Suara.com - Tak Ada yang Beri Duduk, Ibu Ini Menyusui Bayinya dI Lantai Kereta Kotor.
Kursi prioritas di sejumlah transportasi umum seperti busway atau kereta memang sudah tersedia. Sayangnya, pemanfaatan dari kursi prioritas ibu hamil, lansia dan ibu yang membawa anak tersebut masih belum maksimal.
Tak hanya di Indonesia, hal tersebut juga terjadi di negara maju seperti Inggris. Bahkan, banyak penumpang lain yang tak sadar akan fungsi dari kursi tersebut, sehingga merugikan para penumpang prioritas.
Hal inilah yang dialami ibu muda bernama Sophie Molineux. Ia bersama sang suami Rob Moore dan putranya bernama Chester yang berusia satu tahun, menuju Ludlow, Inggris dengan kereta.
Mereka menumpang kereta pukul 11.39 pagi, namun tidak ada satu pun dari 50 penumpang kereta yang memberikan kursinya atau kursi prioritas ibu hamil tersebut kepada perempuan berusia 22 tahun itu.
Sebaliknya, keluarga itu dipaksa berdiri di lorong secara bergantian untuk menggendong buah hati mereka. Parahnya, saat Chester merasa lapar, Sophie tidak punya pilihan lain, duduk di lantai yang kotor untuk menyusui putranya.
Sebuah foto yang memprihatinkan tersebar, memperlihatkan ibu asal Shropshire tersebut duduk di lantai kereta untuk menyusui anaknya.
"Saya sangat terkejut. Ada sekitar 50 orang di kereta dan tidak ada satu orang pun yang pindah. Kami berdiri di lorong dengan kursi di kedua sisi kami sehingga kedua sisi seharusnya dapat melihat kami berdiri di sana dan tidak ada yang bergerak," jelas Sophie kepada Dailystar beberapa waktu lalu.
Lebih lanjut Sophie mengatakan, jika Chester kemudian menarik-narik minta disusui. Seharusnya, kata Sophie, gerakan itu terlihat sangat jelas di mana dia membutuhkan ruang untuk menyusui putranya.
Baca Juga: Duh, Pencuri di Jepang Ini Nekat Ambil Rem Darurat dan Kursi Kereta Api
"Jelas saya lebih suka untuk tidak duduk di lantai kotor, itu bukan tempat terbaik, tapi saya tidak punya banyak pilihan. Ketika saya duduk di lantai, ada orang-orang yang berjalan ke toilet dan mereka melihat saya sedang menyusui, tetapi tidak ada yang menawarkan kami tempat duduk," tambah dia lagi.
Orang-orang tersebut kata Sophie hanya menatapnya dan kemudian memberikan ekspresi kosong. Sepertinya mereka tidak ingin terlalu memperhatikan, karena tidak ingin menawarkan kursi mereka kepada ibu satu anak tersebut.
Bahkan, saat mereka membuka kereta bayi, lanjut perempuan yang berprofesi sebagai manajer restoran paruh waktu ini, tetap tidak ada yang menawarkan tempat duduk bagi Sophie dan Rob.
Ia dan suaminya yang berprofesi sebagai seorang koki berusia 25 tahun, memang telah merencanakan untuk mengunjungi Kastil Ludlow selama sehari. Mereka tidak memiliki mobil, jadi selalu bepergian dengan transportasi umum.
"Ada begitu banyak orang yang mampu berdiri di kereta itu, saya terkejut ketika kami datang dengan bayi kecil yang tidak berada di kereta bayi, tidak ada yang menawari kami tempat duduk," ungkapnya.
Lebih lanjut kata Sophie, ternyata banyak orang yang pura-pura tidak melihat jika mereka membawa seorang anak kecil, harus bertahan sambil berdiri di kereta yang bergerak, apalagi menyusui.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Urutan Pemakaian Serum, Essence, dan Moisturizer yang Benar Saat Skincare-an
-
Pemangkasan Tarif UMKM hingga 50 Persen di e-Commerce Masih Dibahas Pemerintah
-
Sudah Ditolak, Persija Belum Kapok Kejar Tanda Tangan Eks Pemain AS Roma
-
Proyek Mobil Listrik Nasional di Subang Akan Mulai Produksi di 2028
-
Momen Purbaya Cecar Direktur Kemenhub! Bongkar "Uang Gelap": Lo-Lo Bikin Rugi Devisa Rp 3 Triliun
-
Cicil Emas Lebih Mudah, BRI Hadirkan Layanan Pembiayaan Emas di BRImo
-
Kata Pemprov DKI Soal JPO Viral Tanpa Tangga di Depan Gedung DPR RI
-
Ratusan Pelajar SMA di Karo Diduga Keracunan MBG, Terungkap SPPG Milik Kodim
-
Lawan Arus di Rawa Buaya, Warga Minta Jalur Alternatif ke Duri Kosambi
-
Getol Kritik Dampak Proyek PLTA, Solidaritas Perempuan Poso Sempat Digertak Pejabat Pemkab