Lifestyle / Food & Travel
Minggu, 12 Desember 2021 | 19:31 WIB
Ilustrasi Ibu Hamil. (Pixabay/Cparks)

Ubi jalar juga merupakan sumber vitamin C dan mangan yang sangat baik, dan sumber vitamin B6 yang dapat membantu mengatasi mual di pagi hari, potasium, dan serat.

Daging dan Unggas Tanpa Lemak

Daging adalah sumber protein berkualitas tinggi yang sangat baik dan sumber vitamin B, zat besi, dan seng. Zat besi memberikan oksigen ke sel-sel di tubuh dan ibu hamil membutuhkannya lebih banyak selama kehamilan.

Ilustrasi brokoli (unsplash.com/Louis Hansel)

Brokoli dan Sayuran Berdaun Gelap

Makanan sehat untuk ibu hamil berikutnya adalah brokoli dan sayuran hijau gelap seperti bayam, kangkung, dan lobak. Mereka adalah makanan super prenatal, sarat dengan vitamin dan nutrisi, termasuk vitamin A , C, dan K, serta kalsium, zat besi, dan folat. Mereka juga kaya akan antioksidan dan serat yang dapat meringankan sembelit.

Sangat mudah untuk menambah jumlah sayuran berdaun gelap dalam diet ibu hamil. Cukup potong sayuran dengan kasar dan masukkan ke dalam smoothie, sup, omelet, atau tumis.

Biji-bijian Utuh

Bahan makanan ini kaya serat dan nutrisi, termasuk vitamin B, vitamin E, zat besi, asam folat, magnesium, antioksidan, dan mineral selenium. Biji-bijian utuh juga mengandung fitonutrien, senyawa tanaman yang melindungi sel.

Salah satu biji-bijian utuh ada dalam roti gandum. Pilih gandum utuh dibanding roti putih dalam diet kehamilan Anda.

Baca Juga: Kenali 5 Penyebab Utama Rambut Mudah Rontok

Buah dan sayuran warna-warni

Makan banyak buah dan sayuran warna-warni, seperi hijau, merah, oranye, kuning, dan ungu, membantu ibu hamil dan bayi mendapat berbagai nutrisi. Setiap kelompok warna memberikan vitamin dan mineral yang berbeda.

Paprika, misalnya, kaya akan vitamin C yang akan membantu menyerap zat besi, sementara buah beri kaya akan antioksidan. Salad adalah cara mudah untuk menggabungkan buah-buahan dan sayuran berwarna-warni.

Alpukat

Alpukat kaya akan asam lemak tak jenuh tunggal (lemak sehat) yang membantu membangun kulit dan otak bayi Anda. Alpukat juga tinggi vitamin K, antioksidan, dan folat yang membantu mencegah cacat lahir tertentu.

Terganggu oleh kram kaki? Kalium dalam alpukat bisa membantu. Sembelit? Kandungan seratnya menjadi penawarnya. Menderita mual di pagi hari? Vitamin B6 bisa meredakannya, dan baik untuk bayi Anda mengembangkan otak.

Load More