Suara.com - Toga menjadi salah satu elemen yang wajib digunakan oleh mahasiswa atau mahasiswi saat menjalani proses wisuda. Namun, untuk bisa memakai toga tersebut bukan hal yang mudah.
Pasalnya perlu berjuang sekitar 4 tahun menjalani masa perkuliahan dan dinyatakan lulus dalam sidang skripsi, baru bisa menikmati rasanya mengenakan toga saat wisuda.
Saat wisudah tersebut, orang yang telah lulus akan akan mendapat pengesahan langsung oleh rektor dari universitas. Biasanya dilambangkan dengan memakai jubah dan topi toga. Dengan adanya pengesahan tersebut berarti seorang dinyatakan lulus dan resmi menyandang gelar sarjana.
Namun, ada satu momen dalam prosesi wisuda yang menarik dan belum banyak orang tahu. Dalam menjalani proses tersebut, Rektor akan memindahkan tali toga dari kiri ke kanan.
Tapi apakah Anda tahu makna dan pesan pemindahan tali tersebut?
Prosesi tersebut bukan tidak memiliki makna. Ternyata, pemeindahan tali toga tersebut memiliki makna yang cukup dalam loh. Sebuah akun Tiktok @baldtwins mengunggah sebuah video mengungkap alasan tali toga dipindahkan dari kiri ke kanan.
“Dik dik dik dik, ingat nggak pas kita wisuda kenapa tali toganya dipindahin dari kiri ke kanan dik?,” tanya sang perekam video tersebut.
Didik pun menjawab bahwa saat seseorang berada dibangku kuliah, Anda akan lebih banyak menggunakan otak kiri dari pada otak kanan. Dimana otak kiri tersebut berfungsi untuk menghafat. Dengan tali toga yang dipindahkan kekanan diharapkan para mahasiswi atau mahasiswa ini bisa lebih banyak menggunakan otak kanan.
Artinya otak kanan berhubungan langsung dengan daya imajinasi, kreativitas dan inovasi. Sehingga ketika terjun ke dunia kerja Anda bisa lebih mandiri dan lebih kreatif.
Baca Juga: Melalui Live Instagram, Mahasiswa UMM Beri Edukasi Mengenai TOGA
“Nah pas kita juliah itu kita lebih banyak menggunakan otak kiri kita buat hafalan, materi dan bahasa. Nah pas udah lulus diharapkan lebih bisa menggunakan otak kanannya buat inovasi, kreativitas, imajinasi di dunia kerja,” ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi