Suara.com - Kentang disebut memiliki karbohidrat kompleks serta kandungan gula yang lebih rendah daripada nasi.
Tak heran, kentang rebus sering dijadikan menu pengganti nasi bagi mereka yang sedang berjuang menurunkan berat badan.
Namun hati-hati, jangan asal merebus kentang ya. Sebab menurut pakar, merebus kentang jika tidak dilakukan dengan benar, justru akan menghilangkan kandungan gizinya.
Lalu, bagaimana cara membuat kentang rebus yang tepat? Simak caranya seperti dirangkum dari Hello Sehat berikut ini:
Menggunakan microwave
Membuat kentang rebus juga bisa dilakukan dengan microwave. Ini cocok dilakukan bagi Anda yang ingin membuat kentang rebus dalam jumlah sedikit.
- Cuci kentang yang akan Anda masak hingga bersih. Gunakan sikat khusus makanan untuk membersihkan kotoran pada kulit kentang.
- Potong kentang menjadi empat bagian atau sesuai selera Anda.
- Letakkan potongan kentang dalam mangkuk khusus microwave.
- Tambahkan sedikit air dan garam. Tutup dengan pembungkus plastik yang dilubangi.
- Panggang kentang dengan suhu tinggi selama lima menit.
- Aduk kentang, lalu tutup kembali dengan pembungkus plastik.
- Panggang kembali selama lima menit atau hingga empuk.
- Setelah kentang matang, keluarkan dari microwave dan tiriskan.
Menggunakan slow cooker
Cara membuat kentang rebus lainnya adalah menggunakan slow cooker. Metode ini bisa dilakukan jika kompor Anda penuh karena sedang memasak dan tidak memiliki microwave.
- Bersihkan kentang dengan cara yang sama seperti sebelumnya.
- Potong kentang menjadi empat bagian atau sesuai selera Anda.
- Letakkan potongan kentang dalam slow cooker. Tambahkan secangkir air atau kaldu.
- Tutup slow cooker dan masak kentang selama 6 – 8 jam atau hingga empuk.
- Air atau kaldu akan terserap ke dalam kentang. Jadi, Anda tidak perlu meniriskan kentang.
Simak cara membuat kentang rebus dengan panci dan kompor di halaman selanjutnya ya!
Baca Juga: Koki Ubah Menu McDonalds Jadi Makanan Mewah, Warganet Ngaku Langsung Sakit Badan
Berita Terkait
-
Resep Sambal Goreng Kentang Hati Ampela ala Chef Devina Hermawan, Pendamping Opor Lebaran
-
Viral Pedagang Kentang Kena Stroke Saat Live TikTok
-
Menggali Manfaat Kentang, Kenali Potensi Nutrisi di Balik Sumber Karbohidrat Ini
-
Rekomendasi Game Balap Ringan Android, Cocok untuk HP Kentang
-
Kentang: Si Bulat Sederhana yang Diam-Diam Penyelamat Dunia
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Berapa Harta Kekayaan Hery Susanto yang Diciduk Kejagung Usai 6 Hari Dilantik Presiden Prabowo?
-
Seni Wastra di Atas Meja: Resto Takeover yang Hadirkan Menu Favorit Kartini
-
Bukan di Pusat Kota, Lifestyle Hub 'Kalcer' dan Family-Friendly di Kota Mandiri Makin Laris!
-
Peluang 16 Mahasiswa FH UI Kuliah Lagi Setelah Status Nonaktif Selesai
-
7 Sabun Cuci Muka Pria yang Ampuh Mencerahkan, Atasi Beruntusan dan Kulit Belang
-
Harga Plastik Makin Tinggi, Coba 7 Alternatif Wadah Makanan Pengganti yang Aman
-
7 Rekomendasi Kipas Angin Portable yang Awet, Praktis Dibawa ke Mana Saja
-
Beda Status DO dan Nonaktif Sementara, Sanksi yang Diterima 16 Mahasiswa FH UI
-
6 Bedak Padat Anti Air dengan Oil Control, Tahan Lama di Wajah Bebas Kilap Seharian
-
4 Rekomendasi Sabun untuk Mesin Cuci Front Loading, Minim Busa dan Aman Digunakan