Suara.com - Tes Kepribadian: Apa yang Pertama Dilihat? Ungkap Penghambat Kebahagiaanmu.
Kebahagiaan adalah hal yang selalu diperjuangkan oleh setiap orang. Sayangnya, hal ini tak selalu mudah untuk didapatkan. Kenapa? Jawabannya bisa didapat lewat tes kepribadian berikut.
Ya, kamu mungkin penasaran akan hal ini. Cobalah lihat gambar di artikel ini.
Hal yang kamu lihat pertama kali, akan memberikan jawaban atas apa yang menghambatmu mencapai kebahagiaan, seperti dilansir dari Buzz Quiz.
1. Debu bintang
Jika perhatianmu tertuju pada debu bintang, hal yang menjauhkanmu dari kebahagiaan adalah karena kamu cenderung berfokus pada hal-hal negatif.
Ya, berapa kali kamu fokus untuk melihat bintang di langit? Mereka selalu ada di sana bersinar dengan indahnya.
Begitu pula dengan kehidupan. Kamu mungkin jarang fokus pada hal yang sebenarnya bersinar, tapi justru melihat sekeliling yang justru tidak kamu miliki. Kenapa kamu tidak melakukannya sekarang?
Untuk menikmati hidupmu sepenuhnya, kamu harus mulai melihat lebih banyak pada apa yang kamu miliki dan jangan pikirkan kekuranganmu.
Baca Juga: Tes Kepribadian: Gambar Apa yang Pertama Dilihat Ungkap Kelebihanmu
Lantas, bagaimana bila melihat wanita atau lingkaran sebagai gambar pertama yang dilihat? Simak di halaman selanjutnya.
2. Seorang wanita
Jika sosok seorang wanita adalah hal pertama yang dilihat, berarti hambatan terbesarmu terhadap kebahagiaan adalah terlalu banyak membandingkan diri sendiri dengan orang lain.
Ya, memang tidak mudah untuk berhenti melakukannya, sepanjang hari kita hanya melihat kehidupan orang lain yang tampaknya sempurna.
Secara alami, itu membuat kita percaya bahwa hidup kita selalu lebih buruk, atau bahwa kebahagiaan kita kurang penting daripada hidup orang lain.
Jalanmu menuju kebahagiaan adalah menyadari bahwa tempatmu sekarang adalah tempat yang kamu inginkan.
Kamu tidak suka? Ubahlah. Tetapi buat keputusan berdasarkan apa yang kamu inginkan dan bukan pada apa yang seharusnya kamu inginkan.
3. Lingkaran yang cerah
Kamu melihat lingkaran terang di bagian atas pertama kali? Itu artinya hambatan utama untuk kebahagiaanmu adalah ambisi.
Kamu menginginkan segalanya dan tidak peduli konsekuensinya.
Tampaknya kamu akan selalu membenarkan cara yang kamu tempuh untuk memdaparkan sesuatu. Tapi pikirkanlah, ada perasaan orang lain yang harus kamu jaga.
Kurangi sifat egoismu dan mengerti bahwa dalam perjumpaan kamu dengan orang lain, ada juga kebahagiaanmu sendiri.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
6 Shio Paling Beruntung di 28 Februari 2026, Ada Ayam hingga Babi
-
3 Cara Memakai Blush On agar Terlihat Muda dan Wajah Lebih Segar
-
THR Karyawan Swasta Kapan Cair? Begini Mekanisme dan Jadwal Pencairannya
-
3 Warna Lipstik yang Bikin Wajah Awet Muda dan Segar, Jangan Salah Pilih!
-
Tata Cara Bayar Zakat Fitrah, Berapa Besarannya?
-
Cara Tukar Uang Baru di Bank BRI untuk Lebaran 2026, Simak Syarat dan Jadwal Lengkapnya
-
Berapa Zakat Mal yang Harus Dibayar? Ini Hitung-Hitungannya
-
Manhattan Hotel Jakarta Hadirkan Sajian Berbuka Puasa dengan Promo Pay 1 Get 2
-
Cara Daftar Tukar Uang Baru Online di HP Lewat PINTAR BI, Lengkap dengan Jadwalnya!
-
6 Pelembap Wardah yang Ampuh untuk Kulit Kering dan Kusam Usia Matang