Lifestyle / Relationship
Kamis, 11 November 2021 | 12:30 WIB
Ilustrasi Kencan Online (Pexels/cottonbro)

Suara.com - Isu terkait kesehatan mental menjadi topik hangat akhir-akhir ini, khususnya di kalangan Gen Z.  Pandemi yang berlangsung selama dua tahun terakhir pun membawa dampak emosional.

Situasi itu menjadikan mereka lebih terbuka dan jujur. Ini terlihat dari peningkatan penggunaan kata ‘cintai diri sendiri’ atau ‘self-love’ sebanyak 550 persen di bio aplikasi kencan online, Tinder di Indonesia.

“Your mental wellbeing also matters when it comes to dating! Hubungan kamu dengan diri sendiri juga penting dalam membangun sebuah koneksi dengan orang lain. Memahami diri sendiri dengan lebih baik dapat membantu kamu untuk menjadi seseorang yang percaya diri dan empowered, dan nantinya juga dapat mendukung dibangunnya hubungan yang sehat dengan orang lain,” kata Inez Kristanti, seorang pakar hubungan dalam keterangannya, Kamis, (11/11/2021). 

Tapi terkadang tidak banyak yang tahu bagaimana caranya. Nah, berikut beberapa cara sederhana untuk mulai memperkuat koneksi dengan dirimu sendiri sebelum membangun koneksi dengan match. 

Ilustrasi Kencan Online (Pexels/Andrea Piacquadio)

Susun rutinitas ‘me time’ kamu

Setelah menjalani aktivitas yang padat - kuliah, rapat, tenggat waktu (Inggris: deadline), kehidupan sosial, dan masih banyak lagi - penting bagi kamu untuk meluangkan waktu khusus dengan diri sendiri. Meluangkan waktu pribadi (Inggris: me time) sangatlah penting untuk mengerti lebih jauh tentang keinginan dan tujuanmu.

Ini bisa jadi cara yang baik untuk untuk terhubung kembali dengan diri dan pikiranmu sebelum memperkuat koneksi dengan match. Coba lakukan latihan pernapasan yang terbukti jitu untuk melatih fokus dan buat pikiran kamu jadi lebih tenang. Sekarang waktunya untuk tandai kalender kamu.

Mulai biasakan journaling

Mencatat (Inggris: Journaling) bisa jadi cara terbaik untuk membangun koneksi dengan dirimu sendiri maupun memperkuat hubungan yang kamu miliki dengan dirimu. Saat mulai mencatat, ingatlah sebuah peristiwa ataupun kejadian yang sedang mengganggu pikiranmu akhir-akhir ini. Lalu, selidiki kenapa itu jadi sebuah masalah dan apa yang kira-kira bisa kamu lakukan. Kemudian, petik pelajaran apa saja yang bisa kamu ambil untuk berkembang.

Baca Juga: Angelina Jolie Ceritakan Riwayatnya Alami PTSD, Bagaimana Gejalanya?

Coba ngobrol dengan seorang pakar

Ketika kamu menghadapi masalah, jangan dibawa stres. Ingatlah kalau kamu tidak sendiri. Hal ini bantu kamu untuk keluar dari zona nyaman dan berbicara dengan seorang pakar. Kamu bisa jadwalkan sesi bimbingan dengan seorang pakar yang cocok dengan kamu dan ceritakan masalah yang mengganggumu demi mendapat dukungan dan pertolongan yang tepat. Melalui sesi bimbingan seperti ini, kamu bisa mendapatkan gambaran jelas terhadap akar masalah dan cara untuk mengatasinya.

Load More