Suara.com - Menyambut kemeriahan tahun baru Imlek, satu hal yang tidak pernah terlewatkan untuk selalu ada adalah dekorasi khas Imlek. Dekorasi serba merah dan emas yang identik dengan Imlek bisa dikatakan sebagai salah satu hal yang berkontribusi dalam meramaikan Imlek setiap tahunnya.
Selain di rumah masing-masing orang yang merayakannya, dekorasi Imlek juga biasanya ditemukan di tempat-tempat umum seperti kantor atau pusat perbelanjaan. Selain dekorasi, atraksi barongsai juga selalu identik dengan perayaan di tempat umum.
Di balik kemeriahannya, dekorasi Imlek ternyata punya makna masing-masing yang cukup mendalam, khususnya bagi masyarakat Tionghoa yang merayakannya. Sebagai satu hal yang sudah menjadi bagian dari kebudayaan masyarakat Indonesia, berikut Dekoruma bagikan makna di balik dekorasi Imlek yang mungkin sering Anda lihat atau gunakan.
1. Lampion
Lampion adalah salah satu hiasan paling umum dan identik dengan Imlek. Dengan nyala api atau lampu di bagian dalam, lampion tampil cantik dengan warna merahnya yang menyala.
Lampion yang seringkali digantung di depan pintu merupakan lambang kebahagiaan, kebersamaan, dan pengharapan baru untuk rezeki dan keberuntungan di tahun berikutnya. Bukan cuma itu, lampion juga dipercaya sebagai penangkal kesialan dan musibah bagi orang yang memasangnya.
2. Pohon Jeruk Mandarin
Jeruk Mandarin ternyata bukan cuma makanan khas Imlek yang segar dan sedap untuk disantap ketika berkumpul bersama keluarga. Buah jeruk dan pohon jeruk merupakan lambang keberuntungan dan rezeki yang diharapkan datang di tahun baru ini. Buah jeruk yang berwarna oranye merupakan representasi dari warna emas yang merupakan warna yang melambangkan kemakmuran.
3. Angpau dan Pohon Angpau
Angpau merupakan tradisi Imlek yang paling populer dan diadopsi ke dalam perayaan keagamaan atau budaya lain di Indonesia. Dengan amplop merahnya yang khas dan terkadang kehadiran pohon angpau merupakan simbol rezeki yang diharapkan berlimpah pada pergantian tahun ini.
Angpau sendiri mempunyai makna yang lebih dari soal mengundang rezeki atau keberuntungan. Memberikan angpau juga berarti peduli terhadap sesama yang dimaknai sebagai berpindahnya energi kesejahteraan dari pemberi angpau kepada penerima angpau.
4. Tanaman Bambu Hoki
Tanaman bambu hoki atau lucky bamboo saat ini memang bukan cuma dipasang pada saat Imlek. Tanaman ini sudah menjadi salah satu tanaman yang wajib dipunyai bagi mereka yang hobi memelihara tanaman. Bentuknya menarik dan perawatannya relatif mudah. Meskipun begitu, seperti namanya, tanaman ini adalah dekorasi khas Imlek yang diharapkan membawa keberuntungan dan rezeki pada tahun yang baru.
Baca Juga: Kelenteng Ini Dibangun di Tengah Hutan, Sekarang Lokasinya Tengah Kota
5. Bunga Mei Hwa
Bunga yang mirip dengan Sakura dari Jepang ini memang berada dalam satu grup spesies yang sama. Dengan bunga warna pinknya yang indah, bunga Mei Hwa dan Sakura memang identik satu sama lain. Meskipun demikian, ada sedikit perbedaan dari keduanya seperti perbedaan bentuk bunga dan jenis batang.
Bunga Mei Hwa atau plum blossom adalah bunga pink yang selalu tampak sebagai dekorasi Imlek. Bunga ini ternyata melambangkan kemakmuran, kesejahteraan, dan keberuntungan bagi setiap orang yang memilikinya.
6. Chunlian
Bagi yang tidak familiar dengan nama ini, chunlian adalah kertas merah dan emas berisi tulisan kaligrafi khas Tionghoa yang umumnya dipasang di pintu masuk rumah atau bangunan. Isi tulisannya adalah doa atau harapan seseorang sepanjang tahun yang baru. Dengan dipasang di depan rumah, diharapkan doa dan harapan ini bisa terwujud kepada mereka yang memasangnya.
Artikel terkait:
Intip 5 Cara Membuat Lampion untuk Hiasan Imlek di Rumah
8 Fakta Menarik Seputar Perayaan Imlek
Yuk, Hias Rumahmu dengan 6 Lampion Imlek Ini!
| Published by Dekoruma |
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Terpopuler: Arya Iwantoro Anak Siapa hingga Bolehkah Tidak Tarawih Karena Kerja Shift Malam?
-
Apakah Jam 19.00 Masih Bisa Sholat Maghrib? Ini Batas Waktu yang Shahih
-
Apakah Boleh Potong Kuku saat Puasa Ramadan? Jangan Sampai Salah, Ini Penjelasannya
-
5 Rekomendasi Deodorant yang Tidak Bikin Baju Kuning, Mulai Rp12 Ribuan
-
Link Pendaftaran Mudik Gratis Bersama Taspen, Kuota 100 Ribu Pemudik
-
Puasa Ramadan Bikin Berat Badan Naik? Begini Penjelasan Ahli Gizi RSA UGM
-
Apakah Sepeda Listrik Lipat Boleh Masuk KRL? Cek 6 Rekomendasi yang Diizinkan
-
Bukan LPDP! 5 Beasiswa Fully Funded Ini Tidak Wajibkan Penerima Kembali ke Indonesia
-
45 Desain Amplop Lebaran Gratis Siap Print, Model Unik Bikin THR Makin Berkesan
-
7 Sepatu Lebaran Tanpa Tali untuk Orang Tua, Jalan Kaki Nyaman Bebas Ribet