Suara.com - Selena Gomez menjadi salah satu selebriti Hollywood yang berulang kali merasa tertekan dengan komentar-komentar jahat warganet di media sosial.
Namun setelah melewati panjangnya terapi, sepertinya kali ini Selena Gomez sudah memutuskan untuk tidak peduli lagi dengan segala komentar jahat yang dilayangkan kepada dirinya.
Sayangnya, baru-baru ini Selena Gomez harus menghadapi komentar jahat tentang dirinya mengenai berat badan. Dilansir dari laman CNN, penyanyi 27 tahun tersebut mengakui bahwa dirinya memang mengalami kenaikan berat badan.
Ternyata, ada alasan kesehatan di balik kenaikan berat badannya yang memang tidak diketahui oleh publik. Berat badan Selena Gomez menjadi naik karena ia harus minum obat untuk mengatasi penyakit lupus yang dideritanya.
"Aku sangat menyadari kapan orang-orang mulai menyerangku tentang itu (berat badan). Serangan itu terjadi berkali-kali. Serangan itu benar-benar mengacaukan aku," ungkap Selena Gomez.
Komentar negatif warganet ini sudah membuat Selena berulang kali hiatus dari media sosial, khususnya Instagram. Setelah memutuskan untuk kembali eksis di Instagram, dia memutuskan untuk tidak mau membaca komentar warganet.
"Aku sangat bahagia dengan hidupku sekarang. Aku akan mengunggah foto dan pergi begitu saja, bagiku sudah cukup begitu saja," kata Selena.
"Aku akan berpose di karpet merah, aku akan melakukan apapun, aku tidak perlu melihatnya. Hal yang penting aku berpartisipasi. Aku tidak perlu mengekpos diriku ke semua orang dan mendengarkan apa kata mereka tentangku," lanjutnya.
Pernah menjadi korban bullying karena berat badan, Selena Gomez pun menyampaikan pesan untuk semua pengguna media sosial. Ia meminta untuk berhenti mengacaukan hingga menghancurkan hidup seorang perempuan hanya karena berat badan.
Baca Juga: Promo Lagu Baru, Selena Gomez Ganti Baju 6 Kali dalam 28 Jam
"Ada banyak wanita cantik dan luar biasa dengan karakter berbeda-beda yang hancur karena ingin mengejar sebuah citra," ujar Selena.
"Mereka ingin menjadikanmu orang yang benar-benar berbeda, yang sebenarnya bukan dirimu. Aku mengerti, aku pernah begitu, melihat ke orang lain dan berkata, oke aku harus memperbaiki diri," jelasnya.
Beruntungnya, berkat bantuan para terapis dan sahabat-sahabatnya, kini Selena Gomez sudah bisa keluar dari racun media sosial dan mengabaikan komentar-komentar negatif dari warganet. Ia pun merasa hidupnya lebih tenang dan bahagia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Mau ke Luar Negeri? Ini Tips Biar Nggak Panik Cari SIM Card di Bandara
-
Inisiatif AQUA Jaga Hidrasi dan Ketenangan Hati Selama Puasa dengan Teman Adem Ramadan
-
Tren Warna 2026 yang Bikin Hunian Lebih Fresh
-
Dari Santan hingga Nata de Coco, Produk Turunan Kelapa Kian Digemari Dapur Indonesia
-
5 Rekomendasi Baju Cheongsam Anak Laki yang Keren dan Menggemaskan
-
Profil Zian Fahrezi Qori Cilik dari Bima, Juara Dunia MTQ di Irak dan Sederet Prestasinya
-
Dari Sirkuit ke Streetwear, Formula 1 Kini Resmi Jadi Inspirasi Fashion Global
-
Mulai Dibuka Hari Ini, Simak Link dan Cara Tukar Uang Baru via Aplikasi PINTAR BI
-
Ini Dia Drive Thru Kafe Jus Buah Pertama di Indonesia yang Bikin Sehat Makin Praktis
-
Ramalan Keuangan Zodiak 14 Februari 2026: 6 Zodiak Ini Makin Cuan di Hari Valentine