Suara.com - Menara Pisa menjadi salah satu dari tujuh keajaiban dunia, karena kemiringannya tak membuat bangunan jatuh.
Menara setinggi 57 meter yang terletak dialun-alun Piazza dei Miracol ini, rupanya memiliki berbagai fakta unik di dalamnya.
Berikut beberapa fakta unik dan menarik mengenai Menara Pisa, dilansir Bella Italia Tour:
1. Bagian dari komplek
Menara Pisa sekarang diketahui jika ia berdiri sendiri. Namun, pada pembuatanya, bangunan yang satu ini dimaksudkan ke dalam komplek arsitektus yang ada di sekelilingnya. Bangunan miring satu ini mewakili menara lonceng Katedral marmer Santa Maria Assunta di dekatnya.
Namun, karena bentuknya yang menjadi miring, menara ini terlihat dibuat sendiri tanpa menyatu dengan bangunan-bangunan di sekitarnya.
2. Situs warisan dunia
Komplek Menara Pisa ini menjadi milik UNESCO sejak 1987 dan dinyatakan sebagai Situs Warisan Dunia. Menara Pisa dan bangunan-bangunan di sekililingnya dikenal dengan nama Piazza del Duomo.
Keempat bangunan tersebut adalah contoh arsitektur abad pertengahan yang baik dan memengaruhi seni monumental Italia antara abad ke-11 dan ke-14.
Baca Juga: 6 Fakta Unik Kue Keranjang, Pembawa Kesejahteraan yang Dibuat dalam 12 Jam
3. Hampir dua abad untuk membangunnya
Rupanya proses pembangunan Menara Pisa yaitu selama 199 tahun. Bangunan ini mulai dibangun sejak 1173 dan seleai pada 1372.
Pertempuran yang terjadi saat itu yang membuat pembangunan menara ini sering mengalami hambatan. Pertempuran ini terjadi selama tiga fase.
Fase pertama berlangsung hingga 1272 dan terjadi konflik antara Pisa dan Genoa. Lalu fase kedua, Genoa mengalahkan Republik Pisa dalam Pertempuran Meloria. Fase ketiga berlangsung dari 1284 hingga 1319, ketika lantai terakhir akhirnya ditambahkan ke menara.
4. Awalnya tidak miring
Pada awalnya Menara Pisa tidak miring. Kemiringan terjadi karena buruknya tanah di bawah menara yang membuatnya menjadi miring ke arah utara. Menurut beberapa teori, nama Pisa sebenarnya berasal dari bahasa Yunani yang artinya “pasir berawa”.
Namun, medan di kawasan ini sebagian besar terbuat dari tanah liat. Alasan ini membuat tanah di bawahnya tidak bisa menopang bangunan tersebut.
5. Banyak menara miring di Pisa
Selain bangunan utama yang terkenal dengan kemiringannya, rupanya banyak menara lainnya yang juga mengalami kemiringan. Hal ini karena kondisi tanah yang tidak stabil.
Bangunan yang mengalami kemiringan lainnya yaitu Menara Lonceng Gereja San Nicola, Menara Lonceng Oktoganal, dan menara lonceng milik Gereja St. Michele dei Scalzi.
6. Kemiringan Menara Pisa
Kemiringan awal Menara pisa terjadi saat penyelesaian lantai dua, yaitu sekitar 0,2 derajat. Lalu ketika ruang lonceng ditambahkan pada awal 1370-an kemiringan bertambah menjadi 1,6 derajat.
Menara Pisa mengalami titik krusial pada 1990-an yaitu mencapai 5,5 derajat.
7. Tidak hanya miring, tetapi juga melengkung
Ternyata Menara Pisa tidak hanya miring, tetapi memiliki struktur yang melengkung. Hal ini terjadi karena proses perbaikan saat kemiringan pertama kali membuatnya menjadi melengkung.
8. Jumlah anak tangga
Untuk mencapai puncak Menara Pisa, terdapat 296 anak tangga yang harus didaki. Hal ini karena menara tidak tersedia lift.
Seseorang harus melewati anak tangga untuk mencapai puncak dan menikmati pemandangan kota dari atas menara.
9. Alasan pembangunan
Alasan di balik pembangunan menara dan komplek di Pisa pada awalnya untuk pamer. Hal ini karena pada abad ke-11 kota ini berhasil menjarah Palermo yang berstatus Sisilia dan ingin membangun tempat untuk memamerkan semua harta karun baru yang dimilikinya.
10. Tujuh lonceng besar di puncak Menara Miring di Pisa
Di puncak Menara Pisa terdapat tujuh lonceng besar. Lonceng ini memiliki nama masing-masing dengan tujuh not musik. Namun, lonceng ini sudah tidak berbunyi saat ini. Diperkirakan, lonceng tidak berbunyi karena kemungkinan kemiringan yang terjadi. (Fajar Ramadhan)
Berita Terkait
-
Fakta Unik Festival Musik Coachella: dari Menginap Sampai Tiket Rp150 Juta
-
9 Fakta Unik tentang Iran, Acungkan Jempol sama Artinya dengan Jari Tengah
-
7 Fakta Unik MotoGP 2026, Tahun Terakhir Gunakan Mesin 1000cc
-
Rekap Tes MotoGP Sepang 2026: Honda Bangkit, Aprilia Tanpa Jorge Martin
-
Banyak Drama! 7 Fakta Unik di MotoGP Tes Sepang 2026
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Daftar Harga Mesin Cuci LG Front Loading 8 Kg Terbaru, Mulai dari Rp4 Jutaan
-
Munif Taufik Dijuluki Justice Collaborator Kasus FH UI, Apa Ancaman Hukumannya?
-
Hari Kartini 21 April 2026 Apakah Libur? Cek Ketentuan Resmi Menurut SKB 3 Menteri
-
6 Mesin Cuci 2 Tabung Harga Rp1 Jutaan yang Hemat Listrik, Cocok untuk Rumah Tangga
-
7 Rekomendasi Kacamata Anti Sinar UV 400, Lindungi Mata dari Sengatan Godzilla El Nino
-
4 Ancaman Hukuman Berat Menanti 16 Mahasiswa UI Terduga Pelaku Pelecehan Seksual di Grup Chat
-
7 Parfum Wanita yang Tercium dari Jarak Jauh, Murah Cuma Rp30 Ribuan
-
Front Loading vs Top Loading, Ini Kelebihan dan Kekurangan Mesin Cuci 1 Tabung
-
Bukan Whistleblower, Munif Taufik Dicap Netizen Justice Collaborator di Kasus FH UI, Apa Bedanya?
-
5 Rekomendasi Primer yang Tahan Lama, Bikin Makeup Menempel Seharian