Suara.com - Publik mungkin sudah akrab dengan cara mengetik alay yang memadukan angka serta huruf besar dan kecil. Cara ini cukup populer di kalangan pengguna internet era tahun 2000-an.
Sekarang fenomena hampir serupa kembali muncul dan memiliki sebutan khusus, yakni Cuping alias Cute Typing. Cara mengetik yang satu ini konon sedang digemari di kalangan remaja zaman sekarang.
Lalu, apa sih Cuping? Ini merupakan cara mengetik dengan mematuhi beberapa cara agar terkesan imut. Berbeda dengan tren zaman dulu, Cuping tidak menggunakan angka sebagai pengganti huruf.
Fenomena Cuping ini sempat menjadi bahasan hangat di akun Twitter @tanyainrl. Bahkan, akun ini menemukan fakta bahwa ada grup khusus belajar Cuping dengan anggota lebih dari 50 ribu orang.
Merangkum beragam sumber, Cuping memang memiliki "rumus dasar" yang biasa digunakan. Salah satu rumusnya adalah dengan mengganti huruf "R" menjadi "L, W" atau dibuat seolah cadel.
Kemudian, ada juga rumus yang mana sebuah kata ditulis dengan menyelipkan huruf "W". Selanjutnya, kata untuk Cuping bisa dibentuk dengan menggandakan huruf dalam setiap kata.
Contoh beberapa kata yang sudah diubah sesuai rumus Cuping di antaranya adalah mawu (mau), bweyicik (berisik), cendili atau cwendili (sendiri), sswayang (sayang), hingga pweyuk (peluk).
Tren cara mengetik baru ini menuai beragam reaksi dari warganet di media sosial. Tidak sedikit warganet yang justru mengaku pusing dengan gaya mengetik Cuping.
"Kalo yang chat gue kayak begini typingannya langsung gue block, fix," celetuk warganet.
Baca Juga: Begini Cara Mudah Ubah Foto ke PDF Pakai PC dan HP
"Geli gua baca bahasa gini. Kalo bocil umur 3 tahun sampe 5 tahun bilang gini mah gemes," sambung lainnya.
"Gue kemaren mau masuk channel itu karena gue disuruh cuping di RP tapi nggak jadi ah, geli," tutur yang lain.
"Bahasa apaan itu woy wkwkwkw, baru tau gue wkwkwkw," pungkas lainnya.
Sementara itu, kabarnya Cuping ini biasa dipakai oleh pasangan kekasih, teman akrab hingga di dunia RP di beragam aplikasi chatting. RP sendiri kepanjangan dari Role Playing, di mana seseorang bertindak sebagai idola mereka di media sosial.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
- 5 HP Android dengan Kualitas Setara iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max
Pilihan
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
Terkini
-
5 Tone Up Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah, Anti White Cast Menurut Review Pengguna
-
5 Rekomendasi Sayur yang Mudah Ditanam di Pot, Lahan Sempit Bukan Halangan
-
Jakarta Baru Punya 5,31 Persen Ruang Terbuka Hijau: Mengapa Warga Turun Tangan Kawal Taman Kota?
-
4 Parfum Evangeline Best Seller di Shopee, Wanginya Bikin Susah Pindah ke Parfum Lain
-
5 Rekomendasi Sunscreen SPF 30 untuk Dipakai Indoor, Ringan dan Harga Terjangkau
-
3 Lipstik Viva Cosmetics Paling Laris di Shopee Menurut Ulasan dan Harganya
-
4 Sepatu Lari Super Trainer Pesaing Adidas Adizero Evo SL, Terbaik Buat Jarak Jauh
-
Saat Pakaian Lama Punya Hidup Baru: Inspirasi Fashion Berkelanjutan dari Uniqlo
-
Membaca Jakarta dari Ruang Hijau: Catatan Sehari Bersama Ayo ke Taman
-
Banyak Ibu Mengalaminya, Ini Kisah Bangkit dari Kerontokan Rambut Pascapersalinan