Suara.com - Tak hanya di Indonesia, mudik lebaran nyatanya dilakukan oleh beberapa negara lain di dunia yang juga memiliki tradisi serupa, meski dengan nama atau istilah yang berbeda.
Nah, berikut selengkapnya terkait deretan negara di dunia yang juga melakukan tradisi mudik lebaran seperti di Indonesia yang berhasil Suara.com rangkum untukmu.
Evakuasi tahunan seperti mudik lebaran juga dilakukan di Korea Selatan. Khususnya saat Chuseok, hari raya yang sejenis dengan Thanksgiving.
Di momen tersebut, masyarakat Korea Selatan akan pergi ke kampung halaman masing-masing untuk bertemu keluarga dan melakukan perjalanan selama liburan panjang.
Secara tradisional, kembali ke kampung halaman bagi mereka tak sekadar untuk berkumpul dengan anggota keluarga. Melainkan juga mengunjungi makam leluhur untuk memperingati kematian mereka.
Evakuasi nasional ini diperkirakan bisa memicu kemacetan lalu lintas parah di jalan-jalan utama, jalan bebas hambatan, bandara, dan stasiun selama masa liburan yang panjang.
2. Malaysia
Selanjutnya ada negara yang menjadi tetangga terdekat kita, Malaysia. Berbagai sumber mengatakan bahwa "balik kampung" merupakan istilah dari bahasa Melayu.
Baca Juga: Perhatikan Ini jika Ingin Mudik ke Sukabumi Lewat Jalan To Bocimi
Tepatnya yang digunakan di Malaysia, Brunei, dan Singapura untuk migrasi besar-besaran selama musim perayaan seperti Hari Raya Idul Fitri, Tahun Baru China, atau Deepavali.
Nah, selama Balik Kampung ini, para migran atau pekerja migran akan kembali ke kampung halaman atau desanya untuk merayakan momen perayaan bersama keluarga.
3. Turki
Sama seperti Indonesia, warga Turki juga kerap mengunjungi keluarga di kampung halamannya saat lebaran. Terminal bus menjadi sangat ramai dan tiketnya pun selalu habis terjual.
Idul Fitri di Turki juga disebut dengan nama eker Bayram atau festival tiga hari setelah Ramadhan. Lalu, ada dua istilah dalam bahasa Turki untuk periode liburan tersebut.
Ada Ramazan Bayram (Pesta Ramadhan) yang mengambil namanya dari kata Ramadhan dan Seker Bayram (Pesta Gula) karena sebagian besar makanan yang yang disajikan pada pengunjung memiliki rasa manis.
Berita Terkait
-
Sumsel Siagakan 81 Pos Pengamanan Idul Fitri Melayani Pemudik
-
Sorotan Berita Kemarin, dari Pantauan Arus Mudik Lebaran Sampai Kasus Tabrak Lari Nenek Sanima di Pasuruan
-
Salahkan Program Mudik Gratis, Calo Tiket dan Ojek di Terminal Bungurasih Kelimpungan Gegara Terminal Sepi
-
Berjam-jam Tunggu Bus, Pemudik di Tangerang: Gak Bisa Ngamuk Juga Karena Macet
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi
-
Terima Bos Blueray Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Ogah Ajukan Banding
-
IPC TPK Catat Arus Peti Kemas Tumbuh 7 Persen Sepanjang Semester I 2026