Suara.com - Mendengarkan musik merupakan salah satu cara paling murah dan paling mudah untuk melepas penat. Musik sendiri sering dikaitkan dengan penyampaian emosi dan perasaan yang dimiliki.
Saat ini, musik memiliki berbagai macam genre mulai dari pop, rock, jazz, RnB, dan lain-lain. Genre tersebut juga memiliki alunan yang berbeda-beda.
Rupanya, di balik keindahan dari musik ini sendiri, terdapat berbagai macam manfaat yang diberikan kepada tubuh.
Musik sendiri dipercaya sebagai terapi bagi seseorang untuk menghilangkan rasa stres, depresi, dan permasalahan lain yang dialami seseorang.
Lalu, apa saja sebenarnya manfaat yang diberikan oleh musik? Melansir laman NorthShore, berikut beberapa manfaat musik bagi tubuh.
Baik untuk Kesehatan Jantung
Musik memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan jantung. Berdasarkan penelitian, darah akan mengalir lebih mudah ketika mendengarkan musik.
Hal ini membantu mengurangi detak jantung sehingga membantu menurunkan tekanan darah, kadar kortisol (hormon stres).
Meningkatkan Suasana Hati
Musik juga membantu meningkatkan kadar serotonin dan endorfin dalam darah yang berguna untuk meningkatkan suasana hati seseorang.
Selain itu, musik juga meningkatkan produksi hormon dopamin yang membantu mengurangi rasa cemas dan depresi.
Baca Juga: 5 Manfaat Pijat Bayi, Bantu Tidur Lebih Nyenyak hingga Bantu Pertumbuhan
Mengurangi Stres
Berdasarkan penelitian, ditemukan bahwa mendengarakan musik dapat menghilangkan stres yang dialami seseorang. Hal ini karena mendengarkan musik dapat memicu pengurang stres biokimia dalam tubuh.
Mengurangi Depresi
Selain karena produksi hormon dopamin yang membantu mengurangi stres, musik akan menyalurkan perasaan. Dengan begitu, ketika seseorang sedang sedih, akan membantu menghilangkannya dan membuat perasaan jauh lebih baik.
Merangsang Ingatan
Ketika mendengarkan musik, seseorang akan ingat dengan lirik pada lagu yang diputar. Hal ini sendiri dapat membantu merangsang ingatan sehingga mengurangi risiko penyakit Alzheimer atau Demensia.
Terapi musik ini juga rupanya sudah sering digunakan untuk pengobatan penyakit tersebut. Terbukti dengan mendengarkan musik akan membuat pasien yang gelisah menjadi lebih tenang dan memberikan peluang untuk mudah berkomunikasi.
Mengelola Rasa Sakit
Musik dipercaya dapat menghilangkan rasa sakit yang dialami. Dengan musik akan memberikan stimulus yang kuat sehingga rasa sakit yang dialami berkurang.
Tidak hanya itu, musik dapat secara mengurangi intensitas nyeri yang dirasakan, terutama dalam perawatan geriatri, perawatan intensif, atau pengobatan paliatif.
Ini Membantu Orang Makan Lebih Sedikit
Rupanya dengan mendengarkan musik akan membuat makan lebih lambat. Hal tersebut yang membuatnya mudah kenyang sehingga makan lebih sedikit dari biasanya. Dengan begitu musik juga membantu mendorong menurunkan berat badan pada seseorang.
Meningkatkan Daya Tahan Latihan
Ketika berolahraga yang cukup berat, mendengarkan musik dapat membuat kerja fisik menjadi lebih kuat dan tahan lama. Hal ini sendiri membuat orang tersebut tidak mudah lelah meskipun latihan yang dilakukan cukup berat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Hina Kapolda NTB, WNA Asal Prancis Dihukum 3 Bulan Penjara
-
Arab Saudi Ubah Tarif Bea Masuk 51 Komoditas, Kemendag Minta Eksportir RI Tangkap Peluang
-
Prancis Tersingkir, Taktik Individualis Didier Deschamps Resmi Gagal Total?
-
Peneliti ITB Ungkap Potensi Sawit, Ternyata Bisa Diolah Jadi Bensin
-
Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Tito: Biaya Pilkada Tinggi, Akhirnya Cari Jalan Tak Benar
-
Coffee Shop dan Ruang Tenang Bagi Gen Z: Bukan Lagi Sekadar Tempat Ngopi
-
5 Cara Cek Nomor Indosat Pakai Internet dan Tidak, Praktis dan Cepat
-
KPK Geledah Rumah Etik Suryani di Laweyan 1,5 Jam, Angkut 2 Koper
-
Hackathon Digital Cooperatives 2026 Cetak Inovasi AI untuk Percepat Digitalisasi Koperasi Indonesia
-
Tembus Pasar Besar dengan Konservasi, BRI Berikan Dukungan Penuh Suhita Lebah