Suara.com - Ketika pandemi Covid-19 menghantam dunia pada awal 2020, banyak orang menduga bahwa investasi pada properti akan terjun bebas mengingat orang akan lebih selektif membelanjakan uangnya di masa-masa sulit seperti ini. Namun, data yang dirilis oleh Badan
Koordinasi Penanaman Modal (BPKM) menunjukkan hal sebaliknya.
Sepanjang 2020, angka investasi di sektor perumahan, kompleks industri, serta gedung perkantoran meningkat sebesar 7,45 persen ke angka Rp76,4 triliun, dibandingkan pada 2019 yang membukukan angka Rp71,1 triliun.
Tahun ini, ketika dunia perlahan bangkit dari keterpurukan dan masyarakat kembali beraktivitas berkat hadirnya program vaksinasi masif dari pemerintah, banyak pakar memprediksi bahwa investasi di properti akan berangsur balik menuju gairah awal.
Hal ini disebabkan oleh kembalinya aktivitas publik dalam takaran kondisi normal baru yang secara bersamaan mengatrol
perekonomian.
Namun, apakah saat ini merupakan waktu yang tepat untuk berinvestasi di properti?
CEO Indonesia Property Watch, Ali Tranghanda, dalam acara Property Talks yang digelar oleh VERDE TWO beberapa waktu lalu, mengatakan bahwa saat paling buruk dalam membeli properti adalah ketika kita menunda-nundanya.
“Pilih momentum yang tepat dan investasikan uang Anda saat itu juga. Sebab, jika Anda menunggu saat yang Anda anggap sebagai ‘momen yang tepat,’ bisa jadi nilai properti yang Anda beli akan jatuh usai Anda membeli properti tersebut,” kata Ali.
Ia juga menambahkan, tahun ini, meski dihantam pandemi, angka investasi di Indonesia masih tumbuh terutama di sektor properti mewah.
“Jika dilihat datanya, pada kuartal pertama dan kedua 2021, angkanya terus meningkat. Pada kuartal pertama, jumlah pembeli properti mewah meningkat sebesar 238,5 persen sementara di kuartal kedua, angkanya turun namun masih cukup menjanjikan di angka 125 persen” tutur Ali, mengutip siaran pers yang diterima Suara.com.
Baca Juga: MFPI 2021 Memungkinkan Konsumen Beli Properti Tanpa Keluar Rumah
Menjawab permintaan segmen pasar yang terus tumbuh, FARPOINT telah mempersiapkan Solitaire Collection, sebuah lini unit apartemen mewah VERDE TWO yang sudah memiliki penyewa. Unit-unit yang terbatas ini tersedia di kedua menara VERDE TWO, yakni Terraverde dan Monteverde.
Solitaire Collection menawarkan kesempatan bagi para pembeli untuk memiliki unit apartemen high-end di kawasan Kuningan, salah satu distrik bisnis tersibuk di Jakarta.
Masing-masing unit Solitaire Collection hadir fully-furnished dengan furnitur modern. Unit yang tersedia di Monteverde Tower dilengkapi dengan Double Air Filtration AC System yang secara efektif dapat menyaring 99 persen partikel mikro dan polutan berskala lebih kecil dari PM 2,5 mikrometer.
Sistem filtrasi ini memiliki fungsi menyalurkan serta memproduksi udara yang bersih dan segar ke dalam ruangan—bersihnya setara dengan udara pegunungan.
Sistem ini juga efektif untuk mencegah kondensasi dan pertumbuhan jamur, sehingga ruangan akan selalu bersih dan nyaman.
Sementara dari sisi investasi, dikatakan bahwa seluruh unit Solitaire Collection kini telah terisi oleh penyewa dengan yield mencapai 5,7 persen per tahun.
Hal ini merupakan kesempatan yang sangat bagus untuk berinvestasi di VERDE TWO, karena unit dijual kepada para pembeli dalam keadaan terisi penyewa. Ini artinya, dengan investasi mulai dari Rp 8 miliar, pemilik unit berpotensi mendapatkan pendapatan dari sewa hingga Rp 2 miliar.
Sebagai apartemen premium bersertifikat SafeGuard di tengah distrik bisnis, VERDE TWO telah memikat hati penyewa kelas atas mulai dari diplomat, pekerja profesional, ekspatriat, hingga kalangan petinggi. Hal ini juga merupakan salah satu hasil dari komitmen VERDE TWO untuk menghadirkan lingkungan yang nyaman, aman, dan sehat di dalam kompleks apartemennya.
Manajemen VERDE TWO juga menerapkan protokol keamanan dan langkah antisipatif yang ketat melalui pemeriksaan rutin, pembersihan area secara berkala, serta perawatan menggunakan peralatan terkini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
- 6 Rekomendasi Sabun Mandi di Alfamart yang Wangi Semerbak dan Antibakteri
- Tembus Pelosok Bumi Tegar Beriman: Pemkab Bogor Tuntaskan Ratusan Kilometer Jalan dari Barat-Timur
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Ahmad Sahroni Resmi Kembali Jabat Pimpinan Komisi III DPR, Gantikan Rusdi Masse
Pilihan
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
Terkini
-
Jadwal Resmi Penukaran Uang Baru Lebaran 2026 Lewat Aplikasi PINTAR BI, Jangan Sampai Terlambat!
-
6 Sabun Mandi Batangan Murah Wangi Tahan Lama, Mudah Ditemukan di Alfamart atau Indomaret
-
5 Link Pendaftaran Mudik Gratis Lebaran 2026 yang Masih Dibuka, Tersedia Ribuan Kursi
-
Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
-
Buka Puasa Baca Doa Dulu atau Minum Duluan? Ini yang Paling Dianjurkan
-
Apakah Kurma Perlu Dicuci Dulu sebelum Dimakan? Ini Anjuran BPOM Arab Saudi
-
Promo Minyak, Gula hingga Kecap di Indomaret Spesial Ramadan, Sembako Harga Turun!
-
15 Menu Buka Puasa Berkuah yang Nikmat dan Menghangatkan, Cocok untuk Ramadan
-
5 Tips Kulit Sehat Selama Ramadan Menurut Ahli Dermatologi
-
6 Lipstik Glossy Tahan Lama untuk Bukber, Tetap On tanpa Perlu Touch Up