1. Globalisasi Era Pra-Modern
Walaupun globalisasi sering dikaitkan dengan dunia yang modern dan berhubungan dengan kecanggihan serta teknologi yang modern, namun ada pendapat yang melihat bahwa proses globalisasi sudah terjadi sebelum zaman itu.
Salah satunya era pra modern, yang merupakan proses globalisasi yang terjadi jauh sebelum manusia mengenal teknologi modern seperti sekarang ini.
Kalau bisa kita bayangkan, manusia mengalami aktivitas global seperti fenomena migrasi zaman prasejarah. Era ini ditandai pula sebagai zaman kerajaan, penyebaran agama, jalur perdagangan silk road, dan migrasi antar benua.
Periode pra modern ini, berlangsung sekitar tahun 3500 SM hingga 1500 SM.
2. Globalisasi era modern awal
Kemudian dilanjutkan pada periode selanjutnya, yaitu pada periode tahun 1500-1600 an, di mana terjadi kebangkitan imperium maritim Eropa, yang imperium utamanya yakni Portugis dan Spanyol, kemudian disusul imperium Belanda dan Britania.
Kondisi ini menjadi titik balik ekspansi negara-negara kolonial dari Eropa, menuju benua lain.
Pada era modern awal, imperium-imperium tersebut melakukan ekspansi dengan tujuan utama untuk berdagang. Namun pada praktiknya, terjadi kolonialisme pada negara-negara lain tujuan ekspansinya.
3. Modern globalisasi era modern
Era ini terjadi sekitar tahun 1850 hingga 1970. Perbedaan dari era sebelumnya yakni modern awal adalah dari tujuan ekspansi para imperium Eropa, cara mengelola perdagangan global, serta tingkat pertukaran informasinya.
Era ini juga ditandai dengan meningkatnya perdagangan internasional, yang dituntut dengan meningkatnya perkembangan bank multinasional, alat komunikasi, serta transportasi yang semakin modern.
Baca Juga: 15 Pilihan Jurusan IPS di Perguruan Tinggi: Kriminologi, Ilmu Politik hingga Sosiologi
4. Globalisasi era kontemporer
Pada periode ini, globalisasi yang terjadi semakin mudah dan cepat dalam membantu kebutuhan manusia untuk mengakses informasi dan mendapatkan kebutuhannya.
Kemajuan teknologi yang selalu up to date juga menjadi ciri khas dari globalisasi era kontemporer ini.
Bentuk dan gejala globalisasi
1. Bidang ekonomi
Globalisasi ini erat dengan perdagangan bebas. Contohnya membeli barang ke luar negeri, barang akan langsung sampai ke rumah pembeli.
Prinsip dari perdagangan bebas ini seperti memudahkan transaksi antar negara, dan bisa lebih mudah berbelanja melalui aplikasi jual beli di smartphone.
2. Bidang sosial
Globalisasi terlihat dengan munculnya banyak teknologi baru yang mempermudah hidup kita dan juga untuk saling terhubung satu sama lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
Terkini
-
Timothy Ronald Kupas Cara Raditya Dika Mengelola Investasi demi Kebebasan Finansial
-
6 Lipstik Matte yang Minim Transfer dan Ringan di Bibir, Murah Mulai Rp20 Ribuan
-
5 Rekomendasi Dehumidifier untuk Serap Kelembapan, Harga di Bawah Rp1 Juta
-
3 Zodiak yang Hidupnya Makin Lancar Setelah 12 Januari 2026
-
Seni Olfaktori: Mengunci Mood Lewat Aroma Dessert yang Bisa Dimakan
-
5 Shio Paling Hoki pada 12-18 Januari 2026, Pintu Rezeki Terbuka Lebar
-
Terpopuler: Alasan Aurelie Moeremans Gratiskan Buku Broken Strings hingga Bahaya Child Grooming
-
6 Shio Paling Beruntung 12 Januari 2026, Awal Pekan Panen Hoki
-
Detektif Jubun Bongkar Rahasia Gelap Money Game Syariah: Waspada Riba Berkedok Surga
-
5 Water Heater Low Watt Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Keluarga Minimalis