Suara.com - Berita mengenai putra Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Emmeril Khan Mumtadz, yang hilang saat berenang di sungai Aare di Swiss, membuat destinasi tersebut menjadi sorotan.
Emmeril atau Eril sendiri memang tengah berada di Swiss untuk mencari kampus melanjutkan pendidikan S2-nya. Hingga kini, polisi dan petugas SAR setempat masih melakukan pencarian terhadap Eril.
Sungai Aare yang berada di Ibukota Swiss, Bern memang telah dikenal sebagai surga berenang di pusat kota. Tak heran, jika tradisi berenang di Bern merupakan salah satu warisan budaya takbenda Swiss yang diakui oleh UNESCO.
Sejak 2017, berenang di sungai Aare telah masuk dalam daftar tradisi hidup UNESCO. Daftar tersebut mencerminkan keragaman budaya Swiss dan telah secara aktif dipertahankan dan diperluas sejak 2012.
Di musim panas, seperti dilansir situs resmi Kota Bern, ratusan warga Bern akan melakukan perjalanan di sepanjang tepi sungai Aare untuk melompat ke sungai terpanjang di Swiss tersebut. Itulah sebabnya berenang di sungai Aare adalah bagian tak terpisahkan dari tradisi musim panas di sana.
Mereka akan menyusuri sungai yang merupakan ke Situs Warisan Dunia ini sambil menikmati pemandangan Gedung Parlemen di sepanjang jalan. Kolam renang terbuka yang paling terkenal adalah Marzili (1782) Eichholz, dan Lorrainebad (1892) yang terletak di pusat kota.
Dikutip Lebendige Traditionen, tempat ini menyediakan area rekreasi penting bagi penduduk kota dan berkontribusi pada kualitas hidup yang tinggi di Bern.
Di sini orang-orang bertemu teman-teman mereka, berganti pakaian renang dan berjalan ke hulu di sepanjang jalan setapak di tepi sungai; dari Lorrainebad menuju Altenbergsteg, dan dari Marzili menuju Schönausteg.
Setelah berjalan cukup jauh, Anda dapat melompat ke sungai dan menghanyutkan diri perlahan ke hilir. Jika Anda meletakkan kepala di bawah air, Anda akan mendengar musik Aare yang dihasilkan oleh kerikil yang ditarik oleh arus di dasar sungai.
Baca Juga: Putra Sulung Ridwan Kamil Hilang di Swiss, Pemprov Jabar Gelar Doa Bersama
Faktor penentu tradisi berenang di sungai Aare adalah karena kemurnian airnya yang luar biasa menurut standar global. Sementara Aare digunakan sebagai penghalang pertahanan, reservoir air, sumber makanan dan rute transportasi, kini sungai tersebut merupakan landmark alam Bern.
Berenang di sungai Bern memang membuat ketagihan. Selama 25 tahun, perenang tangguh telah berpartisipasi dalam kompetisi renang 'Zibeleschwümme' sepanjang 350 meter yang diadakan di akhir musim gugur.
Meski begitu, situs Bern menyebut berenang di sungai Aare disarankan hanya untuk perenang berpengalaman. Ini dikarenakan sungai tersebut cukup berbahaya dan hanya cocok untuk perenang yang percaya diri.
Sebagian besar anak-anak Bern melompat ke Aare untuk pertama kalinya bersama orang tua mereka. Ini adalah pengalaman yang ditunggu-tunggu. Nantinya, mereka akan mewariskan tradisi tersebut kepada anak-anaknya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Cuma Sampai Magrib! Baca Zikir Singkat Ini di Hari Arafah, Amalannya Dipakai Para Nabi
-
3 Rekomendasi Pelembap Mengandung Zinc Oxide, Bisa Redakan Kemerahan hingga Kontrol Sebum
-
Bedak Dingin Fungsinya untuk Apa? Ini 3 Rekomendasi Produknya
-
Mengapa Rendang 120 Daun Kian Sulit Dimasak? Saat Hutan Tak Lagi Dekat dengan Desa
-
35 Ucapan Idul Adha 2026 dalam Bahasa Inggris dan Maknanya yang Mendalam
-
Tren Ngemil On The Go Meningkat, Camilan Kulit Ayam Kembali Naik Daun
-
Niat Salat Idul Adha 2026 Sebagai Imam dan Makmum, Lengkap Tata Caranya
-
Profil dan Kekayaan Wamentan Sudaryono, Pria yang Sebut Jutaan Petani 'Happy' Rupiah Melemah
-
Sholat Idul Adha Jam Berapa? Catat Jadwal Lengkap di Alun-Alun Kidul Jogja 2026
-
7 Kali Takbir Idul Adha Baca Apa? Ini Bacaan Takbirnya