Suara.com - Film "Pengabdi Setan 2: Communion" telah meramaikan bioskop Tanah Air mulai hari ini, Sabtu (30/7/2022). Film ini menjadi salah satu film horor Indonesia yang ditunggu-tunggu setelah kesuksesannya bersama sosok ibu nan ikonik di tahun 2017 lalu.
Cerita "Pengabdi Setan" ini masih akan berfokus pada Toni, Bondi, dan Bapak yang kali ini memutuskan pindah rumah ke sebuah rusun untuk mencari keamanan setelah apa yang terjadi di rumah mereka sebelumnya. Namun ternyata ini bukan langkah tepat, apalagi ketika mereka tidak mengenal tetangga di samping-samping pintunya.
Selain melatih nyali, menonton film horor rupanya juga memiliki manfaat lain bagi kesehatan. Jadi, apa saja manfaat nonton film horor?
Membakar Kalori
Berdasar penelitian di University of Westminster, menonton film horor selama 90 menit akan membakar 113 kalori tubuh. jumlah ini setara dengan berjalan kaki selama 30 menit.
Selain itu, menonton film horor yang memicu adrenalin juga akan meningkatkan metabolisme tubuh. Hal ini akan berdampak pada maki cepatnya energi yang tersimpan di tubuh akan terbakar.
Mengurangi Stres
Fakta ini mungkin terdengar sedih aneh karena pasti tidak sedikit dari kalian yang bertambah stres usai melihat film horor. Namun, nyatanya menurut sebuah penelitian di Nottingham Trent University, berteriak saat menonton film horor bisa menjadi salah satu cara melepas stres dan membuat perasaan Anda jauh lebih lega.
Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
Baca Juga: 6 Fakta Film Pee Mak: Kisah Romantis Nan Tragis Asal Thailand
Dilansir dari India Times, dengan menonton film horor, sirkulasi darah dan sel darah putih yang bertugas melawan infeksi akan memiliki sirkulasi yang lebih lancar. Hal ini kemudian akan meningkatkan respons fight or fight di dalam tubuh sehingga sistem kekebalan tubuh Anda meningkat.
Baik untuk Kesehatan Otak
Manfaat nonton film horor bagi kesehatan selanjutnya adalah memicu otak melepaskan beragam senyawa kimia seperti serotonin, dopamin, dan glutamat. Adrenalin yang dilepaskan selama menonton film horor juga akan memberi efek anestesi seperti obat sehingga dapat mengurangi cemas atau stres.
Meningkatkan Toleransi pada Rasa Takut
Film horor, khususnya Indonesia, biasanya diadaptasi dengan apa yang benar-benar terjadi di dunia nyata sehingga kita bisa relate saat melihatnya. Dengan membiasakan diri seperti ini, Anda mungkin bisa memiliki tingkat toleransi rasa takut yang lebih tinggi.
Cerita yang dekat dengan kehidupan sehari-hari di dalamnya dapat membuat kita menjadi lebih kebal dan siap jika menemuinya di dunia nyata.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
Harga Minyak Anjlok! Pernyataan Trump Soal Minyak Venezuela Picu Kekhawatiran Surplus Global
-
5 HP Infinix RAM 8 GB Paling Murah, Pilihan Terbaik Mulai 1 Jutaan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
Terkini
-
5 Lipstik Wardah yang Warnanya Pas untuk Tone Kulit Indonesia
-
Kapan Waktu Terbaik untuk Minum Kopi? Ini Jawaban Ilmiahnya Menurut Penelitian
-
5 Sepatu Lari Lokal Terbaik Selevel Saucony, Mulai Rp100 Ribuan
-
Waspada Gejala Superflu di Indonesia, Benarkah Lebih Berbahaya dari COVID-19?
-
5 Toner Mawar untuk Menyegarkan dan Menyeimbangkan pH Kulit, Mulai Rp16 Ribuan
-
5 Shampo yang Bagus Buat Rambut Rontok Usia di Atas 40 Tahun, Mulai Rp40 Ribuan
-
Alternatif 7 Parfum Mirip Dior Sauvage: Wangi Maskulin, Harga Jauh Lebih Murah
-
Shio Apa yang Paling Hoki Hari Ini 7 Januari 2026? Cek Daftar Lengkapnya
-
5 Sepatu Jalan Kaki untuk Usia 40 Tahun dengan Bantalan Empuk yang Nyaman
-
Cara dan Syarat Daftar BPJS Kesehatan untuk Pasien Cuci Darah