Suara.com - Rambut Pangeran Harry yang semakin tipis sudah menjadi bahasan selama bertahun-tahun. Namun topik ini semakin menarik perhatian setelah Pangeran Harry pindah bersama Meghan Markle ke Amerika Serikat.
Seorang spesialis transplantasi rambut MPAS, Jacques Abrahamian, menyebut Pangeran Harry terlihat semakin botak saat muncul bersama Meghan dalam wawancara dengan Oprah Winfrey pada Maret 2021.
"Sejak wawancara Oprah dengan Pangeran Harry dan Meghan Markle pada hari Minggu, 7 Maret, pemirsa tak bisa berhenti mengomentari penipisan garis rambut Pangeran Harry," kata Jacques Abrahamian dilansir The List, Rabu (16/6/2021).
Lantas, apa yang menyebabkan Pangeran Harry mengalami kebotakan lebih cepat sejak pindah bersama Meghan Markle? Menurut Jacques Abrahamian, masalah kebotakan Pangeran Harry muncul karena gen turunan.
"Apa yang dapat menyebabkan kerontokan rambut Pangeran Harry? Pada pria, genetika adalah faktor nomor satu. Jika Anda melihat ayah Pangeran Harry, Pangeran Charles, Anda akan melihat di mana dia mewarisi gen kerontokan rambutnya," jelas Jacques Abrahamian.
Pendapat serupa juga disampaikan oleh dokter estetis Asim Shahmalak dari Manchester, Inggris. Kepada Daily Mail, Asim Shahmalak menyebutkan rambut Pangeran Harry semakin tipis setelah tinggal di Amerika Serikat.
Menurut Asim Shahmalak, Pangeran Harry mengalami kebotakan 10 tahun lebih lambat dibanding Pangeran William. Namun jika tidak segera ditangani, masalah itu akan semakin parah dan Pangeran Harry bisa botak di umur 50 tahun.
"Dia memiliki bagian kebotakan yang tumbuh tepat di mahkotanya dan Anda juga bisa melihat bahwa rambutnya menipis ke arah depan. Tanpa perawatan, akselerasi yang telah kita lihat selama 15 bulan terakhir hanya akan meningkat pada tahun depan," jelas Asim Shahmalak.
Sementara itu, Pangeran William dan Pangeran Harry mewarisi gen kebotakan dari sang ayah, Pangeran Charles. Masalah ini diperparah oleh genetik keluarga Putri Diana yang juga diketahui mengalami kebotakan.
Baca Juga: Gegara Nama Anak Kedua, Meghan Markle Dituding Cari Muka ke Ratu Inggris
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Empat Siswa dari Wolo Raih Beasiswa ke Sekolah Unggulan, Potret Pentingnya Pemerataan Pendidikan
-
Mencukur atau Mencabut Bulu Ketiak, Mana yang Lebih Aman?
-
Seni Komunikasi di Dunia Kerja: Mengubah Obrolan Biasa Jadi Pelayanan yang Bikin Pelanggan Nyaman
-
Bukan Sekadar Tren, Ini Bukti Kuliner Nusantara Kini Jadi 'Raja' di Negeri Sendiri
-
4 Cara Atasi Aliran Air yang Kecil setelah Pasang Filter Air, Kembali Deras dan Jernih
-
Sunblock Marina Berapa Harganya? Ini Kandungan, Manfaat, dan Review Pengguna
-
Lampu untuk Kamar Tidur Berapa Watt? Begini Cara Menghitungnya agar Pas
-
Apakah Covering Cream Viva Mengandung SPF? Cek Fakta dan Cara Pakai yang Benar
-
5 Dispenser Galon Bawah Low Watt untuk Rumah Daya Listrik 450 Watt
-
Nelayan di Toli-Toli Sulit Jangkau Ikan Bernilai Tinggi, Bisakah Rumpon Portabel Jadi Solusi?