Suara.com - Kejadian di media sosial memang tidak pernah ada habisnya. Belakangan, seorang alumni penerima beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) viral karena video unggahannya.
Perempuan bernama Dwi Sasetyaningtyas alias Tyas itu membahas anaknya yang mendapatkan kewarganeraan Inggris dengan narasi "Cukup aku saja yang WNI, anak-anakku jangan."
Ucapan tersebut memicu kontroversi hingga menyeret nama suami Dwi Sasetyaningtyas, Arya Iwantoro, yang juga seorang penerima beasiswa LPDP.
Dalam pembahasan kontroversi ini, muncul istilah 2N+1 yang dikait-kaitkan dengan suami Dwi Sasetyaningtyas. Lantas, apa itu 2N+1?
Tapi Apa Itu 2N+1?
Publik kemudian menggali latar belakang pendidikan keduanya. Suami Tyas, Arya Iwantoro, diketahui menjalani masa studi selama lima tahun sejak 2017 hingga 2022, untuk menyelesaikan jenjang S2 dan S3 menggunakan beasiswa LPDP.
Kemudian netizen mempertanyakan apakah sang suami sudah kembali untuk melaksanakan kewajibannya untuk 2N+1, atau justru sudah memiliki izin tertulis dari LPDP untuk berkarir di Inggris.
Dari sinilah kemudian istilah 2N+1 menarik perhatian publik. Beasiswa LPDP merupakan beasiswa pembiayaan penuh, yang memberikan pertanggungan pada semua biaya studi yang dijalani penerimanya.
Aturan 2N+1 sendiri adalah sebuah aturan dari LPDP untuk masa pengabdian setelah pendidikan selesai dilakukan.
2N mengacu pada dua kali masa studi, dan +1 adalah tambahan satu tahun dari total masa pengabdian tersebut.
Baca Juga: Bukan LPDP! 5 Beasiswa Fully Funded Ini Tidak Wajibkan Penerima Kembali ke Indonesia
Nantinya, masa pengabdian tersebut harus dilakukan secara berturut-turut di Indonesia. Penerima beasiswa LPDP juga wajib kembali ke Indonesia maksimal 90 hari setelah proses kelulusan untuk menjalani masa kontribusi.
Arya Iwantoro diduga belum melaksanakan masa bakti ini setelah selesainya masa studi yang dijalankan di sana. Ini mengapa kemudian masyarakat kemudian memberikan tanggapan keras, yang disusul oleh klarifikasi dari LPDP dan Dwi Sasetyaningtyas sendiri.
Klarifikasi LPDP Terkait Diskusi Ini
LPDP sebagai lembaga pemberi beasiswa kemudian memberikan tanggapan resmi melalui akun Instagram yang dimilikinya. Arya Iwantoro diduga belum menyelesaikan kewajiban kontribusinya setelah menamatkan studi di luar negeri.
Lembaga ini kemudian sedang melakukan pendalaman internal dan telah memanggil beberapa pihak terkait untuk melakukan klarifikasi. Jika kemudian ditemukan pelanggaran, sanksi tegas dapat dijatuhkan.
Sanksi ini berupa kewajiban pengembalian dana beasiswa yang telah diterima dan digunakan selama masa studi yang bersangkutan.
Jelas nilainya tidak kecil, sebab untuk bisa menyelesaikan studi S2 dan S3, lengkap dengan biaya hidup selama lima tahun di Inggris memerlukan biaya yang besar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
5 Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Bangun Rumah, Nomor 3 Bisa Bikin Biaya Renovasi Membengkak
-
Tidur Sambil Mendengarkan Suara Alam Bikin Lebih Bahagia, Kok Bisa? Ini 5 Alasannya
-
Letak TV yang Ideal di Rumah Menurut Feng Shui, Bikin Suasana Nyaman dan Bawa Hoki
-
Pakai Lotion Apa Biar Kulit Putih? Ini 3 Pilihan Murah yang Dipuji Efektif Bikin Cerah
-
Kulit Kepala Masih Gatal padahal Baru Keramas? Ini 7 Kemungkinan Penyebabnya
-
Tips Menjaga Kacamata Tetap Aman di Tengah Aktivitas Padat dan Mobilitas Tinggi
-
5 Pilihan Sepatu Nike Warna Hitam di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
-
Berapa Harga Eye Shadow Viva? Ini 4 Pilihan dari Termurah hingga Termahal
-
5 Rekomendasi Sepatu Lokal Terbaik di Indonesia untuk Olahraga dan Gaya Hidup
-
Jeje Govinda Diduga Belum Lulus D3, Kok Bisa Ambil S1 Lewat Jalur RPL?