Suara.com - Beberapa makanan diyakini dapat menjaga kulit Anda tetap kenyal, halus, dan bebas keriput dalam waktu yang lama. Biasanya, makanan ini terdiri dari buah dan aneka sayuran, yang diyakini mengandung vitamin dan antioksidan yang dapat menunda proses penuaan. Tapi jangan salah, karena tidak semua sayur dan buah seperti itu. Beberapa yang kita anggap sehat, ternyata malah harus dihindari karena dapat mempercepat datangnya keriput.
Ya, beberapa kandungan di dalam makanan, seperti gula, natrium, dan sulfat dalam jumlah besar, bisa berdampak negatif pada tubuh kita dengan membuatnya dehidrasi dan melemahkan kolagen kulit. Dilansir dari Bright Side, ini dia 9 makanan yang sebaiknya dihindari jika Anda ingin menjaga kulit halus dan bebas keriput.
1. Smoothie buah
Meski tampaknya menyehatkan, karena terbuat dari buah, smoothie buah tinggi gula! Mengonsumsi terlalu banyak gula dapat melemahkan produksi kolagen yang penting untuk melindungi kulit dan menjaganya tetap elastis dan awet muda.
2. Minuman energi
Meskipun minuman ini mungkin akan sangat membantu ketika Anda membutuhkan tambahan energi, minuman ini sebenarnya dapat merusak kulit. Selain penuh dengan gula, minuman energi juga mengandung kafein yang tinggi, yang keduanya buruk untuk kulit Anda.
Jumlah gula yang tinggi dapat memengaruhi produksi kolagen, sedangkan kafein akan membuat kulit Anda dehidrasi. Ini membuat kulit rentan mengalami kekeringan dan mempercepat timbulnya keriput.
3. Makanan yang digoreng
Tidak hanya buruk bagi kesehatan tubuh, makanan yang digoreng juga membuat Anda terlihat lebih tua. Ini karena makanan yang telah digoreng dapat meningkatkan senyawa inflamasi di dalam tubuh, yang artinya senyawa ini dapat mengiritasi tubuh dan membuat kulit lebih rentan terhadap kerusakan eksternal akibat sinar matahari, yang dapat memicu keriput.
4. Minyak sayur
Mengurangi jumlah minyak nabati yang kita gunakan dapat membantu kesehatan kulit. Minyak sayur mengandung lemak trans yang dapat memicu peradangan, sehingga membuat kulit lebih lemah terhadap paparan sinar matahari. Akibatnya, kulit mudah berkeriput dan mengalami flek kehitaman karena kulit tidak dapat melindungi dirinya sendiri dengan baik.
5. Buah kering
Buah kering sering dijadikan camilan ataupun campuran di dalam kue, sereal, atau yogurt. Tapi, siapa sangka camilan yang disangka sehat ini ternyata bisa membuat kulit tampak lebih tua karena mengandung sulfat. Sulfat berfungsi sebagai pengawet pada buah, sekaligus juga meningkatkan tingkat radikal bebas dalam tubuh kita. Radikal bebas ini merusak sel, DNA, dan protein kita, yang menyebabkan penuaan dini.
6. Rice crackers
Rice crackers sering dianggap sebagai camilan sehat. Padahal, kerupuk yang terbuat dari beras ini memiliki indeks glikemik yang tinggi. Ini artinya, makanan ini dipecah oleh tubuh kita seperti halnya gula. Memiliki terlalu banyak gula dalam tubuh dapat mengurangi produksi kolagen dan mempercepat tanda-tanda penuaan.
Baca Juga: Trik Makeup Ini Membuat Mata Nampak Lebih Besar atau Belo, Berani Coba?
7. Margarin
Margarin sering dianggap lebih sehat daripada mentega, karena margarin mengandung lebih banyak lemak tak jenuh ganda yang dianggap lebih sehat dan memiliki manfaat untuk jantung. Tapi sayangnya, proses pembuatan margarin yang mengalami proses pemadatan membuatnya tinggi kandungan lemak trans. Jika dikonsumsi secara berlebihan, bisa meningkatkan risiko penyakit jantung dan masalah kesehatan kronis lainnya, termasuk kesehatan kulit.
8. Pasta
Karbohidrat olahan seperti pasta, nasi putih, dan roti bukanlah sahabat baik kolagen di dalam kulit. Hal ini karena karbohidrat olahan tersebut berpengaruh besar pada kadar gula di dalam tubuh Anda. Ini berarti, terlalu banyak mengonsumsi karbohidrat olahan, dapat membuat kulit Anda terasa kurang kenyal dan elastis, serta lebih kusam dan keriput.
9. Yogurt berperisa
Tentu saja tak ada yang bisa mengalahkan manfaat kesehatan dari plain yogurt. Sedangkan yogurt dengan perisa, mengandung banyak sekali gula di dalamnya. Gula ini akan menangkap dan memecah asam amino dalam kolagen dan elastin. Kerusakan ini bisa menyebabkan kulit terlihat keriput dan kendur seiring bertambahnya usia sebelum waktunya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Parfum N.CO by Hanasui Paling Wangi Varian Apa? Ini 4 Pilihan Favoritnya
-
5 Bedak Tabur Efek Blur dari Brand Lokal, Kulit Mulus dan Makeup Tahan Lama
-
Jelajah Kuliner Unik di Come See Mie Fest 2026: Kartu yang Bisa Dimakan hingga Mi Earl Grey
-
6 Tanda Kamu Harus Melakukan Peeling Wajah Menurut Dokter Kecantikan, Bye-bye Flek Hitam
-
Bagaimana agar Flek Hitam di Wajah Cepat Mengelupas? Ini Cara yang Disarankan Ahli Kulit
-
Sebelum Powder Foundation Pakai Apa Dulu? Ini 6 Tips agar Makeup Tidak Crack
-
Parfum Scarlett Velvet Rouge Wangi Apa? Ini Deskripsi Aroma dan Review Penggunanya
-
Parfum Scarlett Paling Wangi Varian Apa? Ini 4 Aroma Favorit yang Jadi Best Seller
-
Jakarta Fair Kemayoran 2026 Jadi Surga Belanja dan Kuliner, Banyak Promo yang Sayang Dilewatkan
-
Serum Retinol Hanasui Dipakai Kapan? Ini Panduan yang Benar agar Hasil Maksimal