Suara.com - Sukacita begitu terlihat dan banyak diunggah oleh para peserta SNMPTN 2022 yang lulus dalam salah satu jalur seleksi bergengsi untuk perguruan tinggi negeri tersebut.
Namun kenyataannya, pengumuman SNMPTN 2022 kemarin menyisakan kisah duka di baliknya. Khansa Nadya Fakhira, seorang siswi SMA yang meninggal pada Minggu, (27/03/2022) dinyatakan lulus SNMPTN dua hari setelah hari wafatnya.
Hal ini diungkap oleh salah satu temannya yang mengunggah nisan Khansa disertai dengan pengumuman kelulusan Khansa di satu frame foto tersebut. Caption "proud of u Cacaaa" tak lupa dituliskan oleh sahabatnya tersebut.
Sontak, unggahan tersebut mengundang respons banyak orang terutama netizen Twitter. Twitter @subschfess yang mengunggah kabar duka tersebut ramai diberi komentar oleh warganet.
Diketahui, Khansa yang lahir pada 15 Februari 2004 memilih jurusan Gizi di Universitas Pendidikan Indonesia pada SNMPTN 2022 dan lulus di jurusan tersebut.
Gayung tak bersambut, ia dinyatakan meninggal pada 27 Maret 2022 kemarin karena diduga mengalami suatu penyakit. Kesedihan pun dirasakan oleh banyak orang karena kebahagiaan tersebut belum dirasakan oleh almarhum Khansa.
Respon Warganet
Berbagai respons juga diberikan oleh warganet di Twitter.
"Innalilahi wa innailaihi raji'un, rest in peace and love Khansa Nadya Fakhira. you are doing great Khansa! " kata akun @pipa***.
"Please ini bikin aku nangis banget, meninggal sebelum pengumuman SNMPTN dan di nyatakan lulus. Rest in Peace Khansa! Allah menempatkan di tempat yang indah untuk mu ya. Aaamiin," ujar akun @Alice***.
"Si yg gapernah nangis gara-gara cowok tapi lihat hal kecil aja mewek banget. ini abis sesegukan liat berita khansa yang meninggal dan lulus SNMPTN," komentar akun @wina****.
"Beliau meninggal 3 hari lalu dan kemarin harusnya dia dapat kabar kalau khansa udah lulus snmptn dengan pilihan favoritenya tapi Allah lebih sayang khansa," imbuh akun lain.
Universitas Pendidikan Indonesia atau UPI menjadi salah satu kampus dengan peminat tertinggi dari berbagai jalur masuk seperti SNMPTN dan UTBK SBMPTN. Daya saing yang tinggi pun menjadikan UPI sebagai salah satu universitas top di Indonesia dengan daya tampung yang cukup sedikit.
Kontributor : Dea Nabila
Berita Terkait
-
Serba-serbi Curhatan Peserta SNMPTN 2022, Galau sampai Mengurung Diri di Kamar
-
Diterima Jadi Maba FSRD ITB 2022, Karya Seni 'Unreal' Peserta SNMPTN Ini Bikin Takjub
-
Sempat Hilang Beberapa Hari, Herianto Ditemukan Meninggal di Tengah Kebun Karet, Polisi Masih Selidiki Penyebab Kematian
-
Para Siswa Ini Tetap Happy Kiyowo Walau Gagal SNMPTN, Sampai Dikomen Jerome Polin
-
Di TikTok Lagi Musim FYP SNMPTN dan SBMPTN, Apa Perbedaannya?
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi