Lifestyle / Food & Travel
Selasa, 08 Februari 2022 | 16:34 WIB
Strawberry steamed milk. (Greenfields)

4. Mitos: Orang yang memiliki intoleransi laktosa (lactose intolerance) sama sekali tidak bisa mengomsumsi susu

Fakta:

Ada beberapa orang yang memiliki intoleransi terhadap laktosa yang dikandung susu, di mana saat mereka mengomsumsi susu, tubuh mereka akan bereaksi kurang baik seperti gatal-gatal atau mual. Terdapat perbedaan antara alergi dan intoleransi susu :

Orang yang memiliki alergi susu sama sekali tidak bisa mengonsumsi susu, namun mereka dengan intoleransi susu tetap bisa mengonsumsi susu dalam jumlah yang terbatas.
Orang dengan intoleransi laktosa dapat mengonsumsi sekitar 150-200ml susu per hari agar tubuh tidak bereaksi.
Dianjurkan untuk konsultasi dengan dokter gizi untuk memastikan jika kamu memiliki alergi atau intoleransi susu.

5. Mitos: Cara penyimpanan susu segar dan susu UHT sama saja

Fakta:

Terdapat beberapa macam susu seperti susu sapi segar dan susu UHT, dan cara menyimpannya pun berbeda. Kalau tidak disimpan dengan benar, kandungan nutrisi pada susu akan hilang. Rekomendasi penyimpanan dari Greenfields adalah:

Susu segar yang telah dikemas harus disimpan pada suhu 0-4 derajat Celsius. Susu dengan kemasan yang telah dibuka dapat bertahan selama kurang lebih 4 hari di dalam lemari es dan kurang lebih 4 jam pada suhu ruangan.
Susu UHT sekali minum, dapat disimpan dalam suhu ruangan dan dapat bertahan hingga 9 bulan. Susu UHT 1 liter sebaiknya langsung disimpan di dalam lemari es setelah dibuka.

6. Mitos: Susu full cream adalah pilihan terbaik untuk lansia

Baca Juga: Mengapa Ada Orang Diserang Mulas Sampai Diare Akibat Intolerasi Laktosa?

Fakta:

Dua masalah utama pada lansia adalah tidak mau makan dan makan terlalu banyak. Seiring dengan berjalannya waktu, biasanya nafsu makan kita akan berkurang. Bagi lansia yang cenderung tidak mau makan, dapat diberikan susu full cream dengan jumlah kalori yang lebih tinggi dan lebih padat akan nutrisi seperti Greenfields Fresh Milk atau Premium Fresh Jersey Milk.

Untuk lansia yang biasa banyak makan dan memiliki masalah seperti diabetes, berikan produk dairy yang rendah gula dan rendah lemak seperti Greenfields Low Fat Milk (1,1% fat) ataupun tanpa lemak seperti Greenfields Skimmed Milk (0% fat). Sesuaikan produk dairy untuk lansia dengan kebutuhan mereka.

7. Mitos: Saat dimasak, kandungan gizi pada susu akan hilang

Fakta:

Produk susu mengandung protein, vitamin, dan mineral yang rentan mengalami kerusakan saat dimasak. Saat memasak menggunakan bahan produk turunan susu, sebaiknya tidak terlalu lama atau hingga mengeluarkan asap (mencapai smoking point) yang artinya suhu sudah terlalu panas dan kandungan nutrisi di dalamnya sudah mulai terganggu.

Selain mengganggu nutrisi, pemanasan dengan suhu yang terlalu tinggi atau terlalu panas juga dapat mengubah tekstur susu menjadi pecah atau bahkan menggumpal.

Itu dia beberapa mitos seputar produk dairy dan penjelasan yang diberikan oleh Greenfields dan dr. Christin Santun Sriati Lumbantobing, M.Gizi, SpGK. Semoga sekarang teman-teman semua sudah lebih paham seputar nutrisi, cara penyimpanan, dan pengolahan produk dairy.

Nah, setelah mengetahui cara memasak produk dairy dengan benar, yuk coba beberapa resep dari Greenfields berikut ini:

Milk Mala Noodle

Milk Mala Noodle. (Greenfields)

Bahan:

  • 300 ml Greenfields Fresh Milk
  • 1 pack mie instan
  • 50 gram mala hotpot paste
  • 25 ml minyak
  • 3-4 iris jahe
  • 35 gram fermented chili bean paste
  • 3-5 buah jamur shitake, diiris
  • 2 buah tofu keju
  • 2 buah sosis hotdog
  • 2-3 iris akar lotus
  • 3 potong brokoli
     

Cara memasak:

Gabungkan minyak, jahe, mala paste, dan chili bean paste ke dalam panci. Campur dengan air hingga panas.
Masukkan bahan-bahan hotpot yaitu jamur, tofu keju, sosis, akar lotus, brokoli, dan mie instan.
Tambahkan Greenfields Fresh Milk dan pastikan tidak dimasak dengan suhu yang terlalu panas.
 

Strawberry Steamed Milk
 

Bahan:

  • 300 ml Greenfields Fresh Milk
  • 3 buah putih telur
  • 3-4 biskuit Oreo, hancurkan
  • 1 sendok makan air lemon
  • 2 buah stroberi
  • Daun mint untuk hiasan

 Cara memasak:

Masukkan Greenfields Fresh Milk, putih telur, dan air lemon ke dalam mangkuk. Tiriskan dan tutup dengan cling wrap.
Lubangi cling wrap menggunakan tusuk gigi dan rebus adonan.
Tambahkan biskuit Oreo yang sudah dihancurkan dan buat stroberi di bagian atas adonan yang sudah bertekstur seperti jelly.
Letakkan daun mint sebagai hiasan.
 

Creamy Cheese Spaghetti
 

Creamy Cheese Spaghetti. (Greenfields)

Bahan:

  • 200 gram spaghetti
  • 1 sendok makan mentega
  • 2 lembar smoked beef
  • 2 siung bawang putih cincang
  • 1 sendok makan tepung terigu
  • 250 ml Greenfields Fresh Milk
  • 50 gram Keju Parut
  • 1 sendok makan Greenfields Ricotta Cheese
  • Garam secukupnya
  • Lada secukupnya
  • Bubuk truffle (opsional)
  • Parsley (opsional)
     

Cara memasak:

  1. Rebus spaghetti, tambahkan garam, lalu sisihkan.
  2. Tumis bawang putih sampai harum. Masukkan daging sapi iris. Aduk hingga berubah warna. Masukkan tepung terigu, aduk cepat.
  3. Tambahkan Greenfields Fresh Milk ke dalam tumisan, masak hingga mendidih.
  4. Beri Greenfields Ricotta Cheese, keju parut, gula, garam, bubuk truffle, dan lada bubuk. Aduk hingga merata.
  5. Masukkan spaghetti yang telah direbus, aduk rata. Angkat dan sajikan. Jangan lupa untuk menambahkan parsley sebagai hiasan di bagian atas makanan!

Load More