Suara.com - Mirip Halloween, Ini Tradisi Sambut Ramadan di Negara Arab.
Menyambut Ramadan dengan yang manis-manis sudah menjadi tradisi di negara-negara berpenduduk Muslim salah satunya Uni Emirat Arab.
Perayaan tradisi menyambut Ramadan itu bernama Haq al laila.
Tradisi ini sering disebut-sebut mirip tradisi Halloween trick-or-treat di negara Barat. Haq al laila sendiri dirayakan pada tanggal ke-15 di bulan Syaban atau satu bulan sebelum Ramadan tiba.
Pada hari ini anak-anak mengenakan pakaian cerah, mengumpulkan manisan, kacang, atau permen dalam tas yang disebut kharyta, sembari menyanyikan lagu-lagu tradisional.
Tas tersebut dibuat dari pakaian nasional untuk lelaki bernama kandoura, dan untuk perempuan bernama jalabiya.
Tak hanya berisi permen dan kacang, tas tersebut juga berisikan selebaran yang berisikan informasi soal tradisi ini.
Mereka juga mengumandangkan ungkapan 'Aatona Allah Yutikom, Bait Makkah Yudikum' dalam bahasa Arab, yang artinya 'Berikan pada kami dan Allah akan membalas Anda dan membantu Anda mengunjungi Rumah Allah di Mekah' di sepanjang jalan sembari tetap bersemangat mengumpulkan hadiah.
Mereka akan mulai berkumpul di jalanan setelah salat Magrib. Terkadang ada juga anak-anak yang terlalu bersemangat sehingga meneriakkan nyanyian dengan harapan mendapatkan lebih banyak permen.
Baca Juga: 161 Tenaga Medis di Jakarta Positif Corona, Meninggal Bertambah Satu
Di malam yang sama saat perayaan tersebut, para Muslim di Emirat Arab juga melakukan ibadah khusus bernama Nawaafil, yakni membaca ayat-ayat Al-Quran dan mencari pengampunan dari Allah.
Haq al Laila dirayakan di negara-negara lainnya seperti Irak, Kuwait, Qatar, Bahrain, dan beberapa kota di Arab Saudi.
Di negara Oman, perayaan ini juga dirayakan namun dengan sebutan berbeda yakni Qarnqashouh.
Hingga kini tradisi perayaan dari pintu ke pintu masih dilakukan, meski tidak seheboh masa lampau. Beberapa tahun belakangan, Haq al Laila dirayakan lebih terorganisir dan diadakan di sekolah, gedung pemerintahan, dan di rumah-rumah.
Orang-orang akan menyiapkan kotak atau kantung kecil berisi permen dan memberikannya pada anak-anak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring
-
Rahasia Skin Prep Jennifer Coppen Jelang Pernikahan, Kulit Glowing dari Siraman hingga Resepsi
-
House of Amartha Perusahaan Apa? Bisnis Thariq Halilintar yang Handle Pernikahan Justin Hubner
-
5 Cara Mencuci Sepatu Putih yang Menguning, Bisa Pakai Bahan-bahan di Rumah
-
Resmi Nikahi Jennifer Coppen, Justin Hubner Keturunan Mana?
-
Parfum Aroma Gourmand Itu Seperti Apa? Ini 3 Rekomendasi Produk yang Wanginya Awet
-
Kenapa Jennifer Coppen Akad Nikah Pakai Binti Ibunya? Begini Hukumnya dalam Islam
-
6 Shio Paling Beruntung Pada 14 Juni 2026, Temukan Peluang Baru di Akhir Pekan Ini