbong KRL Khusus Wanita di Tengah, Menteri PPPA Arifah Fauzi dari Partai Apa?
-
Pemkot Yogyakarta Fasilitasi 37 TPA Pengganti Gratis bagi Anak Korban Little Aresha, Cek Daftarnya!
-
5 Pilihan Air Cooler Portable Hemat Listrik buat Anak Kos, Kamar Adem Tanpa Boncos
-
Pendidikan AHY Dikulik, Caranya Tanggapi Tragedi KRL Dinilai Lebih Bijak dari Menteri PPPA
-
5 Fakta Pintu Perlintasan Ampera, Titik Awal Kecelakaan KRL Bekasi Ternyata Tak Punya Palang Resmi
-
5 Parfum yang Cocok Buat Nonton Konser, Wanginya Tahan Lama dan Bikin Percaya Diri