Suara.com - Direktur Eksekutif Yayasan Plan International Indonesia, Dini Widiastuti, mengatakan bahwa ditutupnya proses belajar mengajar di sekolah jadi salah satu sebab tingginya angka perkawinan anak selama pandemi Covid-19.
"Penutupan kegiatan belajar mengajar di sekolah sebagai faktor pendorong perkawinan anak," ujar Dini dalam konferensi pers virtual, Kamis (11/2/2021).
Tidak hanya itu, kesulitan ekonomi, rendahnya informasi, dan pendidikan kesehatan reproduksi hingga norma agama, sosial dan budaya di masa pandemi Covid-19 semakin meningkatkan angka pernikahan usia anak.
Hal ini selaras dengan temuan Plan Indonesia, yang mendapati data di Pengadilan Agama dan Mahkamah Agung ada sebanyak 33.694 kasus dispensasi pernikahan di usia anak yang dikabulkan. Kasus-kasus tersebut terjadi dalam kurun waktu Januari hingga Juni 2020.
Dispensasi pernikahan adalah pengajuan keringanan persyaratan nikah, termasuk jika calon pengantin belum cukup umur, yaitu usia 19 tahun untuk menikah.
Mirisnya, Plan Indonesia juga menemukan bagaimana keputusan menikah anak yang belum cukup umur ini bukanlah keputusan anak pribadi, melainkan keputusan dari para orangtua atau orang dewasa di sekitar anak.
"Hal lain yang perlu jadi catatan, perkawinan anak ini diputuskan sebagain besar oleh orang dewasa, baik itu orangtua keluarga atau ketua masyarakat, tanpa meminta pendapat anak atau mengindahkan kepentingan atau hak-hak mereka," jelas Dini.
Keadaan diperparah dengan keputusan menikahkan anak hanya berdasarkan ajaran agama, dan ini kerap menjadi modus yang paling banyak ditemui.
"Praktik perkawinan anak yang masih menjamur masih menjadi PR di negara kita," pungkas Dini.
Baca Juga: Di Twitter, Fotografer Selebaran Aisha Weddings Mengaku Kecolongan
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Pilihan
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
Terkini
-
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
-
Kuota Mudik Gratis Pemprov Banten 2026: Info Pendaftaran, Rute, dan Syarat Lengkap
-
7 Serum Anti-Aging yang Ampuh Mengurangi Kerutan dan Flek Hitam
-
Beda Sariawan Biasa dan Gejala Kanker Mulut, Begini Penjelasannya
-
5 Rekomendasi Liquid Lipstik yang Bisa Dijadikan Blush On
-
5 Parfum Floral Fruity Produk Lokal, Wangi Elegan Mulai Rp26 Ribu
-
5 Moisturizer yang Bikin Kulit Lembap Sepanjang Hari Tanpa Lengket
-
5 Foundation Water-Based Lokal untuk Kondangan, Tidak Pecah di Garis Senyum
-
Ramalan Keberuntungan Zodiak 1 Februari 2026, Siapa Paling Hoki Hari Ini?
-
5 Sunscreen yang Bikin Kulit Terlindungi Tanpa Terasa Berat untuk Usia 40 Tahun