Suara.com - Viral sebuah gereja di Amerika Serikat yang mengajukan tuntutan kepada kepolisian atas kejadian yang lama terjadi. Gereja yang berada di Oakland, California ini sebelumnya digerebek oleh polisi karena dianggap tempat pengedaran narkoba.
Melansir dari laman Los Angeles Times, Gereja Oakland ini pernah digerebek oleh kepolisian dua tahun lalu, pada 2020. Hal ini dikarenakan adanya laporan bahwa gereja ini membagikan narkoba ketika acara komuni rutin dilakukan.
Selain itu, gereja ini juga dicurigai membagikan jamur psikedelik yang biasanya digunakan sebagai obat-obatan dengan efek tertentu. Sementara itu, pihak pendiri gereja, Dave Hodges menekankan bahwa jamurnya diambil dari luar.
Jamur tersebut diambil dari luar gereja sehingga nantinya para jamaah tetap merasa aman. Walaupun begitu, para jamaah tidak dibatasi untuk mengambil berapa jumlah dari jamurnya.
Selain itu, pihak gereja juga menolak untuk dibilang sebagai pengedar narkoba. Mereka menekankan bahwa jamur ini hanya cara untuk memahami alam semesta dan penciptaan.
"Ini bukan hanya alasan untuk menjual narkoba," kata Hodges.
Walaupun begitu, penggerebekan yang terjadi pada tahun 2020 tersebut dianggap membawa kerugian yang besar. Dua tahun kemudian pada tahun 2022, pihak gereja mengajukan gugatan akan kerugian tersebut.
Petugas yang saat itu bertugas, John Romero dianggap merusak beberapa perkakas yang ada di dalam gereja. Ketika menggeledah gereja, Romero merusak lima brankas dan menyita beberapa dokumen di sana.
Selain itu, perampasan ganja dan jamur membawa kerugian sampai 200,000 USD atau Rp2 miliar. Belum lagi dengan komputer yang rusak dan uang sejumlah 4,500 USD atau Rp66 juta.
Baca Juga: Kakek Pedagang es Cincau di Kota Bogor Fasih Bahasa Inggris, Publik Soroti Hal Tak Terduga
Gugatan tersebut dilaporkan telah disampaikan pada Jumat (19/8/2022) ini, lengkap dengan detail yang ada. Walaupun begitu, belum ada komentar dari pihak kepolisian terkait hal ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 6 Sunscreen Pencerah di Indomaret yang Worth It Masuk Keranjang Belanja
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Empat Siswa dari Wolo Raih Beasiswa ke Sekolah Unggulan, Potret Pentingnya Pemerataan Pendidikan
-
Mencukur atau Mencabut Bulu Ketiak, Mana yang Lebih Aman?
-
Seni Komunikasi di Dunia Kerja: Mengubah Obrolan Biasa Jadi Pelayanan yang Bikin Pelanggan Nyaman
-
Bukan Sekadar Tren, Ini Bukti Kuliner Nusantara Kini Jadi 'Raja' di Negeri Sendiri
-
4 Cara Atasi Aliran Air yang Kecil setelah Pasang Filter Air, Kembali Deras dan Jernih
-
Sunblock Marina Berapa Harganya? Ini Kandungan, Manfaat, dan Review Pengguna
-
Lampu untuk Kamar Tidur Berapa Watt? Begini Cara Menghitungnya agar Pas
-
Apakah Covering Cream Viva Mengandung SPF? Cek Fakta dan Cara Pakai yang Benar
-
5 Dispenser Galon Bawah Low Watt untuk Rumah Daya Listrik 450 Watt
-
Nelayan di Toli-Toli Sulit Jangkau Ikan Bernilai Tinggi, Bisakah Rumpon Portabel Jadi Solusi?