Suara.com - Diabetes adalah kondisi kesehatan kronis yang mempengaruhi bagaimana tubuh Anda mengubah makanan menjadi energi. Dilansir dari laman CVC, Rabu (13/10/2021), kenali berbagai gejala diabetes jarang disadari.
Bagaimana Proses Diabetes?
Sebagian besar makanan yang dikonsumsi dipecah menjadi gula (glukosa) dan dilepaskan ke aliran darah. Ketika gula darah naik, itu menandakan pankreas untuk melepaskan insulin. Insulin bertindak seperti kunci untuk membiarkan gula darah masuk ke sel-sel tubuh untuk digunakan sebagai energi.
Dalam tubuh pasien diabetes, tubuh tidak membuat cukup insulin atau tidak dapat menggunakan insulin yang dibuatnya sebagaimana mestinya. Ketika tidak ada cukup insulin atau sel-sel berhenti merespons insulin, maka gula darah berlebihan berada di aliran darah Anda.
Seiring waktu, hal ini dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius, seperti penyakit jantung, kehilangan penglihatan, dan penyakit ginjal.
Belum ada obat untuk diabetes, tetapi menurunkan berat badan, makan makanan sehat, dan aktif dapat sangat membantu. Minum obat sesuai kebutuhan, mendapatkan pendidikan dan dukungan manajemen diri diabetes, dan menepati janji perawatan kesehatan juga dapat mengurangi dampak diabetes.
Gejala Diabetes
Jika Anda mengalami salah satu atau beberapa dari gejala diabetes berikut, temui dokter masing-masing untuk melakukan tes gula darah:
- Buang air kecil (kencing) banyak, sering di malam hari
- Sangat haus
- Berat badan turun tanpa berusaha
- Sangat lapar
- Penglihatan kabur
- Tangan atau kaki mati rasa atau kesemutan
- Merasa sangat lelah
- Memiliki kulit yang sangat kering
- Memiliki luka yang lambat sembuhnya
- Memiliki lebih banyak infeksi dari biasanya
Gejala Diabetes Tipe 1
Baca Juga: Studi Amerika: Paparan Ftalat Terkait dengan 100.000 Kematian Tiap Tahunnya
Pasien diabetes tipe 1 mungkin juga mengalami gejala seperti mual, muntah, atau sakit perut. Gejala diabetes tipe 1 dapat berkembang hanya dalam beberapa minggu atau bulan dan bisa menjadi parah. Diabetes tipe 1 biasanya dimulai ketika masih anak-anak, remaja, atau dewasa muda tetapi dapat terjadi pada usia berapa pun.
Gejala Diabetes Tipe 2
Gejala diabetes tipe 2 sering membutuhkan waktu beberapa tahun untuk berkembang. Beberapa orang tidak melihat atau merasakan gejala sama sekali. Diabetes tipe 2 biasanya dimulai saat dewasa, meskipun semakin banyak anak dan remaja yang mengembangkannya. Karena gejalanya sulit dikenali, penting untuk mengetahui faktor risiko diabetes tipe 2. Pastikan untuk mengunjungi dokter Anda jika Anda memilikinya.
Gejala Gestational Diabetes
Diabetes gestational (diabetes selama kehamilan) biasanya tidak memiliki gejala apapun. Jika Anda hamil, dokter/obgyn harus menguji Anda untuk diabetes gestasional pada usia kehamilan antara 24 dan 28 minggu kehamilan. Jika diperlukan, Anda dapat membuat perubahan untuk melindungi kesehatan diri dan kesehatan bayi Anda.
Nah demikian ulasan mengenai bagaimana proses diabetes berlangsung dan gejala diabetes berdasarkan tipenya yang mungkin jarang disadari.
Kontributor : Yulia Kartika Dewi
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Update Harga dan Buyback Emas Antam, UBS, Galeri 24 di Pegadaian
-
Ratusan Anak Penderita Kanker di Iran Terlantar Akibat Ledakan Rudal AS
-
BEI Ubah Aturan Main, 28% Kapitalisasi Pasar IHSG Kini dalam Pantauan Ketat
-
Santri Korban Pembakaran Akan Jalani Operasi Cangkok Kulit
-
OJK Limpahkan Tersangka Kasus Asuransi Jiwa Prolife ke Kejaksaan, Kerugian Capai Rp566,24 Miliar
-
Kasus Dena Karari, Warga AS Ditahan Sejak 2024 Kini Dibebaskan Iran
-
Inggris Tumbang, Argentina Bangkit Dramatis dan Tantang Spanyol di Final
-
Pasien Rumah Sakit Kanker Anak Dievakuasi karena Serangan Udara AS ke Pantai Selatan Iran
-
Pemerintah Mau Salurkan Bansos Lewat Kopdes Merah Putih, Gantikan Bank dan Pos?
-
Cetak Kader Penjaga Hutan, Batang Siapkan Garda Depan Konservasi Alam