Suara.com - Musibah tengah menyelimuti hati keluarga Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Putra sulung Ridwan Kamil, Emmeril Khan Mumtadz dikabarkan hilang terseret arus saat berenang di Sungai Aare, Swiss, pada Kamis (26/5/2022) setempat.
Kabar tersebut disampaikan langsung oleh perwakilan keluarga Ridwan Kamil, Elpi Nazmuzaman. Hingga saat ini, Tim SAR dan polisi Swiss masih melakukan pencarian, meski sebelumnya sempat dihentikan karena hari telah gelap.
Apa yang dilakukan putra sulung Ridwan Kamil di Swiss? Kabarnya ia tengah mencari sekolah yang tepat baginya untuk melanjutkan pendidikan S2-nya.
Pada saat kejadian, sang ayah sedang berada di Inggris dalam kegiatan pemerintahan di luar negeri bersama delegasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Mengenal Sosol Emmeril Khan Mumtadz
Eril, sapaaan anak Ridwan Kamil ini dikenal menyukai musik dan petualangan. Hal tersebut terlihat dari sejumlah foto yang ia ungah di Instagram miliknya @emmerilkah.
Eril menempuh pendidikan dasar dan lanjutan pertamanya di pondok pesantren Darul Hikam. Ia dikenal sebagai anak yang cerdas dan aktif dalam berbagai kegiatan di sekolahnya.
Eril lantas melanjutkan tingkat sekolah lanjutannya di SMA 3 Bandung pada 2014-2017. Di sana ia aktif dalam berbagai kegiatan ektrakulikuler sekolah seperti sepak bola, musik, hingga dewan siswa.
Setelah lulus dari SMA, Eril melanjutkan kuliah di Institut Tekhnologi Bandung (ITB), tempat ayahnya menimba ilmu. Ia mengambil jurusan teknik mesin.
Baca Juga: Eril Anak Ridwan Kamil Hilang di Swiss, Ini Panduan Berenang Aman di Sungai
Selama menjalani kuliah di ITB, Eril pernah menjadi asisten dosen pada Januari – Maret 2020 silam. Pada Oktober 2020 hingga Febuari 2021, ia ditunjuk sebagai duta kampus dari Skill Up.
Eril juga pernah dua kali melakukan program magang di PT Pindad dan di Budak LNG sepanjang tahun 2021. Dari program magangnya, ia kemudian bekerja di divisi Rotating Equipment Engineering, pada Juni hingga September 2021.
Kabar Hilangnya Eril di Sungai Aare Swiss
Hingga saat, Tim SAR masih mencari Emril yang menurut keterangan dari perwakilan orangtua Emril di Swiss, Elpi Nazmuzaman mengatakan jika Emril terseret arus sungai yang deras saat dirinya hendak naik ke permukaan.
Ia sempat ditolong oleh rekannya, namun arus sungai Aare terlalu deras sehingga menyeretnya.
Perwakilan keluarga Ridwan Kamil, Elpi juga mengungkapkan rasa terima kasih dan perhatianya kepada pihak polisi dan kedutaan yang masih melakukan pencarian keberadaan Emril hingga kini.
Tag
Berita Terkait
-
Eril Anak Ridwan Kamil Hilang di Swiss, Ini Panduan Berenang Aman di Sungai
-
Putra Sulung Ridwan Kamil Hilang di Swiss, Pemprov Jabar Gelar Doa Bersama
-
Lokasi Anak Ridwan Kamil Hilang: Sungai Terpanjang di Swiss Capai 288 Kilometer
-
Minta Tolong Interpol, 5 Fakta Terkini Hilangnya Anak Ridwan Kamil di Swiss
-
Penampakan Sungai Aare, Lokasi Hanyutnya Anak Ridwan Kamil
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Pendidikan Tak Boleh Terputus Bencana, Rektor IPB Pastikan Mahasiswa Korban Banjir Bisa Bebas UKT
-
42 Ribu Rumah Hilang, Bupati Aceh Tamiang Minta BLT hingga Bantuan Pangan ke Presiden Prabowo
-
Tanggul Belum Diperbaiki, Kampung Raja Aceh Tamiang Kembali Terendam Banjir
-
Prabowo Setujui Satgas Kuala! Anggarkan Rp60 Triliun untuk Keruk Sungai dari Laut
-
Tawuran Awali Tahun Baru di Jakarta, Pengamat Sebut Solusi Pemprov DKI Hanya Sentuh Permukaan
-
Tiket Museum Nasional Naik Drastis, Pengamat: Edukasi Jangan Dijadikan Bisnis!
-
Timbunan Sampah Malam Tahun Baru Jogja Capai 30 Ton, Didominasi Alas Plastik dan Gelas Minuman
-
Nasib Pedagang BKT: Tolak Setoran Preman, Babak Belur Dihajar 'Eksekutor'
-
Ragunan 'Meledak' di Tahun Baru, Pengunjung Tembus 113 Ribu Orang Sehari
-
KUHP Baru Berlaku Besok, YLBHI Minta Perppu Diterbitkan Sampai Aturan Turunan Lengkap