Suara.com - Penelitian adalah hal yang sangat dekat dengan dunia pendidikan. Salah satunya adalah penelitian geografi yang dilakukan oleh para peneliti.
Lantas, bagaimana teknik pengumpulan data pada penelitian geografi? Simak pembahasannya sebagai berikut mengutip Ruang Guru, Kamis (22/7/2021).
Pengumpulan data penelitian geografi
Pengumpulan data merupakan salah satu langkah yang paling penting pada penelitian geografi atau penelitian lain pada umumnya.
Karena pada dasarnya, penelitian bertujuan untuk memperoleh data, sehingga dibutuhkan teknik pengumpulan data yang paling tepat untuk memperoleh data yang valid.
Dalam penelitian geografi, teknik pengumpulan data yang dapat digunakan dapat berupa observasi, kuesioner, wawancara, atau dokumen. Teknik yang digunakan bergantung dengan metode penelitian yang digunakan.
Pada penelitian kuantitatif, umumnya menggunakan kuesioner dan dokumen. Sedangkan penelitian kualitatif umumnya menggunakan observasi atau wawancara.
Teknik pengumpulan data yang berbeda juga akan menghasilkan jenis data yang berbeda. Ada 2 jenis data, yaitu primer dan sekunder. Data primer dapat dikumpulkan langsung melalui wawancara, kuesioner, dan observasi yang dilakukan peneliti.
Sedangkan data sekunder didapat melalui jurnal, citra satelit, peta, studi kepustakaan, dan sumber lainnya. Mudahnya, data primer didapat langsung oleh peneliti itu sendiri, sedangkan data sekunder didapat oleh peneliti dari sumber lain.
Baca Juga: Perhatian! Ini Sisi Buruk Kebiasaan Multitasking
Macam teknik pengumpulan data penelitian geografi
Setidaknya ada 4 teknik pada pengumpulan data, yaitu observasi, kuesioner, wawancara, dan dokumen.
1. Observasi
Observasi adalah teknik pengumpulan data yang dilakukan oleh peneliti dengan cara mengamati objek atau fenomena pada penelitiannya.
Dalam sebuah penelitian, observasi dibedakan menjadi 3 jenis, yaitu observasi partisipatif, observasi terus terang atau tersamar, dan observasi tidak berstruktur.
Observasi partisipatif adalah observasi ketika peneliti ikut beraktivitas dengan kelompok yang sedang ditelitinya. Jadi pada observasi jenis ini, peneliti menempatkan dirinya sebagai bagian dari objek yang sedang diteliti.
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
5 Kebijakan WFH Paling Nyeleneh di Dunia Imbas Perang, Indonesia Tak Ada Apa-apanya
-
Rahasia Memilih Sepatu Lari yang Tepat, Terungkap dari Inovasi SOLAR 2.0 Ortuseight Running
-
7 Daftar Model Kebaya Terbaru, Cocok Dipakai di Hari Kartini 21 April
-
5 Parfum Wanita Lokal yang Disukai Pria, Wangi Tahan Lama dan Menggoda
-
7 Parfum Wanita Wangi Lembut dan Segar Tahan Lama, Tersedia di Indomaret dan Alfamart
-
Royalti Tak Pasti di Era Streaming: Masalah Klasik Musisi yang Disorot KreasiPro
-
5 Parfum Wanita yang Tercium dari Jarak Jauh, Harga Ramah di Kantong
-
5 Shio Paling Beruntung Selama Akhir Pekan 4-5 April 2026, Kamu Termasuk?
-
Moscow Fashion Week 2026: Perpaduan Tradisi, Desainer Muda, dan Tren Sustainable yang Mendunia
-
5 Pilihan Shade Bedak OMG Coverlast Two Way Cake, Tahan Minyak 8 Jam dan Hasil Flawless