Suara.com - Selama pandemi Covid-19 lomba 17 Agustus yang biasanya banyak diadakan secara offline kini ditiadakan. Tapi, bukan berarti ada ada lomba lain untuk merayakan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI).
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim, mengajak masyarakat Lomba ‘Rayakan Merdekamu' untuk menyambut menyambut hari ulang tahun (HUT) Republik Indonesia yang ke-76.
“Satu bulan lagi, Indonesia akan berusia 76 tahun. Begitu banyak tantangan yang telah dan sedang kita hadapi bersama, termasuk pandemi saat ini. Sekarang adalah momen terbaik bagi kita untuk memperkuat kebersamaan sebagai bangsa yang kuat karena bineka,” kata Mendikbudristek, dalam keterangannya.
Melalui kegiatan yang sepenuhnya dilakukan secara daring dan peserta dapat mengikuti dari lokasi masing-masing, lomba ‘Rayakan Merdekamu’ diharapkan dapat menumbuhkan semangat ditengah situasi pandemi. Terutama secercah kegembiraan bagi para peserta didik.
Kemendikbudristek juga menyelenggarakan lomba ‘Rayakan Merdekamu’ untuk mengisi ruang-ruang peringatan hari kemerdekaan yang kosong akibat pandemi Covid-19. Salah satunya dengan cara menyebarluaskan potret keberagaman bangsa dan menggugah semangat toleransi di ranah digital atau virtual.
Pengumpulan karya dimulai dari tanggal 18 Juli 2021 sampai 9 Agustus 2021.
“Saya mengajak adik-adik pelajar, teman-teman mahasiswa, Ibu/Bapak pendidik dan tenaga kependidikan, pelaku seni dan budaya, serta rekan-rekan media di seluruh Indonesia untuk berpartisipasi dalam lomba ‘Rayakan Merdekamu’,” sebut Mendikbudristek.
Mendikbudristek juga menyampaikan ajakannya untuk membangun Indonesia. “Mari membangun Indonesia tangguh dan tumbuh dengan merayakan kemerdekaan kita dalam belajar, berkarya, dan berbangsa. Saya tunggu partisipasi kalian dalam lomba ‘Rayakan Merdekamu’,” tutupnya dalam video sosialisasi.
Mulai 18 Juli 2021 sampai 9 Agustus, ‘Rayakan Merdekamu’ mengajak masyarakat untuk unjuk kebolehan dan semangat kebinekaan melalui berbagai kategori lomba.
Baca Juga: Pemerintah Targetkan Penggunaan Produk TIK Dalam Negeri Rp17 Triliun pada 2024
Kategori 1-6 diajak untuk mengenakan busana adat atau busana dengan nuansa tradisional sambil merekam video karya kreatif bertema kebinekaan.
Karya dapat berupa menyanyikan lagu, membacakan puisi, menampilkan tarian, bercerita, berpantun, dan bentuk ekspresi lainnya
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Ibu Tiri Usia 19 Tahun di Bekasi Siksa Anak Sambungnya Hingga Tewas
-
IESR Ungkap Tiga Kunci Percepatan Investasi Energi Surya di Indonesia, Apa Saja?
-
Liburan dengan Miles Jadi Tren, Pengeluaran Sehari-hari Kini Bisa Jadi Modal Bepergian
-
5 Rekomendasi Facial Wash Jepang untuk Kulit Putih dan Bersih
-
Modus Ternak Rekening Judol Libatkan Petani hingga IRT, Dugaan Keterlibatan Bank Perlu Diusut
-
Lima Tahun Diabaikan Pemerintah, Warga Mekarsari Lebak Banten Patungan Perbaiki Jembatan Rusak
-
KUR BRI Dukung Rosyidah Terus Kembangkan Usaha Olahan Hasil Laut di Indramayu
-
Gibran Minta PSEL Palembang Tak Sekadar Olah Sampah, Warga dan UMKM Harus Ikut Untung
-
BRI Hadirkan Harapan Baru Bagi Mantan Pekerja Migran Indonesia Melalui KUR dan Pemberdayaan UMKM
-
Wajah Pendidikan Karakter: Ketika Pemimpin Gagal Menjadi Contoh