Suara.com - Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Hilmar Farid mengatakan jalur rempah-rempah merupakan bagian penting dari peradaban bangsa.
Dikutip dari Antara, Hilmar mengatakan Kemendikbud terus berupaya mempertahankan sejarah jalur rempah-rempah di Indonesia.
"Kami terus berupa mempertahankan sejarah keberadaan jalur rempah-rempah yang merupakan puncak peradaban penting bagi bangsa Indonesia pada masa lalu," ujar Hilmar dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (10/9/2020).
Langkah tersebut bertujuan agar keberadaan dan sejarah jalur rempah-rempah tidak tenggelam.
Dia menjelaskan bahwa jalur rempah-rempah tersebut merupakan saksi perkembangan dan pasang surut peradaban bangsa Indonesia sebagai bangsa bahari.
Belum lagi, keberadaan rempah-rempah sangat erat dengan perjalanan kekuasaan politik, dan sosial budaya bangsa Indonesia.
"Itulah yang perlu dipahami oleh masyarakat Indonesia, khususnya anak muda bagaimana jalur rempah-rempah berperan penting bagi perkembangan bangsa," jelas dia.
Dirjen kebudayaan berharap masyarakat lebih paham terhadap sejarah perkembangan peradaban di Nusantara sebagai bangsa bahari.
Beberapa program diprioritaskan untuk mengenal lebih jauh mengenai keberadaan jalur rempah-rempah.
Baca Juga: Konsumsi Kunyit, Rempah Murah untuk Menurunkan Gula Darah!
Di antaranya terdapat aspek penting dalam kaitannya dengan penguatan jalur rempah-rempah. Pada waktunya nanti diharapkan jalur budaya rempah-rempah dapat diakui sebagai warisan dunia oleh UNESCO.
"Selain itu dari aspek ekonomi diharapkan rempah-rempah bisa menjadi daya ungkit terhadap ekonomi bangsa dan menjadi produk unggulan Indonesia. Mulai dari pengobatan. makanan. kesenian dan produk budaya lainnya."
Selain itu, jalur rempah-rempah bisa menjadi upaya untuk memperkuat diplomasi budaya bangsa Indonesia.
Program jalur rempah-rempah adalah gerakan bersama dari seluruh pemangku kepentingan sehingga keberadaannya dapat mendorong kemajuan bangsa.
Ke depan, kata Hilmar, akan diadakan pula program muhibah dengan kapal menelusuri jalur-jalur pelabuhan yang pernah berhubungan dengan rempah-rempah pada masa lalu.
"Sangat disayangkan bila mana sejarah jalur rempah-rempah harus tenggelam oleh zaman. Kesadaran akan masa lalu kita sangat penting. Kami mengingatkan para pengambil kebijakan baik di pusat, daerah dan komunitas budaya, akan pentingnya pembelajaran untuk generasi muda tentang sejarah jalur rempah-rempah," imbuh dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Sepatu Adidas Diskon 60 Persen di Sports Station, Ada Adidas Stan Smith
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- 7 Sabun Muka Mengandung Kolagen untuk Usia 50-an, Bikin Kulit Tetap Kencang
- 15 Merek Ban Mobil Terbaik 2025 Sesuai Kategori Dompet Karyawan hingga Pejabat
Pilihan
-
5 Tempat Ngopi Tersembunyi di Palembang yang Bikin Ketagihan Sejak Seduhan Pertama
-
6 HP 5G Paling Murah di Bawah Rp 4 Juta, Investasi Terbaik untuk Gaming dan Streaming
-
Airbus Umumkan A320 Bermasalah, Kemenhub Sebut 38 Pesawat di RI Kena Dampak
-
Polemik RS dr AK Gani 7 Lantai di BKB, Ahli Cagar Budaya: Pembangunan Bisa Saja Dihentikan
-
KGPH Mangkubumi Akui Minta Maaf ke Tedjowulan Soal Pengukuhan PB XIV Sebelum 40 Hari
Terkini
-
5 Rekomendasi Skincare Jepang Mengandung Anti-Aging untuk Cegah Penuaan
-
Banjir Sumatera Tidak Ditetapkan sebagai Bencana Nasional, Kenapa? Ini Kata BNPB
-
5 Rekomendasi Sepatu Gym untuk Pria, Aman untuk Squat hingga Angkat Beban
-
5 Rekomendasi Cushion Mengandung Niacinamide untuk Samarkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
-
Lebih dari Sekadar Cuci Muka: Strategi Jitu untuk Kulit Berminyak
-
Simak Struktur Golongan dan Pangkat PNS 2025, Lengkap dengan Gajinya
-
8 Lipstik Merah Tahan Lama untuk Natal Mulai Rp27.500 Cocok Bibir Remaja hingga Dewasa
-
7 Rekomendasi Kue Natal yang Lagi Viral, Hangatkan Suasana Kumpul Keluarga
-
7 Rekomendasi Mantel Sepatu Anti Air, Ampuh Lindungi Sepatumu di Musim Hujan
-
Promo Superindo Hari Ini: 29 November 2025 Borong Sepuasnya Daging Giling Cuma Rp100 Ribuan!