Suara.com - Ada berbagai jenis kain tradisional yang bisa ditemukan di Indonesia. Tak hanya dipakai di momen-momen khusus, kain tradisional kini juga bisa dikenakan sebagai busana sehari-hari.
Salah satu brand yang terkenal dengan busana kain tradisional tapi bernuansa modern adalah Lemari Lila. Di Lemari Lila, aneka pakaian dari kain batik dan lurik dapat ditemukan.
Lemari Lila sendiri sudah berdiri sejak tahun 2010 silam. Pemiliknya, Lila Imeldasari, memang menyukai aneka macam busana etnik dan vintage.
Koleksi busana dari Lemari Lila juga sudah banyak dipakai oleh artis dan public figure. Bahkan, pakaian dari Lemari Lila sempat muncul dalam film Losmen Bu Broto.
Meski dibuat dengan memadukan kain batik dan lurik, pakaian dari Lemari Lila tetap bernuansa modern. Tidak hanya itu, pemilik Lemari Lila juga membagikan tips agar pede memakai kain tradisional.
Menurut Lila Imeldasari, salah satu tips utama memakai kain tradisional adalah rasa percaya diri.
"Apa yang kita pakai akan terlihat bagus jika kita membawakannya luwes, jadi sesuai dengan diri kita," ungkap Lila Imeldasari saat membagikan pengalamannya dalam mendirikan UMKM Lemari Lila.
Selain itu, seseorang juga harus bisa menemukan gaya busana yang cocok untuk dirinya. Bisa jadi, model busana kain tradisional yang ada di toko-toko selama ini kurang cocok untuk kita.
Untuk mengatasinya, Lila Imeldasari menyarankan agar kita menjahitkan baju sendiri. Dengan begitu, pakaian yang dihasilkan akan lebih cocok.
Baca Juga: Ini Tiga Hal yang Mesti Dipertimbangkan Saat Beli Mukena
"Belilah bahan mentah, lalu jahit sendiri ke penjahit yang sesuai," tambah Lila Imeldasari.
Tips lainnya, Anda bisa memilih kain tradisional yang lebih berwarna-warni sehingga tidak membosankan.
Sebagai contoh, warna kain batik tidak harus selalu cokelat. Sementara, motif kain batik yang lebih modern kini juga bisa ditemukan.
Selama ini, Lemari Lila sendiri lebih berfokus dalam menggabungkan desain busana modern dengan kain batik dan lurik. Namun, sebelumnya Lemari Lila pernah mencoba menggunakan kain tradisional lain seperti ulos dan tenun.
Pemilik Lemari Lila ini juga menambahkan bahwa ia berharap agar busana dari kain tradisional seperti batik bisa makin mendunia.
Untuk itu, Anda tak perlu ragu jika ingin membuat atau membeli pakaian dengan nuansa modern tapi dengan kain tradisional.
Contohnya, Anda bisa membuat pakaian dengan desain kekinian yang terinspirasi Korean Wave, tapi dengan bahan kain batik.
"Tinggalkan stereotype bahwa batik dan lurik itu terlihat antik atau jadul," tambah Lila Imeldasari menyarankan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Terpopuler: Apa Saja Weton Tulang Wangi, Rekomendasi Sunscreen SPF 30 untuk Indoor
-
Naik Kereta Bukan Sekadar Perjalanan, Kini Stasiun Jadi Lifestyle Space Baru
-
Apa Itu Tapa Bisu? Tradisi yang Dilakukan Setiap Malam 1 Suro
-
Perlukah Pakai Bedak Tabur usai Pakai Cushion? Ini Saran MUA agar Makeup Tahan Lama
-
5 Lip Serum untuk Atasi Bibir Kering dan Pecah-pecah, Bisa Melembapkan dan Mencerahkan
-
Rekam Jejak Said Iqbal, Sang Tokoh Buruh yang Dilantik Jadi Penasihat Khusus Presiden
-
Handbody Apa yang Mengandung Kolagen? Ini 5 Pilihan Murah yang Dapat Review Bagus
-
5 Skincare Andalan Asha Assuncao "Terikat Janji" untuk Kulit Sensitif dan Berjerawat
-
Kurangi Emisi Tak Selalu Butuh Teknologi Baru: Pelajaran dari Arsitektur Vernakular di Indonesia
-
3 Maskara Andalan Davina "Terikat Janji" agar Bulu Mata Lentik dan Panjang di Depan Kamera