Kenali Berapa Besar Kebutuhan Dana Darurat Kita
Dalam perencanaan keuangan, dana darurat atau kerap kali disebut dengan istilah basic liquidity ratio atau rasio likuiditas. Rumus untuk mengenali rasio likuiditas kita adalah:
Total Aset Lancar
_________________
Pengeluaran bulanan
Nilai minimum dari rasio likuiditas adalah, 3 hingga 6. Hal itu menandakan bahwa kita mampu bertahan hidup tanpa adanya pendapatan bulanan hingga 3 atau 6 bulan ke depan.
Akan tetapi, besaran kebutuhan dana darurat untuk seseorang memang tidak bisa dipukul rata. Lantas berapa besarkah kebutuhan dana darurat Anda?
1. Lajang Tanpa Tanggungan
Seorang lajang tanpa tanggungan tentu memiliki beban finansial yang cukup ringan. Selain itu, mereka pun memiliki fleksibilitas yang tinggi dalam manajemen keuangan.
Oleh karena itu, menyediakan dana darurat yang setara dengan 3 kali pengeluaran bulanan pun masih diperkenankan.
2. Lajang Punya Tanggungan
Tidak sedikit pula dari kita yang meski masih lajang, tapi harus membiayai kebutuhan hidup orangtua, hingga anggota keluarga lainnya.
Tentu saja, lajang yang memiliki tanggungan harus menyediakan dana darurat wajib sedia dana darurat yang lebih banyak daripada yang tidak.
Baca Juga: Simak, Ini 6 Kondisi yang Memperbolehkan Penggunaan Dana Darurat
Menyediakan dana darurat sebesar 6 kali pengeluaran bulanan tentu bisa menjadi opsi yang baik.
3. Sudah Berkeluarga
Mereka yang sudah berkeluarga tentu memiliki pengeluaran yang lebih besar ketimbang lajang. Oleh karena itu, ketersediaan dana darurat untuk seorang dengan status ini adalah 6 hingga 12 kali pengeluaran bulanan.
Makin banyak tanggungan tentu makin banyak pula dana darurat yang harus dipersiapkan.
4. Memiliki Pekerjaan yang Tinggi Risiko
Semakin tinggi risiko dalam pekerjaan Anda, maka makin besar pula dana darurat yang dibutuhkan. Risiko yang dimaksud lebih ditujukan ke pekerjaan yang tidak memiliki penghasilan tetap per bulan.
Sebut saja seperti pemilik usaha, atlet, atau para pekerja freelance. Dana darurat yang mereka harus sediakan bahkan bisa di atas 12 bulan pengeluaran jika mereka juga memiliki tanggungan.
Untuk menghitung besaran dana darurat yang Anda perlu siapkan secara mudah, bisa juga dilakukan dengan menggunakan Kalkulator Dana Darurat berikut ini:
Lantas, upaya apalagi yang dapat Anda lakukan untuk mengumpulkan dana darurat? Simak ulasannya di halaman selanjutnya.
Coret Pengeluaran yang Bersifat “Keinginan”
Jika selama ini kita merasa pengeluaran lebih besar ketimbang pemasukan, cobalah untuk mengetatkan ikat pinggang alias mengurangi pengeluaran rutin bulanan.
Tidak dipungkiri bahwa tidak sedikit masyarakat yang menghemat pengeluaran di masa pandemi. Namun alangkah lebih baik untuk lebih spesifik terhadap pengeluaran yang bersifat gaya hidup atau keinginan saja, bukan yang bersifat kebutuhan atau pengeluaran pokok.
Bicara soal pengeluaran gaya hidup, pengeluaran itu bisa berupa traveling, mendatangi tempat hiburan, atau melakukan kegiatan hobi ekstrem tinggi risiko.
Dengan mengurangi pengeluaran di berbagai hal yang bersifat keinginan atau gaya hidup, maka kita bisa lebih berfokus untuk memprioritaskan pengeluaran-pengeluaran untuk kebutuhan sehari-hari, jangka pendek, panjang, dan menambah dana darurat.
Cari Tambahan Penghasilan
Selain mengurangi pengeluaran, cara lain untuk mempercepat proses pengumpulan dana darurat adalah dengan menambah penghasilan kita.
Penghasilan tambahan bisa didapat dari kerja sampingan atau dengan melakukan investasi jangka pendek. Sebut saja dengan menempatkan dana di deposito, obligasi negara atau sukuk.
Bunga dari penempatan dana di instrumen-instrumen keuangan tersebut bisa langsung diterima dan masuk ke rekening pribadi layaknya pendapatan pasif.
Alokasikan Dana Minimal 10% dari Penghasilan untuk Dana Darurat
Jika Anda belum mengetahui berapa besar dana yang harus disisihkan per bulan untuk dana darurat, maka alokasikan saja dana minimal 10% dari penghasilan bulanan untuk kepentingan ini.
Proses alokasi ini tentu saja bisa dilakukan apabila pengeluaran Anda tidak melebihi pendapatan, dalam artian arus kas bersih bulanan Anda sudah sehat.
Perlu diingat, dana darurat harus disimpan di instrumen yang bersifat likuid atau mudah cair seperti di rekening tabungan.
Meski demikian, Anda disarankan tidak menempatkan dana darurat dalam jumlah besar di rekening tabungan agar tidak menjadi idle funds alias dana menganggur.
Alangkah lebih baik bila menempatkan idle funds tersebut ke instrumen investasi lain, yang sesuai dengan profil risiko dan tujuan finansial kita.
Itulah beberapa tips untuk mengumpulkan dana darurat.Selamat menabung.
Berita Terkait
-
THR-ku Sayang, Tabungan-ku Layu: 5 Strategi Jitu Amankan Kondisi Dompet Pasca Lebaran
-
Cara Gadai TV di Pegadaian untuk Mendapatkan Dana Darurat Cepat
-
Apakah Bisa Gadai Smartwatch di Pegadaian untuk Dana Darurat?
-
Survei: 77% Orang Indonesia Perkirakan Tetap Bekerja Saat Pensiun
-
Gaji Habis di Tengah Bulan, Purbaya Bagikan Tips Finansial Anak Muda
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Said Iqbal Lulusan Mana? Ini Jejak Pendidikan Presiden KSPI yang Disebut Masuk Kabinet Prabowo
-
Profil Ferry Latuhihin: Ekonom Senior Prediksi Dolar Tembus Rp25.000 Sebentar Lagi
-
4 Moisturizer dari Brand Jepang untuk Skin Barrier, Bantu Jaga Kulit Tetap Lembap
-
7 Moisturizer Lokal Mengandung SPF, Praktis untuk Skincare Pagi Hari
-
6 Rekomendasi Sunscreen yang Cocok untuk Semua Jenis Kulit, Lengkap dengan Kelebihannya
-
Profil Mensesneg Prasetyo Hadi, Jubir Presiden yang Curi Perhatian Publik
-
Tak Hanya Cantik, 5 Tanaman Ini Juga Bisa Bantu Redakan Stres Menurut Ahli
-
Review Sandal Barefoot Lokal Pyopp Fledge Jelajah, Aman untuk Lari?
-
5 Parfum Aquatic Lokal untuk Siang Hari, Wanginya Segar dan Tidak Bikin Enek
-
Air Bengkoang Viva untuk Apa? Ini Manfaat, Harga, hingga Review Pengguna