Suara.com - Kementerian Kesehatan memberikan vaksin Covid-19 terhadap ratusan pekerja wisata di Ubud, Bali. Sebanyak 680 pekerja divaksinasi dalam satu hari, Selasa (16/3), demi bangkitnya kembali pariwisata Bali dan menciptakan wilayah bebas Covid-19.
Selain pekerja pariwisata, turut juga disuntik vaksin para tokoh agama, budayawan, dan kelompok lain yang dilakukan di Puri Ubud juga Central Parkir Mongkey Forest Ubud.
Presiden Joko Widodo dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin turut menghadiri penyuntikan vaksin tersebut.
Di Puri Ubud, penerima vaksinasi diswab antigen terlebih dahulu di luar lokasi pemberian vaksinasi. Setelah diketahui hasilnya negatif, peserta diarahkan masuk ke lokasi vaksinasi menuju meja pendaftaran dan dilanjutkan ke meja skrining untuk cek kesehatan.
Skrining dilakukan mulai dari riwayat penyakit, penyakit yang sedang diderita, hingga riwayat berpergian ke luar kota dan kontak dengan kasus positif.
Setelah lolos skrining, peserta lanjut ke meja vaksinasi untuk disuntik. Begitu selesai, harus menunggu masa observasi selama 30 menit sebagai langkah preventif bila terjadi kejadian pasca imunisasi (KIPI).
Bali telah direncanakan untuk menjadi pilot project pembukaan pariwisata Indonesia. Tiga lokasi di Bali yang disiapkan yakni Ubud, Nusa Dua di Badung, dan Sanur di Denpasar.
Namun, pembukaan pariwisata Bali untuk wisatawan mancanegara belum akan dilakukan dalam waktu dekat. Lantaran tetap harus mempertimbangkan situasi pandemi Covid-19 di dunia.
Jokowi mengatakan, apabila laju penularan Covid-19 sudah melandai bahkan menurun dan hilang, maka mulai dari pemerintah provinsi, kabupaten, kota hingga pemerintah pusat akan mulai satu persatu membuka industri ekonomi khususnya di sektor pariwisata Provinsi Bali.
Baca Juga: MUI Usul Vaksinasi Covid-19 saat Ramadan Dilakukan usai Berbuka Puasa
"Tapi saat kita perlu berbicara apa adanya, masih memerlukan tahapan-tahapan menuju ke sebuah situasi yang normal. Kita harapkan semuanya masih pada posisi waspada," kata Jokowi melalui keterangab tertulis yang diterima suara.com.
Tak hanya di Ubud, vaksinasi massal juga dilakukan di Harris Hotel and Residences Sunset Road, Denpasar. Sebanyak 1.000 orang pekerja pariwisata yang divaksinasi.
Berita Terkait
-
Bali United Dirumorkan Tertarik Datangkan Eks Striker Leicester City
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Estetik: Alasan Mengapa Menepi ke Alam Kini Menuntut Tanggung Jawab Baru
-
Caketum HIPMI Reynaldo Sebut Pariwisata Sebagai Penggerak Ekonomi Nasional
-
Jadwal dan Lokasi Geopark Run Series 2026-2027: Dari Ijen hingga Belitong
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Niat Puasa Arafah 9 Dzulhijjah Hari Ini, Lengkap Doa dan Amalan Penghapus Dosa
-
Cara Cerdas Kelola Keuangan Jangka Panjang di Tengah Fenomena Gap Literasi Finansial
-
3 Zodiak Paling Cocok Jadi Pasangan Scorpio untuk Komitmen Jangka Panjang
-
Flag Football, Olahraga Baru dari Amerika yang Mulai Dilirik Anak Muda Indonesia, Apa Menariknya?
-
5 Zodiak yang Dianggap Red Flag untuk Diajak Berteman dan Jalin Hubungan
-
4 Masker Wajah Indomaret untuk Atasi Jerawat dan Cerahkan Kulit Wajah
-
Urutan Skincare Pagi Glad2Glow untuk Mencerahkan Wajah Kusam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
-
Hukum Membekukan Sel Telur dalam Islam, Boleh atau Tidak? Begini Penjelasannya
-
Profil Mirwan Suwarso, Pria Indonesia yang Sukses Sulap Como 1907 Jadi Raksasa Baru Italia
-
5 Tanaman yang Tidak Boleh Ditanam di Depan Rumah Menurut Fengshui