Suara.com - Hasil Pangan Indonesia Berlipah di Tengah Pandemi, Bagaimana Distribusinya?
Bahan pangan menjadi salah satu hal utama yang harus terpenuhi saat karantina mandiri selama pandemi Covid-19. Berbelanja secara online menjadi alternatif bagi masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan makanan pokok sehari-hari.
Wabah virus corona ini juga membuat daya beli masyarakat melalui online makin meningkat. Hal tersebut yang dirasakan e-commerse Lazada.
"Masyarakat sebetulnya ingin dan mau belanja secara online. Pandemi justru mengakselesrasi kebutuhan masyarakat untuk belanja pangan," kata EVP Ckmmerciak Lazada Indonesia Bobby Gandasaputra dalam teleconference dengan media, Selasa (28/4/2020).
Bahan makanan seperti sayuran, buah, kentang, jahe hingga lengkuas menjadi komoditi yang paling banyak dipesan masyarakat selama wabah virus corona, kata Bobby.
Bekerjasama dengan Rumah Sayur Group, Lazada juga menyediakan paket seperti sayur asam. "Jadi memang bahan pangan yang biasanya dibeli di pasar tradisional biasanya sangat laku," ucapnya.
Penyediaan penjualan bahan pangan itu juga bekerjasama dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) yang telah membina 53 desa di Jawa Barat sebagai penghasil bahan pangan dan peternakan.
Rektor IPB profesor Arif Satria mengatakan, kerjasama itu juga sebagai jalan keluar dari masalah distribusi dari petani. Menurut Arif, saat ini petani tengah mengalami kelebihan stok bahan pangan.
"Masalah pangan di hulu itu ada over suplay dan kalau itu terjadi terus-menerus bisa berdampak harga jatuh pada petani. Oleh karena itu kebuntuan distribusi ini harus dipecahkan. Salah satu upayanya dengan menggandeng marker place, Lazada salah satunya," kata Arif dalam kesempatan yang sama.
Baca Juga: Dampak Corona: Krisis Ekonomi Terasa di Lebanon, Warga dan Aparat Bentrok
Manfaat kerjasama itu, kata Arif, bisa meningkatkan pendapatan petani juga memudahkan konsumen mendapatkan bahan pokok saat masa pandemi. Arif menjelaskan, melalui kerjasama tersebut petani bisa mendapatkan harga jual lebih tinggi daripada cara konvensional.
Namun harga beli pada masyarakat di Lazada akan lebih murah dibandingkan dengan harga pasaran konvensional.
"Saya cek di Lazada bisa selisih Rp 2 ribu atau 20 persennya. Baik ditingkat petani juga konsumen. Jadi untung bagi konsumen dan petani," katanya.
Arif berharap, masa mendatang, sistem belanja online bukan hanya bisa dinikmati oleh masyarakat menengah ke atas yang memiliki akses internet. Sehingga jika distribusi pangan semakin luas juga akan membantu meningkatkan pendapatan para petani.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
Terkini
-
Cushion Korea Apa Saja yang Bagus? Ini 4 Pilihan dengan Review Nyaris Sempurna di Shopee
-
Lipstik Apa yang Bagus dan Tahan Lama? Ini 3 Pilihan yang Melembabkan Bibir Awet Seharian
-
Indonesia Open 2026 Jadi Pesta Rakyat Bulu Tangkis, Bisa Nikmati Sportainment hingga Test Drive EV
-
4 Sepatu Wanita Casual dari Brand Lokal, Nyaman di Kaki dan Enak Dipandang
-
4 Sunscreen untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat Paling Populer di Indonesia
-
Belajar Langsung di Hutan Mangrove, Cara KLH Kenalkan Keanekaragaman Hayati ke Generasi Muda
-
Profil Bupati Pandeglang: Lantik Tersangka Pidana Tabrakan Maut Jadi Staf Ahli Hukum
-
4 Lipstik di Minimarket Terdekat yang Mudah Ditemukan, Harga Mulai Rp15 Ribuan
-
Menjaga Tradisi Sangjit, Sangjit by Sinar Wijaya Hadir dengan Layanan Terintegrasi
-
4 Lipstik Badai Murah Anti Luntur saat Makan, Cuma Rp30 Ribuan Bisa On Point Seharian