Suara.com - Meski belum mencapai masa kedaluwarsanya, tabir surya termasuk salah satu skincare yang mudah rusak. Kandungan aktif di dalamnya bisa saja rusak dan mengakibatkannya tak mampu lagi memberi perlindungan kepada kulit dari sinar UV.
Salah satu yang membuat tabir surya cepat rusak adalah faktor penyimpanan yang salah. Meski sekilas tampak tak ada perubahan pada tabir surya yang rusak, namun terus memakainya hanya akan membuat kulit Anda jadi rentan terbakar.
Lalu, bagaimana cara menyimpan tabir surya agar bisa tetap memberikan perlindungan maksimal? Inilah yang harus dilakukan, menurut dokter kulit Alok Vij, MD, seperti dilansir dari Cleveland Clinic.
- Simpan di tempat yang sejuk dan kering. Ini akan membantu menjaga bahan aktifnya agar tidak rusak. Jika botol disimpan di tempat yang panas atau lembab, bahan-bahan tersebut akan mulai terdegradasi dan tidak menghalangi sinar UV secara efektif.
- Jaga agar wadah tetap bersih. Pastikan Anda menutup tutupnya setelah menggunakan, dan coba batasi berapa kali Anda membuka dan menutupnya. Pastikan untuk mencuci tangan sebelum menggunakan tabir surya. Bakteri di tangan Anda dapat berpindah ke botol yang memengaruhi efektivitas tabir surya.
- Hindari sinar matahari langsung. Jangan simpan wadah di tempat yang terkena sinar matahari langsung. Dan pastikan juga saat Anda membawanya ke luar, misalnya berenang, Anda tidak meninggalkan tabir surya di bawah sinar matahari langsung. Anda dapat meletakkannya di tempat teduh atau menutupinya dengan handuk atau selimut.
- Penting untuk mengecek tanggal kedaluwarsa tabir surya untuk memastikan bahan aktifnya masih bekerja dengan baik.
“Tabir surya adalah bagian penting dari rutinitas perawatan kulit harian setiap dokter kulit. Tabir surya tidak hanya membantu melindungi dari kanker kulit, tetapi juga membantu mencegah tanda-tanda penuaan pada kulit Anda,” kata Dr. Vij.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Brantas Abipraya Jalin Sinergi dengan Kejaksaan Agung RI untuk Kokohkan Tata Kelola
-
BI Kembali Pertahankan Suku Bunga Acuan di 5,75 Persen
-
Rupiah Menguat ke Rp17.840, Sikap Hawkish BI Jadi Penopang Mata Uang Garuda
-
Ngecas Mobil Listrik Pakai Listrik Rumah 2.200 VA, Bisa? Ini Rincian Biaya Tambah Daya Home Charger
-
Berkat Digitalisasi, Verifikasi Penerima Bansos Kini Cukup 5 Menit dari Sebelumnya 200 Hari
-
Mabuk Berat Intisari! Joshua Ngaku Lupa ke Polisi Ditanya Alasan Ngamuk dan Telanjang
-
Good Will Hunting: Perjalanan Seorang Jenius Berdamai dengan Dirinya Sendiri
-
Harga Korek Api Naik 100 Kali Lipat di Jalur Gaza, Jadi Barang Paling Langka, Kenapa Bisa Begitu?
-
Bukan Jadi Ratu, WNI Korban Pengantin Pesanan di China Malah Wajib Layani 10 Orang di Satu Rumah
-
Tunggu Aku Sukses Nanti dan Kerja Keras yang Berubah Jadi Pembuktian Diri