Suara.com - Salah satu metode tanam yang cukup digemari di Indonesia adalah hidroponik. Metode tanam yang menggunakan air sebagai medium utama ini menjadi salah satu topik yang cukup menarik untuk diangkat.
Ingin mengetahui lebih lanjut mengenai metode tanam hidroponik dan tanaman apa saja yang bisa ditanam? Simak ulasan di bawah!
Berikut adalah ulasan tentang pengertian hidroponik dan 7 jenis tanaman hidroponik yang dapat dipanen secara singkat.
Menyadur dari buku berjudul "Menanam Hidroponik" (2007) yang ditulis Siti Istiqomah, Hidroponik berasal dari bahasa latin hydro yang artinya air phonos artinya kerja. Secara utuh diartikan sebagai air yang bekerja.
Pengaplikasiannya dalam bidang cocok tanam adalah dengan menjadikan air sebagai medium utama yang digunakan untuk menanam. Metode ini mengganti cara konvensional di mana tanah digunakan sebagai medium utamanya.
Secara singkat, bahan yang digunakan sebagai media tanam dengan metode hidroponik adalah kerikil, pasir kasar dan sabut kelapa.
Hidroponik sendiri pertama kali diterapkan pada pertengahan 16 Masehi. Setelah itu, hidroponik mulai dimanfaatkan secara luas sampai saat ini digunakan di Indonesia.
Tanaman Hidroponik yang Cepat Panen
Baca Juga: 4 Bisnis Pertanian yang Lagi Naik Daun, Patut Dicoba!
1. Timun
Salah satu tanaman yang dapat ditanam menggunakan metode hidroponik adalah timun. Masa panen timun tergolong cukup cepat, yakni kurang lebih 30 hari.
2. Cabai
Jenis tanaman hidroponik kedua adalah cabai. Tanaman yang memiliki banyak sekali manfaatnya bagi bumbu dapur ini punya waktu panen yang terbilang sangat singkat.
Panen pertama tanaman cabai hanya dalam jangka waktu sembilan minggu, kemudian setelahnya dapat dipanen per lima hari.
3. Sawi
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
Dari Ngopi hingga Belanja, Ini Alasan Transaksi Digital Kian Jadi Andalan Sehari-hari
-
Tak Banyak yang Tahu, Pilihan Menu di Hotel Ternyata Bisa Berdampak pada Kelestarian Laut
-
Moisturizer Citra Pearly Glow UV Bisa Bikin Cerah? Cek Klaim dan Ulasan Pengguna
-
3 Review Facial Wash Non SLS Wardah, Tidak Bikin Wajah Ketarik setelah Cuci Muka
-
5 Cara Sederhana Redakan Stres Kerja agar Tidak Burnout, Mudah Dilakukan!
-
Belum Punya Riwayat Kredit? Kini Peluang Dapat Pembiayaan Bisa Lebih Besar Berkat Data Digital
-
Limbah Jahe Selama Ini Banyak Terbuang, Bagaimana Peneliti BRINDiubah Menjadi Sumber Energi Bersih?
-
6 Tips Feng Shui untuk Menjual Rumah, Cepat Laku dengan Harga Tinggi
-
Awas Tertipu, Begini Cara Membedakan Sunscreen Facetology Asli dan Palsu
-
Bukan Cuma Estetik, Begini Cara Memilih Lantai Rumah yang Awet, Aman, dan Minim Perawatan