Suara.com - Jika dilakukan dengan benar, perawatan botox terbilang efektif mengurangi beragam tanda penuaan sehingga terlihat lebih awet muda. Hanya saja, apa yang terjadi bisa malah sebaliknya kalau prosedurnya sembarangan.
Belakangan ini, ada banyak perawatan botox yang dilakukan secara asal-asalan dengan harga murah. Sayangnya, hal tersebut sangat rentan terhadap munculnya berbagai komplikasi paska injeksi.
Penting untuk memastikan prosedur perawatan wajah satu ini dilakukan oleh dokter bersertifikat yang memahami anatomi wajah Anda dan menentukan tindakan perawatan seperti apa yang paling tepat untuk kebutuhan Anda.
Kalau hal paling mendasar seperti itu diabaikan, jangan kaget jika Anda malah berakhir menyesal setelah melakukan perawatan botox. Dilansir dari Times of India, berikut beberapa hal yang tidak diharapkan pasien botox.
Alis kendur
Kondisi ini terjadi karena kesalahan prosedur saat menyuntikkan botox di area mata. Botox kemungkinan disuntikkan pada otot yang salah dan terlalu dalam.
Tampilan wajah yang kaku
Hal ini disebabkan botox yang disuntikkan secara berlebihan, terutama di klinik kecantikan yang mempekerjakan orang-orang yang tidak berpengalaman.
Bibir mengerut
Kondisi seperti ini rentan terjadi setelah menyuntikkan botox pada bagian bibir bagian atas.
Lip drop
Ini bisa terjadi ketika botox disuntikkan berlebihan di sekitar mata dan menetes ke otot-otot wajah bagian bawah. Senyum pasien seringkali jadi tampak menyimpang hanya ke satu sisi wajah.
Benjolan yang menyakitkan di dahi
Efek ini juga bisa terjadi saat botox disuntikkan secara dangkal ke dalam kulit oleh injektor yang tidak berpengalaman.
Setelah melakukan perawatan botox, Anda disarankan melakukan olahraga. Aktivitas fisik akan meningkatkan aliran darah ke otot-otot wajah Anda dan itu akan membantu masa pemulihan menjadi lebih cepat.
Selain itu, jangan pijat area yang disuntik setidaknya selama tiga pekan. Tindakan tersebut bisa menyebabkan botox berpindah ke otot lain sehingga memicu komplikasi lebih lanjut.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Empat Siswa dari Wolo Raih Beasiswa ke Sekolah Unggulan, Potret Pentingnya Pemerataan Pendidikan
-
Mencukur atau Mencabut Bulu Ketiak, Mana yang Lebih Aman?
-
Seni Komunikasi di Dunia Kerja: Mengubah Obrolan Biasa Jadi Pelayanan yang Bikin Pelanggan Nyaman
-
Bukan Sekadar Tren, Ini Bukti Kuliner Nusantara Kini Jadi 'Raja' di Negeri Sendiri
-
4 Cara Atasi Aliran Air yang Kecil setelah Pasang Filter Air, Kembali Deras dan Jernih
-
Sunblock Marina Berapa Harganya? Ini Kandungan, Manfaat, dan Review Pengguna
-
Lampu untuk Kamar Tidur Berapa Watt? Begini Cara Menghitungnya agar Pas
-
Apakah Covering Cream Viva Mengandung SPF? Cek Fakta dan Cara Pakai yang Benar
-
5 Dispenser Galon Bawah Low Watt untuk Rumah Daya Listrik 450 Watt
-
Nelayan di Toli-Toli Sulit Jangkau Ikan Bernilai Tinggi, Bisakah Rumpon Portabel Jadi Solusi?