Suara.com - Memelihara kesehatan cupang menjadi faktor kunci yang perlu diperhatikan oleh setiap pemilik ikan hias yang satu ini, pasalnya ikan ini terkenal dengan sifatnya yang mudah stres. Alih-alih ingin memeliharanya sampai usia yang matang menjadi gagal karena ikan terlebih dahulu stres dan mati. Nah, sebaiknya Anda mengetahui ciri ikan cupang sedang sedih dan mencari tahu penyebabnya.
Berikut adalah ulasan tentang 5 ciri ikan cupang sedang sedih yang wajib anda ketahui, mari simak!
5 Ciri Ikan sedang Bersedih
Setelah anda mengetahui beberapa faktor yang dapat memicu ikan cupang stress, berikut adalah beberapa ciri yang muncul ketika ikan sedang bersedih.
1. Stres
Seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwa stres merupakan salah satu faktor indikator bahwa cupang sedang tidak sehat. Apabila dibiarkan maka hasilnya adalah kematian ikan.
Salah satu contoh yang terlihat apabila ikan sedang stres adalah dengan membenturkan tubuhnya ke kaca berkali-kali, selain itu membiarkan cupang tidak kawin dalam waktu yang cukup lama juga dipercaya sebagai salah satu pemicu kematian ikan.
2. Perubahan perilaku ikan
Ciri yang kedua adalah munculnya perbedaan perilaku pada ikan hias tersebut, perubahan tersebut dapat berupa seringnya cupang mengambil oksigen ke bagian permukaan akuarium. Hal ini dapat dipicu karena kurangnya pasokan oksigen yang ada pada akuarium, lumrahnya ikan cupang akan lebih banyak menghabiskan waktu di dalam air tetapi jika ia sering muncul ke permukaan bisa disinyalir sebagai indikator buruk.
Baca Juga: Mengapa Makanan Tidak Sehat dapat Menghambat Pertumbuhan Anak?
Bahkan pada beberapa kasus didapati ikan yang justru semakin agresif, hal ini disinyalir dapat terjadi karena ikan cupang merasakan adanya ancaman di sekitarnya.
3. Menurunnya nafsu makan
Ciri selanjutnya adalah menurunnya nafsu makan, ciri ini merupakan ciri yang paling umum muncul ketika cupang akan mati. Oleh karena itu ketika anda mendapati ciri ini artinya anda diharuskan untuk menaruh perhatian lebih pada peliharaan yang anda miliki.
4. Perubahan warna pada bagian tubuh
Perubahan warna yang paling terlihat oleh mata adalah munculnya warna merah pada bagian perut cupang, hal ini dapat terjadi karena ikan cupang keracunan atau kekurangan kadar oksigen pada air.
5. Turunnya tingkat respon ikan
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Tips Atasi Ketombe ala Sarwendah dan Giorgio Antonio: Rambut Sehat dan Bebas Gatal
-
Bosan ke Ragunan? 5 Destinasi Wisata Murah di Jakarta yang Bikin Liburan Hemat dan Berkesan!
-
Kapan Pendaftaran UTBK 2026? Cek Jadwal Lengkap hingga Rincian Biaya yang Diperlukan
-
Khutbah Jumat Bulan Syawal Menyentuh Hati: 7 'Penyakit' Pasca-Ramadan yang Wajib Diwaspadai
-
6 Shio Paling Hoki dan Panen Rezeki pada 26 Maret 2026, Kamu Termasuk?
-
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan, Mimpi Menuju Jalanan Indonesia yang Bersih
-
Niat Puasa Syawal Sekaligus Senin Kamis dan Qadha Ramadhan, Bolehkah Digabung?
-
One Way Arus Balik Lebaran Jalur Pantura sampai Tanggal Berapa?
-
Promo Alfamidi Pekan Ini 23-29 Maret 2026: Diskon Susu, Snack, hingga Kebutuhan Rumah Tangga
-
Cara Cerdas Menyetok Ulang Kebutuhan Rumah Pasca Lebaran