Suara.com - Menyiapkan busana Lebaran yang serasi dan kompak bersama keluarga menjadi persiapan menyenangkan bagi banyak orang. Tema inilah yang menjadi fokus bagi brand busana Muslim Dewi Permata pada Idul Fitri kali ini.
Menurut pemilik dari brand Dewi Permata, Dewi Permata Sari, busana seragam atau yang dikenal dengan sarimbit, yang berarti pasangan dalam bahasa Jawa, memang akan membuat tampilan lebih serasi dan modis.
Dalam koleksi premium Dewi Permata, kata dia, ada berbagai koleksi ekslusif sarimbit dengan desain yang terinspirasi dari bunga Anggrek asal Kalimantan. Berbagai koleksi tersebut dihiasi motif printing original yang indah.
“Ini desain yang terinspirasi dari bunga anggrek Kalimantan, yang terkenal sebagai bunga yang cantik dan mahal sehingga banyak yang sukai. Begitu juga dengan koleksi Dewi Permata yang didesain mewah dan berkelas,” ujar Dewi Permata Sari dalam siaran pers yang Suara.com terima Kamis (3/3/2022).
Koleksi yang dinamakan Puspa Pesona ini, kata Dewi juga menghadirkan sentuhan nusantara dengan kombinasi motif batik. Bukan cuma itu, deretan busana ini juga dipercantik dengan taburan Swarovski dan manik-manik.
"Jadi motifnya bunga anggrek dengan garis-garis monogram yang dikombinasi dengan motif batik,” ungkapnya.
Koleksi ini juga dibuat secara terbatas, sehingga bisa menjadi pilihan bagi mereka yang ingin tampil beda, ekslusif dan mewah. Perempuan yang akrab disapa Uni ini mengaku, jika koleksi ini juga hanya bisa dipesan dengan sistem pre order dan sudah memiliki banyak peminat.
"Jadi karena system PO, tidak ada stok baju yang menumpuk. Alhamdulillah, banyak permintaan untuk koleksi lebaran tahun ini, meskipun pandemi, tapi tetap laris,” ujarnya.
Meski sudah terbilang sukses sebagai entrepreneur, Dewi ingin terus mendalami pendidikan di bidang fashion khususnya modest wear. Saat ini, ia pun duduk di bangku kuliah fashion desainer di Islamic Fashion Institute, Bandung.
“Harapannya, semoga bisa menghasilkan karya-karya yang lebih bagus lagi untuk brand Dewi Permata dan Kiciks Muslimah,” tutupnya.
Berita Terkait
-
Belanja Lebaran 2026 Cetak Rekor, Kelas Menengah dan Gen Z Jadi Penggerak Ekonomi Indonesia
-
Lebaran Berkah! BI Ramal Penjualan Eceran Maret 2026 Melesat 9,3 Persen
-
Pelindo Catat 2,6 Juta Penumpang Masa Lebaran 2026, Meningkat 14,14%
-
Lebaran Betawi 2026 Meriah di Lapangan Banteng, Pramono: Ini Identitas Asli Jakarta
-
Ada Lebaran Betawi, Berikut Rekayasa Lalu Lintas di Lapangan Banteng
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
6 Bedak Padat Anti Air dengan Oil Control, Tahan Lama di Wajah Bebas Kilap Seharian
-
4 Rekomendasi Sabun untuk Mesin Cuci Front Loading, Minim Busa dan Aman Digunakan
-
Setelah Erika, Muncul Lagu 25 Karat dari ITB yang Bermuatan Pelecehan Seksual
-
5 Bedak Padat Wardah Untuk Menutupi Flek Hitam, Harga Murah Coverage Juara
-
5 AC Portable Terbaik untuk Kamar Kos yang Hemat Energi, Nggak Perlu Instalasi Ribet!
-
5 Rekomendasi Kulkas Dengan Watt Kecil Terbaik 2026, Efisien untuk Jangka Panjang
-
Terancam Mau Diblokade Iran, Laut Merah Ada di Negara Mana?
-
Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
-
Persiapan El Nino Godzilla: Ini 5 Rekomendasi Tabir Surya untuk Pelajar Cewek dan Cowok
-
Belum Kelar Skandal Mahasiswa Hukum UI, Muncul Isi Chat Mesum Diduga Guru Besar Unpad