Suara.com - Permasalahan rambut rontok umum dialami oleh siapapun. Sayangnya, rambut rontok kerap diabaikan dan dianggap sebagai masalah yang tidak serius. Padahal, jika diabaikan, dapat menyebabkan penipisan rambut atau kebotakan, baik sementara maupun permanen.
Rambut rontok memang proses alami yang terjadi setiap harinya. Normalnya, rambut akan tumbuh kembali setelah melalui beberapa fase. Namun, jika fase tersebut terganggu, akan menyebabkan masalah yang serius.
Lalu, kapan kamu harus waspada dengan rambut rontok? Dan kapan harus memeriksakan diri ke dokter? Berikut penjelasannya, melansir dari Huffpost.
Rambut Rontok Normal atau Rambut Rontok Serius?
Kerontokan rambut yang serius ditandai dengan berubahnya siklus pertumbuhan rambut. Hal tersebut dapat terjadi karena faktor genetik, umur, diet, pergantian hormon, dan lainnya.
Rambut rontok di beberapa kasus normal terjadi karena setiap folikel rambut akan mengikuti siklus pertumbuhan rambut. Namun, rambut tidak akan merontokkan diri sekaligus, melainkan sekitar 80 hingga 120 helai setiap harinya.
Jika kamu mencuci rambut, kamu mungkin akan melihat beberapa helai rambut rontok. Tapi, itu bukanlah kerontokan yang parah.
Rambut rontok bisa jadi serius karena beberapa penyebab. Misalnya karena peradangan pada penderita autoimun, di mana rambut rontok dalam jumlah banyak dan meninggalkan pitak di kepala. Kerontokan ini juga dapat terjadi di area pertumbuhan rambut lainnya, seperti bulu mata dan alis
Rambut Rontok Akibat Stres dan Covid–19
Berdasarkan penelitian, ditemukan bahwa infeksi covid–19 dapat menyebabkan kerontokan pada 20% orang yang telah terkena covid–19. Hal tersebut dapat dipengaruhi oleh adanya trauma akibat demam tinggi dan penyakit berkepanjang.
Terdapat cara untuk mengatasi kecemasan akibat pandemi, seperti melakukan meditasi satu hingga dua kali sehari, latihan teknik pernapasan, mendengarkan alunan musik yang menenangkan, jalan–jalan, hingga meminta bantuan psikiater untuk membantu mengatasi stres.
Baca Juga: 7 Manfaat Lidah Buaya untuk Rambut, Pakai Rutin Menghemat Biaya ke Salon
Kapan Harus ke Dokter?
Jika kamu mengalami kerontokan rambut yang serius, segeralah datang berkonsultasi ke dokter. Misalnya jika terdapat benjolan merah dengan disertai nanah di area pertumbuhan rambut, yang terasa sakit saat ditekan dan gatal. Konsultasi masalah rambut rontokmu ke dokter kulit untuk menghindari kerontokan rambut yang meradang, yang bisa menyebabkan kerontokan permanen. (Maria Mery Cristin)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Sepatu Adidas Diskon 60 Persen di Sports Station, Ada Adidas Stan Smith
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- 7 Sabun Muka Mengandung Kolagen untuk Usia 50-an, Bikin Kulit Tetap Kencang
- 15 Merek Ban Mobil Terbaik 2025 Sesuai Kategori Dompet Karyawan hingga Pejabat
Pilihan
-
Polemik RS dr AK Gani 7 Lantai di BKB, Ahli Cagar Budaya: Pembangunan Bisa Saja Dihentikan
-
KGPH Mangkubumi Akui Minta Maaf ke Tedjowulan Soal Pengukuhan PB XIV Sebelum 40 Hari
-
Haruskan Kasus Tumbler Hilang Berakhir dengan Pemecatan Pegawai?
-
BRI Sabet Penghargaan Bergengsi di BI Awards 2025
-
Viral Tumbler Tuku di Jagat Maya, Berapa Sebenarnya Harganya? Ini Daftar Lengkapnya
Terkini
-
7 Rekomendasi Mantel Sepatu Anti Air, Ampuh Lindungi Sepatumu di Musim Hujan
-
Promo Superindo Hari Ini: 29 November 2025 Borong Sepuasnya Daging Giling Cuma Rp100 Ribuan!
-
Busana Olahraga Modest: Tren yang Bikin Perempuan Makin Berani Bergerak
-
5 Rekomendasi Pelembap Sariayu untuk Ibu Rumah Tangga
-
5 Sepatu Lokal Carbon Plate Pesaing Nike dan Adidas, Mulai Rp300 Ribuan
-
5 Rekomendasi Paket Wisata Banyuwangi: Open Trip Snorkeling atau Naik Gunung
-
3 Rekomendasi Sepatu Lari Hoka Terbaik Diskon 70 Persen di Foot Locker
-
7 Rekomendasi Tumbler Rosca yang Murah, Lucu dan Menggemaskan
-
5 Paket Open Trip Jogja untuk Liburan Akhir Tahun, Mulai Rp200 Ribuan
-
Karier PR Zaman Now: Bukan Hanya Pintar Bicara, tapi Melek Data