News / Metropolitan
Sabtu, 11 April 2026 | 11:05 WIB
Lebaran Betawi di Lapangan Banteng. (Suara.com/Adiyoga)
Baca 10 detik
  • Pemprov DKI Jakarta menyelenggarakan Lebaran Betawi di Taman Lapangan Banteng pada 10 hingga 12 April 2026 mendatang.
  • Dishub DKI Jakarta menerapkan rekayasa lalu lintas serta jalur alternatif untuk mencegah kemacetan di sekitar lokasi acara.
  • Pengunjung wajib menggunakan lima lokasi kantong parkir resmi yang telah disediakan dengan kapasitas mobil dan motor memadai.

Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) telah menyiapkan skema pengaturan arus kendaraan dalam rangka menyambut perhelatan Lebaran Betawi 2026.

Kegiatan budaya tahunan yang dinanti warga ibu kota ini akan dipusatkan di Taman Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, mulai 10 hingga 12 April 2026.

Guna memastikan mobilitas masyarakat tetap tertib dan lancar, Dishub DKI menerapkan rekayasa lalu lintas sejak hari pertama kegiatan.

Bagi pengendara dari arah Barat atau Juanda menuju Timur, diimbau untuk menggunakan jalur alternatif melalui Jalan Dr. Sutomo atau Jalan Gedung Kesenian.

Sebaliknya, arus lalu lintas dari arah Gunung Sahari menuju Barat akan diarahkan melintasi Jalan Lapangan Banteng Utara dan Jalan Katedral sebelum masuk ke Jalan Veteran.

Masyarakat yang sekadar melintas dari arah Utara menuju Selatan juga disarankan untuk menghindari kawasan Lapangan Banteng dengan mengambil rute melalui Jalan Samanhudi.

Sementara bagi para pengunjung yang membawa kendaraan pribadi, Dishub DKI mengimbau untuk tidak menggunakan bahu jalan sebagai tempat pemberhentian.

“Harus menggunakan lokasi kantong parkir yang telah disediakan, terdapat 5 (lima) titik lokasi parkir di sekitar Kawasan Taman Lapangan Banteng,” bunyi pernyatan resmi Dishub DKI Jakarta.

Lokasi parkir resmi mencakup area Gereja Katedral, Kantor Pos, sisi selatan Lapangan Banteng, Hotel Borobudur, dan kawasan Masjid Istiqlal.

Baca Juga: Apakah Sepeda Listrik Bisa Ditilang Polisi? Ini Aturan Hukum di Indonesia

Setidaknya, tersedia kapasitas untuk 740 satuan ruang parkir mobil dan 454 satuan ruang parkir motor guna mengakomodasi antusiasme pengunjung selama tiga hari acara.

Bagi warga yang ingin menghindari kemacetan, tersedia berbagai moda transportasi umum seperti Transjakarta rute 7F, rute 8, hingga layanan KRL Jabodetabek yang berhenti di Stasiun Juanda.

“Operasional pelayanan bus Transjakarta berlaku normal dengan menyesuaikan pengaturan lalu lintas dan petunjuk petugas di lapangan serta mengutamakan keselamatan lalu lintas,” lanjut Dishub DKI dalam keterangan resmi mereka.

Petugas Dishub juga disiagakan di titik-titik krusial untuk memberikan petunjuk jalan agar pesta rakyat ini berlangsung dengan penuh sukacita tanpa kendala transportasi.

Load More