Suara.com - Pandemi telah membuat banyak orang mengalami gangguan tidur, salah satunya susah tidur alias insomnia. Padahal, kualitas tidur yang baik berperan penting pada kesehatan tubuh dan produktivitas sehari-hari. Lalu, bagaimana cara mendapatkan tidur yang berkualitas di tengah pandemi ini?
Praktisi Kesehatan Tidur, dr. Andreas Prasadja, RPSGT, mengatakan bahwa gangguan tidur yang dialami orang dewasa umumnya ditandai dengan rasa mengantuk di siang hari, kesulitan tidur di malam hari, sering terbangun di tengah malam, serta siklus tidur dan bangun tidak teratur.
"Gangguan tidur yang tidak ditangani dengan baik dapat meningkatkan risiko kelelahan mental, tidak fokus, dan munculnya penyakit lain seperti hipertensi dan penyakit jantung," jelas dia dalam acara peluncuran Antangin Good Night secara virtual di Jakarta, pada Rabu (18/3/2021).
Lebih lanjut, dr. Andreas merekomendasikan 10 langkah mudah untuk memperoleh tidur yang sehat dan berkualitas, yaitu, perbaiki waktu tidur dan bangun tidur. Jika terbiasa tidur siang, durasinya tidak boleh lebih dari 45 menit.
Hindari pula konsumsi alkohol berlebih sebelum jam tidur, serta jangan merokok. Hal penting lainnya adalah dengan menghindari konsumsi kafein 12 jam sebelum tidur (termasuk kopi, teh, soda dan cokelat). Jangan pula makan makanan berat, pedas, dan manis 4 jam sebelum tidur. Namun, camilan ringan sebelum tidur masih diperbolehkan.
"Olahraga teratur juga bisa membantu kita mendapatkan kualitas tidur yang baik. Selain itu, gunakan alas tidur yang nyaman. Atur pula temperatur yang nyaman untuk tidur dan jaga agar kamar memiliki sirkulasi udara yang baik," tambah dia, yang juga menyebut bahwa menjauhkan kebisingan yang mengganggu, mematikan cahaya, serta gunakan tempat tidur untuk tidur saja (jangan jadikan sebagai ruang kerja atau ruang rekreasi) sebagai tips yang patut dicoba untuk mendapatkan tidur yang berkualitas.
Untuk membantu mendapatkan kualitas tidur yang maksimal, Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI), Dr. (Cand.) dr. Inggrid Tania, M.Si menjelaskan jika kita juga bisa mengonsumsi herbal Passion Flower dan akar Valerian.
Keduanya, telah sejak lama dikenal efektif membantu memperbaiki kualitas tidur. Passion Flower, kata dr. Inggrid, bekerja dengan meningkatkan kadar asam gamma-amonibutyric (GABA) di otak yang berfungsi menurunkan over-aktivitas otak sehingga pikiran menjadi lebih rileks dan kualitas tidur membaik.
"Herbal Passion Flower dapat diseduh menjadi teh, dan dianjurkan untuk diminum sebelum tidur. Sementara itu, akar Valerian mengandung asam valerenat, asam isovalerat dan antioksidan yang membantu menenangkan pikiran dan membuat tidur lebih nyenyak," jelasnya
Baca Juga: Tak Perlu Terapi, Olahraga Rutin Bisa Bikin Tingkat Pemicu Migrain Rendah
Umumnya masyarakat mengonsumsi seduhan akar valerian atau ekstrak valerian yang sudah tersedia dalam bentuk kapsul, kaplet atau cairan. Salah satunya Antangin Good Night, yang sangat praktis untuk dikonsumsi dewasa dan lansia, yaitu sebanyak 2-4 kaplet sebelum tidur.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba
-
Replika Gajah Raksasa Semarakkan Karnaval HUT ke-81 RI di Kota Banjar
-
Buku Gramedia Diskon 25 Persen Pakai BRI, Ini Syaratnya
-
IHSG Bisa Kembali Terbang Besok, Saham-saham Ini Bisa Dilirik
-
Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh
-
Sultan Syarif Kasim II 'sang Donatur' Sumbang Rp1 Triliun untuk Kemerdekaan Indonesia
-
Harga Minyak Stabil, Pemerintah Janji Neraca Perdagangan Tak Tekor pada Juli
-
Program MBG di Sumsel Sudah Jangkau 2 Juta Penerima, Lalu Mengapa 10 Dapur Masih Disuspensi?
-
Di Balik Kemeriahan Lomba 17-an, Napas Ekonomi Akar Rumput yang Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
BBM Mulai Normal, 47 SPBU di Flores Kembali Beroperasi Setelah Gempa