Suara.com - Hewan melata komodo telah menjadi salah satu daya tarik wisata di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sebagai spesies biawak terbesar yang hanya ada di Indonesia, banyak orang dari berbagai daerah maupun luar negeri datang ke Pulau Komodo untuk melihat langsung kehidupan hewan liat tersebut.
Walaupun eksistensinya telah mencapai level dunia, sejumlah fakta unik tentang komodo mungkin saja belum diketahui banyak orang.
Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Josef Nae Soi mengatakan bahwa di Pulau Komodo tidak hanya dihuni oleh komodo, melainkan ada beragam tumbuhan juga hewan-hewan lain.
"Bicara kawasan komodo berarti bicara kehidupan dan hidup. Karena di sana banyak sekali hewan juga tumbuhan dan lingkungan. Mereka yang akan berikan kehidupan ke manusia."
"Oleh sebab itu, tidak berlebihan saya katakan di Taman Nasional Komodo banyak tersimpan harta pustaka yang diciptakan Tuhan," kata Josef ditemui di kantor Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan beberapa waktu lalu.
Kelelawar jadi salah satu hewan yang menghuni area daratan Pulau Komodo seluas 39 ribu hektare tersebut. Kelelawar tersebut biasanya terbang mencari makan hingga ke Maluku juga Sulawesi.
"Kalau kita lihat waktu pagi di atas awan hitam, itu kelelawar semua sedang cari makan sampai Makassar, sampai Maluku. Lalu malam mereka pulang ramai-ramai," ujarnya.
Josef juga mengungkap sejumlah fakta unik tentang komodo yang belum banyak diketahui orang, sebagai berikut:
Baca Juga: Kenaikan Harga Tiket Masuk Pulau Komodo Ditolak 13 Organisasi Pariwisata
1. Komodo Jantan Berkelamin Ganda
Taman Nasional Komodo menjadi satu-satunya habitat alami bagi komodo. Sebagai reptil, komodo jantan juga menjadi binatang satu-satunya di dunia yang memiliki kelamin ganda. Kondisi itu sudah terjadi sejak komodo jantan lahir.
2. Sesama Jantan Berkelahi untuk Dapatkan Komodo Betina
Komodo jantan baru bisa mendapatkan pasangan setelah berhasil mengalahkan jantan lainnya.
Setelah tersisa satu komodo jantan, maka komodo betina akan menjulurkan lidah apabila bersedia dikawinkan. Barulah setelah itu, komodo betina akan bertelur. Musim kawin biasanya terjadi pada Juni-September.
3. Telur Komodo Dikubur Dalam
Satu komodo betina bisa menghasilkan 15-30 telur komodo. Tetapi, yang mungkin bisa bertahan hidup biasanya kurang dari lima. Hal itu terjadi karena sejak masih jadi telur, anak komodo rentan dimakan oleh komodo jantan.
Oleh sebab itu, komodo betina biasanya mengukur telurnya sesalam 20cm. Kemudian, ia akan membuat lubang lain di sekitar area kuburan telur untuk mengelabui komodo jantan. Uniknya, jumlah lubang yang dibuat selalu ganjil.
4. Komodo Betina akan Memakan Anaknya yang Baru Menetas
Itu pula jadi salah satu alasan anak komodo hanya tersisa sedikit, walaupun satu betina bisa menghasilkan puluhan telur. Meskipun telur komodo selamat dari santapan komodo jantan, begitu menetas, bayi komodo juga rentan dimakan oleh induknya sendiri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan