Suara.com - Siapa yang dulu suka menulis buku harian sebagai sarana mencurahkan hati ataupun peristiwa sehari-hari? Ya, menulis buku harian memang identik dengan remaja, terutama perempuan. Buku harian biasanya berbentuk diary atau notes tebal, dan kadang dilengkapi dengan gembok untuk menjaga privasi.
Nah, apakah kebiasaan menulis buku harian ini masih diteruskan hingga saat ini? Dilansir dari laman Huffpost, menulis buku harian dapat memberi banyak manfaat tak terduga, lho. Ini dia 10 manfaatnya yang perlu Anda tahu.
1. Meningkatkan IQ
Sebuah laporan dari University of Victoria mencatat bahwa menulis adalah sebagai bagian dari pembelajaran bahasa yang memiliki korelasi positif dengan kecerdasan. Menulis buku harian dikatakan sebagai eksplorasi bahasa. Hal ini akan mendorong diri secara alami untuk mencari kosakata baru yang akan ditulis dalam diari tersebut.
2. Meningkatkan perhatian
Menulis buku harian biasanya berhubungan dengan suatu hal yang terjadi hari ini. Dengan menulis, Anda akan selalu memperhatikan apapun yang tengah terjadi pada diri Anda, sehingga membuat Anda melakukan segalanya dengan penuh perhatian.
3. Semangat mencapai tujuan
Ketika menulis buku harian, Anda tak hanya menulis mengenai perasaan ataupun peristiwa yang terjadi. Anda juga akan menulis berbagai hal seperti impian dan ambisi. Dengan menuliskan impian atau cita-cita, hal ini akan membuat Anda semakin semangat untuk menggapainya.
4. Meningkatkan kecerdasan emosional
Menulis buku harian akan meningkatkan kemampuan untuk memahami dan mengelola emosi diri dan orang lain. Dengan lebih memahami diri sendiri dan orang lain, kecerdasan emosional Anda pun akan semakin terasah.
5. Meningkatkan memori dan pemahaman
Untuk mengingat sesuatu, selain menghapalnya, kita juga disarankan untuk menulisnya. Sama halnya dengan menulis buku harian. Terdapat hubungan unik antara tangan dan otak yang dipicu oleh komposisi pikiran dan gagasan.
6. Membuat disiplin
Karena bersifat privasi, biasanya seseorang punya waktu khusus untuk menulis buku harian, misalnya malam hari sebelum tidur. Hal ini akan membuatnya teratur dalam mengatur waktu karena tak ingin melewatkan momen terbaik menulis buku harian.
7. Meningkatkan keterampilan komunikasi
Menulis adalah salah satu bentuk komunikasi. Itu sebabnya, seseorang yang terbiasa menulis buku harian biasanya memiliki kemampuan bicara yang baik. Dengan menulis, seseorang akan terbiasa menyusun kata-kata menjadi kalimat. Dan itu akan sangat berpengaruh terhadap kemampuan berkomunikasinya.
Baca Juga: Eyeliner Dipakai untuk Menulis Resep, Ulah Ibu Ini Bikin Warganet Nangis
8. Sebagai penyembuh diri
Penulis buku Writing to Heal, Dr. James Pennebaker, mengatakan bahwa terjadi peningkatan fungsi kekebalan tubuh saat menulis. Biasanya stres akan menyebabkan hambatan emosional. Dengan menulis buku harian, seseorang dapat menerjemahkan pengalamannya ke dalam bahasa sehingga membebaskan dirinya dari beban yang dialaminya.
Oleh karena itu, menulis dapat menjadi penyembuh diri baik secara emosional, fisik, dan psikologis. Penelitian juga menunjukkan, pelepasan emosi dari menulis buku harian dapat menurunkan kecemasan, stres, dan mendorong tidur yang lebih baik.
9. Membangkitkan kreativitas
Menulis buku harian dapat membantu meningkatkan kreativitas penulisnya. Hal ini karena saat menulis buku harian, Anda tidak memiliki hambatan dan beban apapun, sehingga Anda bebas memunculkan pikiran atau gagasan apa saja di dalam buku harian tersebut.
10. Meningkatkan kepercayaan diri
Menulis buku harian mengenai pengalaman positif yang dimiliki penulis akan membuatnya menjadi lebih percaya diri. Pelepasan endorfin dan dopamin saat menulis akan meningkatkan harga diri dan suasana hati. Menulis buku harian juga bisa mengenai pencapaian yang telah dilakukan penulis, ketika ia membacanya lagi di kemudian hari. (Fajar Ramadhan)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Olahraga di Sore Hari Jam Berapa? Ini Rentang Waktu yang Paling Ideal
-
Mengenal UPF, Perlindungan UV Selain Sunscreen yang Sering Diabaikan
-
Lebih Ampuh Lip Balm atau Lip Serum untuk Mencerahkan Bibir? Ini 6 Rekomendasinya
-
4 Rekomendasi Liquid Matte Lipstik Paling Tahan Lama, Transferproof hingga 16 Jam
-
5 Rekomendasi Tinted Lip Balm agar Bibir Ternutrisi Anti Pecah-Pecah
-
Silsilah Keluarga Gubernur Kaltim Rudy Masud, Kakak hingga Istri Punya Jabatan Mentereng
-
Urutan Skincare Double Cleansing yang Benar Apa Saja? Ini 6 Rekomendasi Produknya
-
7 Rekomendasi Tinted Sunscreen untuk Acne Prone Skin, Ringan dan Gak Bikin Breakout
-
5 Rekomendasi Kaos Kaki Lari Anti Lecet, Olahraga Makin Aman dan Nyaman
-
Apa Bedanya Melasma dan Flek Hitam? Ini 4 Sunscreen yang Efektif Menyamarkan