Suara.com - Tidak semuanya yang kita rencanakan bisa langsung berhasil dalam waktu instan. Akan ada lika-liku perjalanan, tak sedikit juga yang sering menemukan kegagalan.
Maka dari itu, bangkit menjadi salah satu cara untuk kembali menjalani rencana dan kehidupan yang baru. Lalu, bagaimana dengan seseorang yang sulit menerima kegagalan?
Mengutip dari Healthshots, Kepala Departemen, Kesehatan Mental dan Ilmu Perilaku Kamna Chhibber, memberikan tiga tips untuk bangkit dari kegagalan. Apa saja? Berikut paparannya!
1. Jangan generalisasi kegagalan
Ketika kamu tidak mendapat hasil yang diharapkan, kadang kamu mudah untuk menggeneralisasi keadaan bahwa kamu akan gagal selamanya. Padahal, satu kegagalan bukan berarti selanjutnya akan gagal terus. Kamu perlu belajar dari kegagalan, agar kamu mampu bangkit dari keadaan.
"Alih-alih melihatnya sebagai situasi yang tidak menguntungkan kita, orang-orang selalu berpikir bahwa saya selalu gagal. Padahal, ini menjadi pengalaman untuk mereka," ungkap Chhibber.
Ia mengatakan, tak perlu untuk berpikir negatif. Sebab ini akan memengaruhi dampak kesehatan mental. Selain itu, menggeneralisasi satu situasi dengan perasaan negatif harusnya menjadi sesuatu yang perlu dihindari.
2. Belajar dari kesalahan
Saat mengalami kegagalan, kamu selalu terbebani dengan keadaan mental yang terpuruk. Bahkan kamu menyalahkan situasi dan keadaan, di mana kamu sulit untuk mengatasi emosi negatif yang kamu alami.
Baca Juga: Pandemi Covid-19 Memengaruhi Kesehatan Mental, Zendaya Sampai Pergi ke Terapis!
Maka dari itu, penting untuk belajar dari kesalahan yang pernah dibuat. Serta menganalisis masalah agar ke depan tidak terulangi lagi.
"Kamu harus mengenali mengapa suatu situasi tidak berpihak pada kita. Jadi, cobalah untuk menentukan peranmu dalam konteks ini, dan cari cara untuk melakukan hal-hal berbeda untuk hasil yang positif," ungkap Kamna Chhibber lebih lanjut.
"Mulailah dengan mengidentifikasi kesalahan dan kemudian cari tahu alasan di baliknya. Dan cobalah untuk mengembangkan pendekatan pada pemecahan masalah dibanding hanya berpikiran negatif," ucap Chhibber.
3. Teruslah fokus pada rencana masa depan
Kadang kegagalan bisa menghilangkan fokus pada rencana masa depan kamu. Sering kali, kamu menganggap bahwa kegagalan seperti akhir hidup dan dunia. Padahal kamu bisa cari cara untuk bangkit dari setiap kegagalan.
Selain itu, kamu tidak bisa terus-menerus berada di situasi negatif, di mana kegagalan membuat kamu sulit bangkit. Cobalah untuk cari peluang lain, dan persiapkan rintangan selanjutnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
-
5 Rekomendasi Smart TV 55 Inch Murah untuk Netflix and Chill
-
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
-
5 Merek Sepeda Lipat Lokal Sepremium Brompton, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Mudik Gratis Pemprov Jateng 2026 Segera Dibuka: Cek Jadwal, Link dan Cara Daftarnya
-
Kronologi Nama Jokowi Masuk Epstein Files, Apa Artinya?
-
Kode Ice Cream dan Grape Ribuan Kali Disebut di Epstein Files, Benarkah Terkait Kekerasan Seksual?
-
10 Promo Skincare dan Makeup Viva Cosmetics Terbaru Februari 2026
-
Kekayaan Hary Tanoesoedibjo yang Namanya Masuk Epstein Files
-
Belajar Menang dari Proses: Perjalanan Panjang Siswa Indonesia di Dunia Robotika Global